18 Kader NU Kedamean Raih Beasiswa Rp112,3 Juta, Teguhkan Investasi Kaderisasi - Gerbang Nusantara News

16 Agustus 2026

18 Kader NU Kedamean Raih Beasiswa Rp112,3 Juta, Teguhkan Investasi Kaderisasi



Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com Sebanyak 18 kader Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Kedamean menerima Beasiswa Kader NU senilai total Rp112,3 juta. 

Program yang digagas NU CARE-LAZISNU MWCNU Kedamean ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas akses pendidikan sekaligus meneguhkan kaderisasi melalui program NU CARE-Cerdas.Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis di Kantor MWCNU Kedamean, Sabtu (15/08), dengan dukungan kolaborasi Universitas Islam Al Azhar Gresik (UIZ) dan PKBM Lestari Kedamean. 

Beasiswa diberikan untuk jenjang S1 dan S2, dipandang bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan investasi jangka panjang bagi lahirnya kader berkapasitas akademik sekaligus berkomitmen pengabdian.

Ketua LAZISNU MWCNU Kedamean, Achmad Ali, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai instrumen membangun kualitas kader. “Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan biaya pendidikan. 

Kami berharap penerima memiliki kapasitas akademik yang baik sekaligus tetap berkhidmat bagi masyarakat,” ujarnya.

Para penerima ditargetkan menjaga IPK minimal 3,0 serta aktif dalam kegiatan NU di tingkat lokal. Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedamean, Abd. Wakid, menambahkan bahwa kesempatan belajar harus diiringi semangat memberi manfaat. 

“Semoga beasiswa ini menjadi jalan bagi kader untuk terus berkembang dan berkhidmat kepada NU,” katanya.Kolaborasi dengan PKBM Lestari memberi fleksibilitas pembelajaran melalui kombinasi daring dan tatap muka. Sementara Wakil Rektor I UIZ Gresik, Rahmad Rudianto, memastikan perkuliahan dilaksanakan Jumat–Minggu dengan pendaftaran terbuka hingga Oktober. “UIZ terbuka untuk semua golongan sehingga semua memiliki kesempatan berkuliah,” ujarnya.

Total Rp112,3 juta yang disalurkan menjadi komitmen NU CARE-LAZISNU MWCNU Kedamean dalam membangun ekosistem pendidikan dan kaderisasi. 

Program ini diharapkan melahirkan kader berkompetensi, mandiri, dan peduli sosial—menjadikan beasiswa sebagai investasi jangka panjang: pendidikan yang melahirkan kader, kader yang memberi manfaat, dan manfaat yang kembali tumbuh bagi masyarakat.(ra)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda