Gerbang Nusantara News

Sosial Politik

PENDIDIKAN

WISATA

Foto

Video

14 Oktober 2026

Kecamatan Benjeng Gelar Pembinaan: Optimalkan Potensi Lokal untuk Kemandirian Warga


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Dalam rangka peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan, Kecamatan Benjeng menyelenggarakan kegiatan bertema “Karang Taruna untuk Kemandirian Warga: Strategi Mengoptimalkan Potensi Lokal Desa” pada Selasa (13/10/2026) di Aula Kantor Camat Benjeng.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh ketua maupun pengurus Karang Taruna dari setiap desa. Para peserta diwajibkan membawa perangkat pendukung seperti HP Android, SK Karang Taruna yang masih berlaku, buku administrasi organisasi, rencana program kerja tahunan, serta undangan Musrenbang desa.

Acara ini menghadirkan narasumber dari DPRD Kabupaten Gresik Ainul Tirta Saputra dan H. Abdulloh Munir, dengan penekanan pada strategi pemberdayaan pemuda desa melalui penguatan kapasitas organisasi. 

Dalam catatan kegiatan, Selaku narasumber Ainul Tirta Saputra menekankan bahwa Karang Taruna tidak hanya berfokus pada penguatan finansial, tetapi juga harus menyentuh aspek sosial yang lebih luas. 

Sementara itu, Abdulloh Munir yang juga bertindaka sebagai narasumber Ia menambahkan perlunya pemetaan potensi desa dan langkah nyata agar program Karang Taruna benar-benar berdampak pada masyarakat.

Keduanya juga memberikan peluang untuk melakukan diskusi lanjutan baik formal maupun non formal alias ngobrol santai sambil ngopi bareng.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Karang Taruna desa mampu menjadi motor penggerak kemandirian warga, sekaligus memperkuat sinergi antara pemuda, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal.

Pada acara yang dipandu Sekcam Benjeng Sudarmanto ini, camat Benjeng Nurul Fuad juga memberikan arahan pada peserta serta berharap kedua dewan bisa membatu melalui kebijakan sesuai kewenangannya.(WLO)

Peran Pemerintahan Desa dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kecamatan Benjeng


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 

Aula pertemuan Kantor Camat Benjeng menjadi saksi terselenggaranya kegiatan penting bertajuk Peran Pemerintahan Desa dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Acara ini diikuti perwakilan desa (sekretaris desa) dan menghadirkan dua narasumber dari DPRD Kabupaten Gresik, yakni Mochammad, SE., M.H.P. (Wakil Ketua Komisi II) serta Kusno, SE. (Anggota Komisi II).Sambutan dan PembukaanAcara resmi dibuka oleh Camat Benjeng, Nurul Fuad, dan dipandu Sekcam Sudarmanto.(1410/2026).

Dalam sambutannya, Camat menekankan bahwa pemerintahan desa memiliki peran strategis dalam pengembangan KDMP. Kolaborasi yang baik diyakini mampu menempatkan Kecamatan Benjeng pada posisi yang diperhitungkan, mulai dari kesiapan desa dalam penyiapan lahan hingga pengelolaan koperasi yang berkualitas.

Dalam psparannya Mochammad, SE., M.H.P.Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik, menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui aturan dan peraturan daerah. 

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan regulasi dengan potensi yang ada, baik sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya.Penguatan ekonomi masyarakat desa melalui KDMP menjadi salah satu fokus utama.

Ia mengajak seluruh peserta bertekad agar setiap langkah yang dilakukan memberi manfaat nyata, khususnya bagi generasi penerus.Mochammad juga menjelaskan manfaat KDMP sebagai wadah pemberdayaan ekonomi desa yang mampu memperkuat sektor usaha kecil dan menengah.

Sementara itu, Kusno, SE., menyoroti aspek mentalitas pengelola KDMP sebagai kunci keberhasilan. Ia mengingatkan agar pengelolaan koperasi dijalankan secara maksimal, tidak keluar jalur, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Kejujuran menjadi prinsip utama dalam tata kelola KDMP.Manajerial yang baik harus diterapkan agar koperasi meninggalkan kesan positif.Kusno menekankan bahwa peluang yang ada harus dimanfaatkan untuk memberi manfaat luas, bukan keuntungan sesaat.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan pemahaman bersama bahwa peran pemerintahan desa sangat penting dalam penguatan KDMP. Dengan tata kelola yang baik, dukungan regulasi, serta mentalitas pengelola yang jujur, KDMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa di Kecamatan Benjeng. (WLO).

13 Oktober 2026

Redesblue Carnaval Bulurejo: Tingkatkan Persatuan, Gotong Royong, dan Geliatkan UMKM


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com
Puncak kemeriahan Redesblue Carnaval Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Minggu (11/10/2026), menjadi magnet sosial sekaligus penggerak ekonomi desa. 

Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan (mulai dari titik start - Finish), rela duduk di pinggir untuk menyaksikan atraksi musik, tarian, dan kreativitas peserta yang memikat.

Karnaval tahun ini diikuti 18 peserta, terdiri dari satu peserta kehormatan dan 17 peserta lainnya dari enam dusun: Benjeng, Bulurejo, Rayung, Nyanyat, Balongwangon, dan Kacangan.

Kepala Desa Bulurejo, Imam Shofwan, S.Sos. (Iwan), menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tak lepas dari kekompakan Karang Taruna, panitia, pemerintah desa, serta dukungan penuh masyarakat. 

“Selain hiburan, karnaval ini memberi dampak nyata bagi pelaku usaha kecil, Pedagang kaki lima tumbuh subur, sehingga ekonomi desa semakin bergairah,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Redesblue juga semakin semarak dengan turnamen bola voli, cek sound pada Sabtu malam, serta agenda Sedekah Bumi yang akan digelar pada 17 Oktober mendatang, terangnya, sembari berpesan pada peserta agar jaga ketertiban dan kedisiplinan agar acara bisa sukses sesuai harapan dan semoga tahun depan bisa lebih semarak lagi

VIDEO KEGIATAN 

Camat Benjeng, Nurul Fuad, S.Sos., M.M., sebelum memverangkatkan peserta dalam sambutannya menekankan bahwa karnaval bukan sekadar hiburan, melainkan wujud kebersamaan dan kegotongroyongan warga Bulurejo. 

Ia mengapresiasi semangat masyarakat yang mampu menghadirkan acara seperti ini senagai wujud kemeriaan dan rasa syukur, sekaligus memperkuat persatuan dan menggerakkan sektor UMKM, ungkapnya sembari dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirtohiim secara resmi acara ini dinyatakan dibuka dan peserta bisa diberangkatkan.

Petugas keamanan gabungan dari Polsek, Koramil 0817/10, Trantib Kecamatan Benjeng, serta Linmas turut memastikan jalannya karnaval berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Dengan semangat kebersamaan, Redesblue Carnaval Bulurejo kini menjadi agenda rutin yang selalu dinanti, sekaligus simbol persatuan  dan kreatifitas masyarakat serta kebangkitan ekonomi desa.(WLO)

03 Oktober 2026

Monitoring dan Evaluasi UKS: Penguatan Karakter Generasi Muda Bebas Narkoba dan Judi Online


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Upaya melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba dan judi online terus digencarkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Optimalisasi Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). 

Acara ini berlangsung pada Kamis (24/9/2026) di Aula Kantor Camat Benjeng dengan menghadirkan narasumber Dimas Fahturacman, S.T. serta dipandu oleh Sekcam Benjeng Sudarmanto.

Dalam sambutannya, Camat Benjeng Nurul Fuad menekankan pentingnya budaya hidup bersih dan sehat, pembentukan karakter positif, serta peringatan keras agar generasi muda tidak mencoba judi online maupun terjerumus narkoba. “Kita harus menjaga anak-anak agar tumbuh dengan karakter kuat, sehat, dan berintegritas,” tegasnya.

Narasumber Dimas Fahturacman, S.T. memaparkan bahwa UKS bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan ruang strategis untuk penguatan karakter dan kesehatan. 

Ia menjelaskan tiga dimensi utama UKS:

Sehat – membangun kebiasaan hidup sehat dan kemampuan mengambil keputusan yang aman.

Berkarakter – menanamkan disiplin, tanggung jawab, kepedulian, gotong royong, serta keberanian berkata tidak.

Terhubung – melibatkan sekolah, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar edukasi berlanjut di luar kelas.Paparan juga menyoroti tantangan generasi muda, mulai dari paparan narkoba, risiko judi online, tekanan sosial, hingga dampak akademik dan keluarga. 

Dimas menekankan perlunya pencegahan dini melalui sistem edukasi, deteksi masalah, pendampingan, dan rujukan sesuai kewenangan.Strategi optimalisasi UKS diarahkan pada:Edukasi tentang kesehatan, bahaya narkoba, risiko judi online, dan literasi digital.

Pendampingan oleh guru, konselor, tenaga kesehatan, dan orang tua.Kader Kesehatan Sekolah sebagai teladan perilaku sehat.Kegiatan Positif seperti olahraga, seni, kewirausahaan, dan sosial.Evaluasi partisipasi, pengetahuan, dan efektivitas pencegahan.

Selain itu, peran keluarga menjadi kunci dalam melindungi masa depan anak. Komunikasi terbuka, keteladanan orang tua, pendampingan digital, serta dukungan belajar disebut sebagai fondasi penting.

Di akhir kegiatan, Sekcam Benjeng Sudarmanto memberikan kesimpulan dengan penekanan agar ilmu yang diperoleh disebarluaskan di lingkungan sekitar. 

Ia mengingatkan, “Jangan pernah terjerumus pada narkoba dan judi online, karena itu akan merusak masa depan dan meninggalkan jejak buruk bagi diri serta keluarga.” 

Sudarmanto juga berbagi pengalaman pribadinya saat aktif di BNN sebagai gambaran nyata betapa seriusnya ancaman tersebut.(WLO)

01 Oktober 2026

ASMIPA Peduli Serahkan Tali Asih Duka Cita untuk Keluarga Pengurus DPP


Wujud Solidaritas dan Kepedulian Keluarga Besar ASMIPA

Surabaya, GNN gerbangnusantaranews.com  Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Keluarga Besar Astana Mitra Pariwisata (ASMIPA) berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah Almarhumah Ibu Hj. Soemarni binti Martosuwito, ibunda dari Bapak Papa Joe, Pengurus DPP ASMIPA.

Segenap pengurus dan anggota ASMIPA menyampaikan doa dan duka cita mendalam. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, melapangkan kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

Wujud Kepedulian ASMIPASebagai bentuk solidaritas, melalui program sosial rutin ASMIPA Peduli, Keluarga Besar ASMIPA menyerahkan tali asih duka cita kepada keluarga almarhumah. 

Penyerahan dilakukan pada Sabtu, 28 September 2026, langsung kepada Bapak Papa Joe, dengan nominal sebesar Rp 2.500.000,- (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Dana tali asih tersebut berasal dari donasi rutin anggota ASMIPA yang dikumpulkan untuk membantu anggota maupun keluarga anggota yang mengalami musibah.

Penyerahan Tali AsihProsesi penyerahan dilakukan oleh:Ketua Umum DPP ASMIPA, Ibu Umi Kulsum (Bunda Shofi)Bendahara 2 DPP ASMIPA, Ibu Sri HandayaniAnggota ASMIPA, Ibu FaridaKetua Umum DPP ASMIPA, Umi Kulsum yang akrab disapa Bunda Shofi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota ASMIPA di seluruh Indonesia.

“Terima kasih kepada keluarga besar ASMIPA yang selalu mendukung program ASMIPA Peduli. Berkat kekompakan dan kesolidan kita semua, program ini bisa istiqomah terlaksana hingga sekarang. 

Semoga keluarga besar ASMIPA semakin dilancarkan rezekinya, semakin solid, saling support, dan sinergi antar anggota semakin kuat,” ujarnya.

Harapan dan Doa DPP ASMIPA semoga amanah tali asih ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. 

Semoga almarhumah husnul khotimah dan keluarga senantiasa diberi ketabahan. Aamiin.(red)

28 September 2026

Warga Cihideung Ilir dan LSM Gempar Desak Penertiban Bangunan di Lahan Aset Pemprov Jabar


Bogor, GNN gerbangnusantaranews.com 

Puluhan warga Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor bersama DPP LSM Gempar (Gerakan Nasional Pajajaran) menggelar aksi moral sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemanfaatan dan pengelolaan lahan yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.(25/9)

Aksi tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan aset pemerintah daerah, di mana sejumlah bangunan berdiri di atas lahan milik Pemprov Jabar tanpa kejelasan izin.

Koordinator aksi, Sambas Alamsah, menegaskan bahwa pihaknya mendesak Pemprov Jabar bersama aparat penegak hukum segera menindaklanjuti pengaduan masyarakat. 

“Kami mendorong pemeriksaan menyeluruh serta penertiban bangunan yang berdiri di atas tanah pemerintah. Aset pemerintah adalah aset publik yang harus dijaga, dikelola secara tertib, transparan, dan digunakan sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Masyarakat Cihideung Ilir menekankan bahwa keberadaan bangunan tak berizin di atas lahan pemerintah berpotensi merugikan publik. Oleh karena itu, mereka meminta agar pemerintah segera memastikan status penggunaan lahan dan melakukan langkah penertiban sesuai aturan yang berlaku.

Aksi ini menjadi peringatan moral bahwa pengawasan masyarakat terhadap aset negara merupakan bagian penting dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik.(roni)

27 September 2026

Bupati Gresik Lantik 25 Pejabat: Perkuat Struktur Organisasi dan Pelayanan Publik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) melantik sebanyak 25 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, Jumat (25/9/2026). 

Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan organisasi untuk memperkuat kinerja perangkat daerah sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan semakin optimal.

Pelantikan yang didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Gresik Nomor 800.1.3.3/218/437.73/Kep/2026 tersebut berlangsung di Kantor Pemkab Gresik. Sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya kosong kini terisi, termasuk posisi penting pada perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Salah satu perangkat daerah yang mendapat perhatian khusus adalah Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian (Diskoperindag). Bupati Gus Yani menegaskan, pengisian jabatan secara menyeluruh di Diskoperindag diperlukan karena dinas tersebut memiliki peran vital dalam mendukung program penguatan Koperasi Desa (Kopdes).

“Ini kita isi full di Diskoperindag, karena di sini bersinggungan dengan kelancaran Kopdes,” ujarnya.Selain Diskoperindag, sejumlah posisi sekretaris perangkat daerah juga diisi, termasuk Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) yang memiliki peran penting dalam persiapan agenda pemerintahan desa, terutama Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

“Di PMD juga kita isi Sekdinnya, karena ada persiapan Pilkades. Mutasi kali ini banyak potensi muda, spiritnya kenceng-kenceng,” tambah Gus Yani.Bupati Gresik menekankan bahwa pengisian jabatan dilakukan dengan prinsip meritokrasi melalui manajemen talenta, di mana rekam jejak dan penilaian kinerja pegawai menjadi pertimbangan utama.

“Nilainya bisa dicek. Mudah-mudahan pejabat yang dilantik ini bekerja optimal karena saat ini masyarakat membutuhkan pelayanan dasar,” tegasnya.Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik, Agung Endro Utomo, menambahkan bahwa mayoritas posisi sekretaris dinas yang sebelumnya kosong kini telah terisi. 

“Mayoritas posisi sekretaris dinas sudah terisi. Tinggal beberapa yang belum, seperti Sekretaris Dinas PTSP,” jelasnya.

Dengan pelantikan ini, Pemkab Gresik berharap kapasitas organisasi perangkat daerah semakin kuat, koordinasi berjalan lebih efektif, dan pelayanan publik dapat dipercepat serta lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(red) 

26 September 2026

Pembukaan Pameran Tunggal Malya Sasmaya "Dialog Batik Madura" Berlangsung Meriah: Full Pengunjung, Dihadiri Kurator Terkemuka Nirwan Dewanto

 


SURABAYA, BN News - Setelah karya-karyanya melanglang buana sejak usia 3 tahun, perupa muda dari Sanggar DAUN Surabaya, *Malya Sasmaya* (usia 17 tahun), memilih untuk pulang. Bukan ke Surabaya, tapi ke seberang Jembatan Suramadu.

*Sanggar DAUN* dengan bangga mempersembahkan pameran tunggal pertama Malya Sasmaya bertajuk *"DIALOG BATIK MADURA"*.

Jika nama Malya sebelumnya dikenal lewat prestasi internasional - Gold Medal Youth for Human Rights International,

Gold Medal The Small Montmartre of Bitola Macedonia, pameran di Look and Learn Gallery London, hingga ARTJOG KIDS yang pertama tahun 2023 - maka pameran ini adalah titik balik yang paling personal.

Berangkat dari satu pertanyaan besar: *"Is culture something we inherit or something we must choose to keep?"*, Malya melakukan riset atau  lebih tepatnya _observasi_ selama satu tahun di sentra Batik Tulis Tanjung Bumi, Bangkalan Madura. Hasilnya adalah tak kurang dari 20 karya baru dengan medium yang sangat khas: cat akrilik, kolase batik tulis Madura asli terutama motif Tanjung Bumi di atas kanvas. Namun karena keterbatasan ruang galeri, maka kali ini Malya hanya bisa menampilkan total 8 karya dalam rata-rata ukuran yang menantang !

*STATEMENT SENIMAN - MALYA SASMAYA:*

> "Awalnya aku cuma suka warnanya. Merah Madura itu berani banget, beda dari batik lain. Tapi setelah aku ke Tanjung Bumi dan ketemu langsung ibu-ibu pembatiknya, aku baru paham.

> Mereka membatik dari jam 4 pagi sampai malam, dengan mata yang sudah tidak terlalu melihat, tapi tangannya masih hafal setiap cecek dan motif ayam alas. Mereka cerita, anak-anak muda sekarang banyak yang tidak mau melanjutkan karena tidak menjanjikan uang.

> Disitu aku jadi bertanya, apa budaya itu sesuatu yang otomatis kita warisi, atau sesuatu yang harus kita pilih untuk kita jaga?

> Di pameran ini aku tidak ingin batik cuma jadi kain cantik yang ditempel. Aku ingin berdialog dengannya. Kadang aku biarkan batiknya yang mendominasi, kadang aku lawan dengan cat akrilikku yang abstrak dan kasar. Karya yang paling besar, 'Dialog Tanjung Bumi', yang langsung terlihat dari pintu masuk, adalah caraku bilang: aku melihat kalian, aku menghormati kalian, dan aku tidak mau kalian hilang.

> _I believe in preserving what already exists. Holding on to stories time tries to erase. Because someday when it fades, will we even notice what we've lost?_

> Pameran ini adalah pilihanku untuk menjaga."

*Tiga Karya Kunci Pameran:*

*1. "Dialog Tanjung Bumi" (200x180 cm)* - Karya manifesto di pintu masuk galeri. Malya membingkai batik utuh dengan biru laut yang luas, lalu mengintervensi dengan satu goresan merah menyala sebagai tanda kehadirannya.

*2. "The Beauty of Batik Madura" (100x100 cm)* dan *"Merahnya Merah" (180x145 cm)* - Dua karya yang mengeksplorasi kehadiran dan esensi. Satu membiarkan batik mengerut dan mengalir seperti baru diangkat dari bak celup, satu lagi meleburkan motif menjadi bilahan-bilahan merah yang membara - simbol keberanian Madura.

*3. "Fragmen" (20x20 cm x 12 panel)* - Seri tanpa kolase kain sama sekali. Ruang jeda untuk merasakan jiwa batik tanpa tubuhnya.

Kurator pameran, Arik S. Wartono, menjelaskan:

> "Ini bukan pameran tentang batik. Ini adalah pameran tentang dialog. Dialog antara dua tangan dan dua zaman: tangan perupa muda Surabaya yang abstrak dengan tangan pembatik perempuan Madura yang sabar. Malya tidak menjadikan batik sebagai artefak mati di museum. Ia menghidupkannya kembali di atas kanvas masa kini. Seperti yang ia katakan sendiri: _'I believe in preserving what already exists. Holding on to stories time tries to erase.'_"

Pameran "Dialog Batik Madura" adalah sebuah ajakan. Bahwa menjaga kebudayaan tidak cukup hanya dengan mewarisinya. Kita harus memilih untuk menjaganya, setiap hari. Jika tidak, seperti tulis Malya di karya videonya: _"And someday when it fades, will we even notice what we've lost?"_

Pameran terbuka untuk umum dan gratis.

*INFORMASI PAMERAN:*

Judul: DIALOG BATIK MADURA - Pameran Tunggal Malya Sasmaya

Seniman: Malya Sasmaya dari Sanggar DAUN Surabaya

Kurator: Arik S. Wartono

Tempat: Galeri Merah Putih, Jl. Gubernur Suryo Nom 15, Balai Pemuda Surabaya.

Tanggal: 26 September - 1 Oktober 2026

Jam Buka: 10.00 - 21.00 WIB

Opening: 26 September 2026, 16.00 - 21.00 WIB

Pameran dibuka oleh Hidrochin Sabaruddin, sejarawan Bangkalan, Madura

Free HTM, pameran terbuka untuk umum.


Surabaya, 26 September 2026


Arik S. Wartono 

_Kurator, pendiri dan pembina Sanggar DAUN_


25 September 2026

Pelantikan Kaur Umum dan Tata Usaha Desa Punduttrate


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com 
Balai Desa Punduttrate menjadi saksi momen penting ketika Kepala Desa Punduttrate, Muslik, resmi melantik Muhammad Farid sebagai Kaur Umum dan Tata Usaha. 

Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Benjeng, perangkat desa, BPD, perwakilan lembaga desa, keluarga terlantik, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Muslik menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pejabat baru. Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dan belajar memahami peran serta tugas yang diemban. 

“Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga nama baik institusi, dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mari kita tingkatkan sinergitas agar desa semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” tegasnya.

Camat Benjeng, Nurul Fuad, turut memberikan arahan mengenai tugas dan fungsi jabatan yang baru diemban. 

Ia berpesan agar Muhammad Farid senantiasa beradaptasi, terus belajar meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga nama baik pribadi maupun instansi.

Pesan serupa juga disampaikan oleh Danramil Benjeng Kapten ARH Kuntoko Sugeng, yang menekankan pentingnya tanggung jawab dan kebersamaan dalam membangun desa.

Acara pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh tamu undangan serta sesi foto bersama, menandai awal perjalanan Muhammad Farid dalam mengemban amanah sebagai Kaur Umum dan Tata Usaha Desa Punduttrate.(WLO)

19 September 2026

Widia, Wanita Tangguh Jogja Raih Peringkat Silver Geis Healthy Spray


Jogjakarta, GNN gerbangnusantaranews.com
Belum genap tiga bulan bergabung bersama Geis Healthy Spray, Widyati atau akrab disapa Widia berhasil meraih penghargaan Level Silver dengan bonus sebesar Rp500.000.

Wanita tangguh asal Jogjakarta ini mengaku bersyukur telah dikenalkan dengan Geis Healthy Spray. 

Awalnya hanya untuk kebutuhan pribadi, namun setelah merasakan manfaatnya, Widia rajin berbagi cerita hingga akhirnya membuka peluang bisnis yang menjanjikan.


Dalam pernyataannya kepada tim media GNN Gerbang Nusantara News, Widia menyampaikan terima kasih kepada semua tim dan mitra serta para mentor Bu Tintin, Pak Sule, Bu Fora, dan Pak Hartono yang telah membimbing hingga capaian ini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan sehat dimulai dari diri sendiri: 

“Sehat badannya dan juga sehat ekonominya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Widia menekankan bahwa dalam bisnis dibutuhkan pemahaman produk dan sistem, keteladanan dalam menjalankan usaha, menjaga kepercayaan, serta memberikan layanan maksimal. 

Menurutnya, Geis Healthy Spray adalah peluang yang bisa dikembangkan karena produk bermanfaat dengan harga terjangkau.

“Semoga pengalaman ini bisa bermanfaat bagi kita semua,” tutup Widia penuh semangat.(WLO(

15 September 2026

KIPAN Gresik dan Kwarcab Pramuka Gelar Diseminasi P4GN: Tanamkan Jiwa Patriot Kesatria untuk Generasi MudaNarasi


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kabupaten Gresik bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka sukses menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada Selasa (15/9/2026). 

Bertempat di Aula Kwarcab Gresik, acara ini diikuti oleh 70 peserta muda calon anggota Saka Anti Narkoba dengan mengusung tema “Penguatan Karakter Anggota Pramuka melalui Semangat Patriot yang Sopan dan Kesatria dalam Mendukung P4GN.

”Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hadir Kabid Pora PAREKRAFBUDPORA Kabupaten Gresik, Kumala Wardhani, S.AP., Ketua Tim P2M BNN Kabupaten Gresik, Basuki Risdiyanto, S.Pd., MM., serta Wakil Ketua VI Bidang Pengabdian Masyarakat, Humas dan LH Kwarcab Pramuka Gresik, dr. Hj. Shinta Puspitasari, M.Kes., bersama Tim Saka Bhakti Husada yang diwakili oleh Nur Sa’adah, S.ST. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah, BNN, dan unsur kepramukaan dalam membina generasi muda.

Dalam sesi inti, Tri Juli Yansyah, S.Pd. selaku Koordinator KIPAN Gresik menekankan urgensi P4GN dan strategi menanggulangi peredaran narkotika di masyarakat. Materi tersebut diperkuat oleh dr. Hj. Shinta Puspitasari, M.Kes. yang menguraikan peran aktif Pramuka dalam gerakan anti narkoba sehari-hari. 

Sementara itu, Nur Sa’adah, S.ST. memberikan pembekalan mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV/AIDS, isu yang erat kaitannya dengan problematika remaja.Lebih dari sekadar edukasi, kegiatan ini menjadi gerakan moral untuk membangun karakter generasi muda. 

Peserta didorong menjadi pribadi berjiwa patriot, sopan, kesatria, dan berintegritas tinggi. Puncak acara ditandai dengan pembentukan Kader KOPAN Kwarcab Pramuka Gresik, yang diproyeksikan menjadi ujung tombak penyebaran semangat anti narkoba di masyarakat.(k-yan)

11 September 2026

Kisah Sertu Lazarus Didikan Jenderal Maruli Simanjuntak Jadi Ujung Tombak Pipanisasi Terpanjang di Pulau Bawean

 


 GRESIK, Gerbang Nusantara News — Pulau Bawean yang terpisah dari daratan utama Jawa kini menyambut harapan baru lewat kehadiran jaringan pipanisasi terpanjang dalam sejarah program Manunggal Air TNI Angkatan Darat. Program ini menyalurkan air dari Danau Kastoba, sumber air utama pulau tersebut, menuju lahan pertanian dan pemukiman warga.

 


Sertu Lazarus Lapu Ndakunau bersama KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak saat di Pulau Bawean 

Terletak di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Pulau Bawean terbagi menjadi dua kecamatan, yaitu Sangkapura dan Tambak. Selama ini keterbatasan air menjadi kendala besar: lahan pertanian hanya mengandalkan air hujan sehingga petani hanya bisa memanen sekali dalam setahun. Kondisi ini berubah secara signifikan setelah diresmikannya proyek ini oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Desa Kalumpang Gubug, Kecamatan Tambak.

Jaringan pipa yang dibangun membentang sejauh kurang lebih 15 kilometer dan menjadi jaringan terpanjang yang pernah dikerjakan dalam program Manunggal Air. Pembangunannya merupakan kerja sama antara TNI Angkatan Darat, Pemerintah Kabupaten Gresik, Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR, serta dukungan BUMN termasuk Petrokimia Gresik. Pada tahap awal, saluran ini melayani tiga desa, yaitu Kalumpang Gubug, Pekalongan, dan Tambak, dengan rencana perluasan ke desa-desa lainnya.

 


Berkat adanya aliran air yang tetap, lebih dari 340 hektar sawah kini terairi dengan baik, yang memberi manfaat bagi sekitar 2.450 keluarga petani. Masa tanam yang dulunya hanya satu kali setahun kini meningkat menjadi dua hingga tiga kali, sehingga produksi pangan dan kesejahteraan warga diproyeksikan naik signifikan. Selain itu, Petrokimia Gresik turut menyumbang bantuan pupuk untuk 12 desa penerima manfaat selama musim tanam Oktober 2024 hingga Maret 2025.

Hingga September 2026, pembangunan terus berlanjut. Warga bersama Babinsa secara gotong royong membangun bak penampungan air di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura. Pengembangan juga meluas ke wilayah Sangkapura dengan memanfaatkan jalur dari Danau Kastoba menuju Desa Balikterus, Kebontelukdalam, dan desa-desa sekitarnya.

Program pipanisasi Pulau Bawean bukan sekadar pemasangan saluran, melainkan langkah strategis yang mengubah pola hidup masyarakat pulau tersebut dari ketergantungan pada hujan menjadi memiliki akses air yang andal, membuka jalan bagi kemandirian pangan dan kemajuan ekonomi daerah.


Dan di balik keberhasilan Program Pipanisasi Pulau Bawean adalah Sertu Lazarus Lapu Ndakunau, Corp Czi., Satuan Kodim Gresik 0817/Gresik. Didikan Bapak KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak ini mengemban amanah besar sebagai Kepala Teknisi Pipanisasi terpanjang dalam sejarah program Manunggal Air TNI Angkatan Darat.

"Pipanisasi Bawean adalah upaya besar mengalirkan air dari Danau Kastoba lewat pipa sejauh 15 km ke lahan pertanian, agar warga bisa panen lebih banyak dan hidup lebih sejahtera," ungkap Lazarus yang juga Babinsa Desa Bedanten Bungah ini, Jumat (11/9/2026). (Telisik Hati)

EKBIS

POTRET DESA

TNI