Makesta IPNU-IPPNU Balikpapan: Menyiapkan Kader Militan Penjaga Tradisi Aswaja
Balikpapan, GNN gerbangnusantaranews.com
Kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang digelar oleh IPNU-IPPNU Balikpapan menjadi momentum penting dalam menyiapkan kader muda Nahdlatul Ulama yang berkomitmen menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai tokoh NU di Kalimantan Timur.
Ketua PC IPPNU Balikpapan yang diwakili oleh Wakil Ketua 1, Rekanita Siti Nor Hidayati, menegaskan bahwa Makesta adalah gerbang awal bagi pelajar NU untuk mengenal lebih dalam nilai-nilai Aswaja serta belajar berorganisasi. “Kami berharap melalui Makesta ini lahir kader-kader militan, bertanggung jawab, dan siap melanjutkan estafet perjuangan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
Ketua PW IPNU Kaltim, Rekan Alfi Ramadhan, menambahkan bahwa IPNU-IPPNU bukan sekadar organisasi biasa, melainkan wadah besar yang mempertemukan pelajar, santri, dan mahasiswa NU. “Sebagai organisasi besar, kita memikul tanggung jawab menjaga tradisi Aswaja di tengah gempuran ideologi lain,” katanya.
Dukungan juga datang dari KH. Muhammad Mukhalsin, Pengasuh Ponpes Al Izzah KM 15 sekaligus Katib Syuriyah PWNU Kaltim. Beliau menyampaikan bahwa mulai tahun depan, Ponpes Al Izzah akan menjadikan Makesta dan PD-PKPNU sebagai syarat kelulusan santri. “Sehingga saat lulus, mereka betul-betul menjadi generasi Aswaja An-Nahdliyah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Balikpapan, KH. Muslikh Umar, menekankan pentingnya pengkaderan berkelanjutan. “Masuk IPNU-IPPNU adalah jalan yang tepat. Di dalamnya ada mengaji, ada proses kaderisasi. Jangan pernah takut tidak didukung, karena pondok-pondok NU pasti akan selalu mendukung,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa setelah bulan puasa, Makesta akan kembali digelar di Ponpes Al Hamidiyah.
Dengan dukungan para tokoh NU, Makesta IPNU-IPPNU Balikpapan tidak hanya menjadi ajang pengenalan organisasi, tetapi juga langkah strategis dalam mencetak kader militan yang siap menjaga tradisi Aswaja dan melanjutkan perjuangan Nahdlatul Ulama di Kalimantan Timur. (K-jr)











