Gerbang Nusantara News

Sosial Politik

PENDIDIKAN

WISATA

Foto

Video

15 April 2026

BNN dan MUI Gresik Resmi Berkolaborasi, Perkuat Pencegahan Narkoba Berbasis Keagamaan


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com 
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menjadi tonggak penting dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika melalui pendekatan keagamaan.  

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di Kantor BNN Gresik, Jl. Pahlawan No.1, turut dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkotika kepada seluruh Ketua MUI Kecamatan se-Kabupaten Gresik.  

Kepala BNN Kabupaten Gresik, AKBP Suharsi, SH., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran MUI. Ia menilai kerja sama ini sebagai semangat baru dalam memperluas edukasi bahaya narkoba.  

"Melalui pintu gerbang agama, pencegahan narkoba bisa menjangkau lebih luas. MUI hadir hingga tingkat kecamatan, sehingga informasi bahaya narkotika dapat tersampaikan secara efektif," tegasnya.  

Suharsi juga menekankan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba, dengan dampak kerusakan yang sangat besar, termasuk terhadap fungsi otak. Karena itu, BNN mengembangkan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBS) sebagai langkah pencegahan dan penanganan di tingkat lingkungan.  

"Kami berharap kerja sama ini melahirkan para Kiai dan Ibu Nyai yang mampu melakukan penyuluhan sekaligus pertolongan pertama bagi masyarakat yang terpapar," tambahnya.  

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik, Makmun, M.Ag., menyambut baik kerja sama ini dan menyebutnya sebagai cita-cita lama yang akhirnya terwujud.  

"Penyalahgunaan narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga moral dan sosial keagamaan. Para tokoh agama memiliki peran penting karena mereka mendampingi masyarakat setiap hari," ujarnya.  

Makmun menekankan bahwa forum-forum keagamaan seperti majelis taklim dan istighotsah dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarluaskan edukasi bahaya narkoba. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas Gresik sebagai kota wali dan kota santri di tengah derasnya arus industrialisasi.  

"Industrialisasi membawa tantangan besar, termasuk potensi penyalahgunaan narkoba. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membentengi masyarakat," jelasnya.  

Sebagai tindak lanjut, MUI menyatakan kesiapan mengoptimalkan jaringan kader yang dimiliki, seperti Kader Keluarga Bahagia dan Kader Penggerak MUI Desa, guna memperkuat sinergi dengan BNN.  

Dengan kolaborasi ini, BNN dan MUI Gresik berharap dapat menghadirkan gerakan pencegahan narkoba yang lebih menyentuh akar masyarakat, sekaligus memperkuat peran agama sebagai benteng moral di tengah tantangan zaman.  (Telisik Hati)

Masjid KH Robbach Ma’sum Siap Menjadi Pusat Syiar MTQ XXXII Kabupaten Gresik 2026


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com
Menjelang perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII tingkat Kabupaten Gresik, persiapan intensif terus digelar. Tahun ini, Masjid KH Robbach Ma’sum yang berdiri megah di kompleks Islamic Center Gresik, Kecamatan Balongpanggang, resmi ditunjuk sebagai tuan rumah utama pada 17–19 April 2026.

Sebagai ikon baru kebanggaan masyarakat Gresik, khususnya di wilayah selatan, Masjid KH Robbach Ma’sum menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kelancaran agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Gresik.  

Ketua Organ Pengelola Masjid KH Robbach Ma’sum, Drs. H. Mulyanto, M.M., mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan.  

"Kami merasa sangat bangga atas diselenggarakannya MTQ XXXII di Masjid KH Robbach Ma’sum. Karena ini merupakan hajat besar Pemerintah Kabupaten Gresik, otomatis kami juga merasa bertanggung jawab penuh untuk menyukseskan acara tersebut," ujarnya.  

Mulyanto menambahkan, pihak pengelola kini fokus menyiapkan sarana dan prasarana penunjang agar peserta dan pengunjung merasa nyaman.  

"Kami berkomitmen membantu menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan panitia, dengan selalu bersinergi bersama seluruh stakeholder terkait agar penyelenggaraan MTQ ini berjalan optimal," pungkasnya.  

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diprediksi akan menyedot antusiasme masyarakat. Selain menjadi ajang perlombaan seni baca Al-Qur’an, MTQ juga menjadi momentum syiar Islam sekaligus memperkenalkan potensi wisata religi di Balongpanggang.  

Pemerintah Kabupaten Gresik bersama panitia terus mematangkan koordinasi teknis, mulai dari pengaturan lokasi perlombaan, keamanan, hingga kenyamanan akses bagi para tamu undangan. Dengan dukungan penuh dari Masjid KH Robbach Ma’sum, MTQ XXXII diharapkan menjadi perhelatan yang berkesan dan membawa semangat baru bagi masyarakat Gresik. (sa)

14 April 2026

Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah: Pastikan Tepat Sasaran Hingga Tingkat Desa


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Pemerintah Kabupaten Gresik memperketat mekanisme verifikasi hibah daerah hingga ke tingkat desa. Langkah ini ditempuh untuk menutup celah salah sasaran dalam penyaluran bantuan sekaligus memastikan setiap hibah benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, 14 April 2026

Dalam Sosialisasi Kebijakan Hibah Daerah Tahun Anggaran 2026 yang digelar di lantai 4 Kantor Bupati Gresik 14 April 2026, Wakil Bupati Asluchul Alif menegaskan bahwa hibah tidak boleh sekadar menjadi formalitas penganggaran, melainkan harus tepat sasaran dan terukur manfaatnya.  

“Hibah harus menjawab kebutuhan riil masyarakat. Tidak boleh ada kesalahan, karena kalau sudah salah, tidak bisa diperbaiki di tengah jalan,” tegasnya.

Alif menjelaskan, penguatan verifikasi dimulai sejak tahap perencanaan. Setiap usulan wajib melalui proses berlapis, mulai dari Musrenbang desa dan kecamatan, forum perangkat daerah, hingga penginputan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Sistem ini sekaligus menutup ruang perubahan usulan di luar mekanisme resmi, sebagaimana menjadi catatan evaluasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada akhir 2025.  

Selain aspek administratif, seluruh usulan juga harus selaras dengan arah pembangunan daerah melalui Nawakarsa serta visi-misi kepala daerah 2025–2030. Dengan keterbatasan anggaran, Pemkab Gresik berani melakukan penyaringan ketat terhadap prioritas pembangunan, mengeliminasi usulan yang dinilai tidak mendesak atau minim dampak.  

“Kita harus berani memilih. Dengan anggaran terbatas, fokus kita pada program yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah satu penajaman terlihat pada sektor jalan lingkungan. Pemerintah mulai mengesampingkan pekerjaan dengan tingkat kerusakan rendah maupun yang tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas warga. Namun, komitmen jangka menengah tetap dijaga melalui program betonisasi jalan poros desa dan jalan lingkungan secara bertahap.  

“Kami ingin ke depan akses jalan di Kabupaten Gresik semakin baik dan merata. Ini target bertahap yang terus kami kejar,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik, Suprapto, menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi hingga level pelaksana di lapangan. Sebanyak 16 Kasi Kesra kecamatan dan 330 Kasi Kesra desa terlibat aktif, menjadi garda terdepan dalam memastikan proses verifikasi dan pengelolaan hibah berjalan sesuai ketentuan.(red)

13 April 2026

Sekcam Benjeng Sudarmanto, Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Layanan Masyarakat


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 

Sekretaris Camat (Sekcam) Benjeng, Sudarmanto, menegaskan pentingnya peningkatan kedisiplinan dan kualitas layanan masyarakat dalam setiap lini pemerintahan. Hal tersebut disampaikan saat dirinya bertindak sebagai pembina upacara pada Senin pagi di halaman Kantor Camat Benjeng, 13 April 2026.

Mewakili Camat Benjeng, Sudarmanto menekankan dua hal utama yang harus terus dijalankan oleh aparatur pemerintahan, baik di tingkat kecamatan maupun desa, yakni kedisiplinan dan pelayanan masyarakat. “Kita adalah abdi masyarakat. Dengan menegakkan kedisiplinan dan memberikan layanan terbaik, maka roda pemerintahan akan berjalan sesuai harapan bersama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu tolok ukur kedisiplinan adalah absensi pegawai. Saat ini, sistem absensi digital telah diterapkan sehingga dapat dipantau secara struktural oleh jajaran pemerintahan. Dengan penerapan sistem tersebut, diharapkan kedisiplinan aparatur semakin meningkat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

Lebih lanjut, Sudarmanto berharap apabila terdapat kendala, khususnya terkait penggunaan alat digital, maka segera dilakukan komunikasi dengan pihak terkait agar bisa segera ditangani. “Jangan menunggu masalah berlarut-larut. Segera sampaikan kendala agar ada tindakan cepat, sehingga pelayanan tetap berjalan lancar,” tegasnya.

Sudarmanto menutup amanatnya dengan mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk menjadikan kedisiplinan sebagai budaya kerja, demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik dan terpercaya, Ia juga mengingatkan bahwa disiplin datangnya dari diri sendiri dulu, baru bisa dalam kebersamaan.(wlo)

12 April 2026

Ki Muhajirin: Lestarikan Budaya dengan Visi Kreativitas


Balikpapan, GNN gerbangnusantaranews.com 

Pengurus Cabang Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Kota Balikpapan memperingati 66 tahun perjalanan Lesbumi dengan tema “Mengakar dalam Tradisi, Mendalam dalam Refleksi, Berdaulat dalam Kebudayaan.”  

Dalam momentum ini, Ketua Lesbumi PCNU Kota Balikpapan, Ki Muhajirin, menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya menjaga kebiasaan yang sudah mengakar di masyarakat. Menurutnya, budaya harus terus hidup melalui berbagai cara, baik lewat cerita lisan maupun pemanfaatan teknologi digital. “Digitalisasi bisa menjadi sarana efektif untuk menjaga keaslian budaya, baik dalam bentuk berita online maupun video kreatif,” ujarnya.  

Ki Muhajirin menekankan bahwa pelestarian budaya harus tumbuh seiring perkembangan zaman, bukan sekadar mengikuti tren yang selalu berubah. Dengan demikian, budaya dan peradaban tetap kokoh di tengah arus informasi global. Ia juga menambahkan, memasukkan ruh agama ke dalam budaya merupakan bagian dari syiar, sekaligus memperkuat nilai dakwah dalam kehidupan masyarakat.  

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa seni memiliki peran penting sebagai penjaga akar budaya. Karena itu, masyarakat perlu memberi ruang kebebasan dan dukungan bagi para seniman agar dapat menapaki setiap arah yang dituntun oleh visi kreatifnya.(wlo)

10 April 2026

Bupati Gresik Dukung Program Pangan Aman Terpadu, Dorong BBPOM Buka Klinik Layanan UMKM untuk Percepatan Izin Edar Produk


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menerima audiensi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya terkait program prioritas nasional Keamanan Pangan Terpadu. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Graita Eka Praja, Kamis (9/4/2026), dihadiri Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi beserta jajaran, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam paparannya, Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi menjelaskan bahwa program pangan aman terpadu merupakan langkah strategis nasional untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pangan hingga ke tingkat masyarakat. Program ini mencakup tiga komponen utama:  

1. Desa Pangan Aman – pembinaan desa agar mampu memproduksi dan mengawasi pangan secara mandiri dengan melibatkan kader pangan aman.  

2. Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas – pengawasan pangan segar dan olahan di pasar tradisional, disertai edukasi bagi pedagang dan pengelola pasar.  

3. Sekolah dengan PJAS Aman – peningkatan kualitas jajanan anak melalui pembinaan kantin sekolah serta edukasi bagi siswa, guru, dan pedagang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gresik menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program di Kabupaten Gresik. Ia menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk aktif berperan dalam menyukseskan program pangan aman terpadu.  

“Pemkab Gresik berkomitmen mendukung sepenuhnya kegiatan pangan aman terpadu agar terwujud budaya pangan aman secara mandiri di masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Yani mendorong BBPOM membuka klinik pelayanan terpadu di Kabupaten Gresik untuk mempermudah pelaku UMKM, khususnya di sektor makanan dan minuman, dalam mengurus izin edar produk.  

“Selama ini UMKM terkendala jarak dan administrasi. Dengan adanya unit layanan di Gresik, proses perizinan akan lebih cepat dan mudah. Untuk sementara, layanan bisa dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP),” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas dukungan BBPOM Surabaya dalam intervensi program pangan aman terpadu. Menurutnya, langkah ini tidak hanya memperkuat pengawasan pangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi UMKM.  

“Pengurusan izin edar dari BBPOM merupakan bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi mengapresiasi langkah Pemkab Gresik dalam mendukung UMKM. Ia menegaskan komitmen BBPOM untuk melakukan pendampingan dan pengawasan izin edar produk.  

“Hasil penilaian pangan aman tahun 2025 menempatkan Kabupaten Gresik dengan skor 72,09 kategori baik. Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan melalui pengawasan dan edukasi berkelanjutan,” ujarnya.(dvd)

Pemkab Gresik Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN, Tegaskan Seleksi Hanya Lewat Portal Resmi SSCASN BKN


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bergerak cepat menangani kasus penipuan berkedok rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merugikan masyarakat.

Kasus ini mencuat setelah pada 6 April 2026, sembilan orang korban mendatangi kantor BKPSDM dengan membawa dokumen yang diduga sebagai Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS dan PPPK. Dokumen tersebut mencantumkan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) tertanggal 23 Februari 2024, namun baru diterima korban pada April 2026. Hasil verifikasi awal menunjukkan banyak kejanggalan, mulai dari alur administrasi yang tidak sesuai, format dokumen yang tidak valid, hingga mekanisme penempatan yang tidak resmi. Dalam dokumen itu, para korban disebutkan ditempatkan di sejumlah perangkat daerah, seperti Bagian Humas, Bagian Ortala, Bagian Umum, hingga Dinas Sosial.

Para korban diketahui telah menyetorkan uang kepada oknum pelaku dengan nominal bervariasi antara Rp70 juta hingga Rp150 juta, dengan janji dapat diloloskan menjadi ASN tanpa melalui prosedur resmi.

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, pada Kamis (9/4), BKPSDM mengundang seluruh korban untuk diberikan pendampingan, termasuk fasilitasi pelaporan kepada aparat penegak hukum. Pemkab Gresik memastikan akan mengawal proses hukum hingga tuntas demi memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, menegaskan bahwa sistem rekrutmen ASN telah terintegrasi secara nasional melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).  

“Seluruh proses pendaftaran dan seleksi ASN dilakukan resmi melalui portal SSCASN milik BKN. Di luar mekanisme tersebut dapat dipastikan tidak sah,” tegasnya.

Agung juga menambahkan bahwa pada tahun 2026, Pemkab Gresik tidak membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah.  

“Selain mendampingi korban, kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dengan selalu memverifikasi setiap informasi terkait kepegawaian. Pemkab menyediakan kanal resmi untuk pengecekan keabsahan NIP melalui website BKPSDM. Jangan mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan ASN di luar prosedur resmi,” pungkasnya.

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau melakukan pengecekan keabsahan data kepegawaian, termasuk Nomor Induk Pegawai (NIP), melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Gresik pada menu Informasi Publik – Validasi NIP ASN:  

https://bkpsdm.gresikkab.go.id/pages/validasi-nip-asn-kabupaten-gresik

Perlu diketahui, layanan validasi NIP tersebut hanya berlaku untuk ASN di lingkungan Pemkab Gresik dan tidak dapat digunakan untuk instansi atau daerah lain.

Dengan tegas, Pemkab Gresik mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta memastikan setiap informasi diperoleh melalui kanal resmi pemerintah guna mencegah praktik penipuan serupa.(ysm)


Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik

09 April 2026

Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar di Gresik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Suasana Gressmall Gresik berubah semarak dengan hadirnya ratusan pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur yang mengikuti ajang Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran. Kegiatan yang berlangsung dua hari, 9–10 April 2026, resmi dibuka oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.  

Dalam sambutannya, Bupati Yani menekankan pentingnya menghadirkan kembali ruang kompetisi intelektual seperti cerdas cermat untuk menumbuhkan semangat belajar generasi muda.  

“Kita rindu momentum seperti ini. Anak-anakku sekalian, terus belajar. Jangan takut mencoba. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki mental kuat dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.  

Ia juga menyoroti tantangan era digital, khususnya penggunaan game online dan media sosial yang berpotensi mengganggu fokus belajar. Pemerintah, lanjutnya, tengah membahas aturan pembatasan agar anak-anak tetap terarah pada kegiatan positif.  

Tahun ini, kompetisi terasa lebih meriah karena peserta tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga dari Lamongan, Surabaya, Mojokerto, Pamekasan, Malang, dan Sidoarjo. Pemerintah daerah berkomitmen mendampingi para juara untuk melangkah ke ajang yang lebih tinggi.  

S. Hariyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memotivasi siswa agar lebih semangat belajar, berpikir kritis, serta membangun karakter.  

“Kompetisi ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat,” jelasnya.  

Antusiasme peserta terlihat jelas: Gress of Champion diikuti 140 tim, sedangkan Gebyar Tahfidz Quran diikuti 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP se-Jawa Timur.  

General Manager Gressmall Gresik, Eric Pramono Bangun, menyampaikan kebanggaannya bisa mendukung kegiatan positif ini.  

“Kami bangga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Harapannya, Gressmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda berprestasi,” ujarnya. (alf)


Dari Kandang ke Wirausaha, Wabup Alif Dorong Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Gresik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat transformasi sektor pertanian dan peternakan melalui pelatihan Balai Ternak Gresik Krawu Enak (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan) bagi para peternak kambing di Desa Sidoraharjo, Gresik. Program ini tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan pola pikir wirausaha, khususnya bagi generasi muda.  

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa pendekatan pemerintah kini berorientasi pada pembangunan sistem usaha peternakan yang utuh dari hulu hingga hilir.  

“Kita tidak ingin hanya memberi ‘ikan’. Kita siapkan sistemnya dari pelatihan, produksi, sampai pemasaran. Harus ada blueprint yang jelas, dari A sampai Z,” tegasnya.  

Menurut Alif, di tengah pesatnya industrialisasi yang semakin mengandalkan teknologi, sektor pertanian dan peternakan menjadi ruang strategis untuk mencetak wirausahawan baru sekaligus membuka lapangan kerja. Ia menekankan pentingnya konsistensi suplai dan kualitas produk untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional.  

Lebih jauh, Wabup Alif mendorong lahirnya model usaha kolektif berbasis komunitas. Dengan semangat gotong royong, peternak kecil dapat membangun kekuatan produksi tanpa harus memiliki modal besar secara individu.  

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anindhito, menambahkan bahwa sektor pangan sering kali luput dari perhatian saat kondisi normal, namun menjadi krusial ketika terjadi krisis global. Karena itu, pihaknya mendorong masyarakat untuk tidak hanya bertani dan beternak, tetapi juga berwirausaha.  

Melalui program Krawu Enak, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif berupa teori, praktik langsung, pendampingan, hingga peluang magang. Program ini juga didukung oleh kolaborasi lintas pihak, termasuk BAZNAS dan mitra swasta, dalam penyediaan bantuan ternak sebagai modal awal usaha.  

Ke depan, pembinaan akan diperkuat melalui dukungan pembiayaan APBD serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Bantuan ternak yang diberikan diharapkan menjadi stimulan usaha berkelanjutan dengan evaluasi berbasis kinerja.  

Pelatihan ini menitikberatkan pada tiga aspek utama: manajemen kesehatan ternak, efisiensi pakan sebagai komponen biaya terbesar, serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang produktif sekaligus berkelanjutan. (red)

Bayi WNI Belum Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS, Begini Aturannya!


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Belakangan beredar kabar bahwa mulai April 2026 setiap WNI yang lahir di Indonesia otomatis menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan. Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menegaskan bahwa hingga kini kebijakan pendaftaran bayi baru lahir tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.  

“Secara aturan, bayi harus didaftarkan terlebih dahulu oleh keluarganya ke BPJS Kesehatan. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 Pasal 16, yang menyebutkan bahwa bayi baru lahir wajib didaftarkan menjadi peserta JKN paling lama 28 hari sejak kelahirannya. Jika didaftarkan dalam periode tersebut, status kepesertaan JKN langsung aktif,” jelas Janoe, Kamis (09/04).  

Pendaftaran bayi baru lahir dapat dilakukan dengan mudah melalui layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165 dengan melampirkan foto KTP ibu, Kartu Keluarga, serta Surat Keterangan Lahir bayi. Apabila pendaftaran dilakukan setelah melewati 28 hari, maka iuran JKN tetap ditagihkan sejak tanggal kelahiran bayi.  

Lebih lanjut, Janoe menyampaikan bahwa saat ini lebih dari 98% penduduk Indonesia dari berbagai usia telah terdaftar sebagai peserta JKN. Program ini menganut prinsip gotong royong, di mana iuran seluruh peserta digunakan untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi yang membutuhkan. “Karena sakit tidak bisa diprediksi, penting bagi masyarakat untuk memastikan kepesertaan JKN selalu aktif,” ujarnya.  

Terkait integrasi sistem kepesertaan dengan portal layanan publik terpadu (INAku) Kementerian PANRB, Janoe menegaskan bahwa BPJS Kesehatan siap mendukung kebijakan pemerintah sesuai regulasi dan tupoksi masing-masing. Ia juga menekankan bahwa iuran JKN tidak hanya digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan, tetapi juga mendukung program promotif dan preventif agar peserta tetap sehat.  

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bella (29), seorang ibu muda asal Gresik, menceritakan pengalamannya saat melahirkan dua tahun lalu dengan menggunakan JKN. “Pelayanan persalinan sangat memuaskan. Setelah anak saya lahir, suami diarahkan langsung oleh petugas rumah sakit untuk mengurus pendaftaran bayi, sehingga tidak perlu ke kantor BPJS lagi. Hal ini membuat kami tenang karena bayi sudah dijamin JKN sejak awal,” ungkapnya. (rn/qa)

08 April 2026

Wabup Alif Dorong Profesionalisme Pengelola Wisata Lewat Sertifikasi BNSP


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata. Melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora), digelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi pengelola destinasi wisata, bertempat di Hotel Horison Gresik, 8–9 April 2026.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, dan diikuti 20 peserta dari berbagai pengelola wisata, mulai dari Pokdarwis, desa wisata, hingga pengelola Museum Sunan Giri, Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, serta wisata GUS Balongpanggang. Program ini berlandaskan regulasi kepariwisataan dan APBD Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2026, dengan tujuan meningkatkan kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor pariwisata.

Dalam arahannya, Wabup Alif menekankan bahwa sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi pengembangan karier. Ia mengingatkan pentingnya keseriusan peserta dalam menyerap ilmu selama pelatihan, karena sertifikat yang diperoleh akan menjadi nilai tambah di tengah persaingan dunia kerja.

“Sertifikat ini bukan hanya berguna untuk hari ini, tetapi bisa membuka peluang lebih besar di masa depan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Wabup Alif menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan destinasi wisata tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada manajemen diri, integritas, dan profesionalitas. Menurutnya, pengelola wisata harus menyadari bahwa destinasi yang mereka kelola adalah aset bersama milik pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat.

“Kalau manajemen diri tidak kuat, maka potensi wisata yang sudah baik bisa runtuh. Tantangan terbesar bukan hanya mengelola destinasi, tetapi mengelola diri sendiri,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong peserta untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan membandingkan praktik pengelolaan di berbagai destinasi lain sebagai bahan evaluasi dan inovasi. Dengan demikian, pengelola wisata di Gresik diharapkan mampu menghadapi tantangan sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata daerah.(red)

KJJT Tunjuk Noor Arief Prasetyo sebagai Plt Ketua Umum Pasca Wafatnya Slamet Maulana


SURABAYA, GNN gerbangnusantaranews.com
  

Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) resmi menunjuk Noor Arief Prasetyo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum dalam rapat pengurus yang dihadiri para Ketua Perwakilan Wilayah (Kaperwil), pendiri, dan anggota di Perum Kodam Surabaya. Penunjukan ini dilakukan menyusul wafatnya Ketua Umum KJJT, Slamet Maulana (Ade), pada Minggu lalu.

Agenda utama pertemuan sejatinya adalah tahlil dan doa bersama di rumah duka almarhum. Namun, sebelum acara ditutup, pengurus dan pendiri KJJT, Agusnal Fitralius Hakim, menyampaikan arahan terkait kelangsungan organisasi. Berdasarkan AD/ART dan Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), jika ketua umum berhalangan tetap, maka ditunjuk Plt hingga terbentuk kepanitiaan Musyawarah Nasional (Munas).

“Plt bertugas menjaga koordinasi, komunikasi, dan fungsi organisasi sampai Munas digelar. Ketua umum definitif akan dipilih sesuai mekanisme organisasi, direncanakan pada Agustus 2026 bertepatan dengan HUT ke-6 KJJT di Surabaya,” jelas Agusnal.

Sementara itu, Noor Arief Prasetyo, selaku Plt Ketua Umum, menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus komitmen untuk melanjutkan perjuangan almarhum. “Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Saya menerima amanah ini sebagai bagian dari tanggung jawab membesarkan KJJT sesuai ideasi almarhum Zamzami dan Slamet Maulana. Organisasi akan tetap berjalan normal, anggap ketua umum masih Ade hingga Munas nanti,” tegasnya.

Acara tahlil yang dipandu Isma Hakim R berlangsung khidmat. Sejumlah anggota dan pengurus menyampaikan testimoni penuh haru mengenang jasa almarhum. Tangis keluarga dan sahabat tak terbendung saat kisah perjuangan Ade membela wartawan tertindas diungkapkan. “Selamat jalan Ade, perjuanganmu akan terus kami lanjutkan,” ujar Bang Mail, wartawan Pamekasan.(red)

EKBIS

POTRET DESA

TNI