Jumat, 12 Maret 2021

Kepincut Setigi, Kick Andy Undang Kades Abdul Halim

Kades Sekapuk Abdul Halim Bersama Kick Andy Di Studio MetroTV Jakarta. 


GRESIK - gerbangnusantaranews.com

Kades Sekapuk Abdul Halim lagi-lagi mengharumkan nama Kabupaten Gresik di kancah Nasional. Tidak tanggung-tanggung, kali ini, Kades berjuluk Ki Begawan Setigi ini diundang secara khusus sebagai narasumber di acara gelar wicara MetroTV yang dipandu oleh Andy F Noya Kick Andy. 


Kick Andy show memang dikenal sering menampilkan narasumber dari tempat terpencil yang karya dan kisah hidupnya menjadi inspirasi banyak orang. Dan semua kriteria itu ada pada Kades Sekapuk Abdul Halim. 


Ya, Abdul Halim, lelaki berambut gondrong ini adalah kisah nyata anak janda miskin yang masa kecilnya kerap dihina, namun akhirnya sukses menjadi nahkoda kapal dan Kepala Desa Sekapuk Masa Bhakti 2017 - 2023. 


Tak pelak, begitu menjabat Kades, suami dari Rif'atul Mubarokah ini pun langsung berpikir keras dan bergerak cepat untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Bapak tiga anak yang pernah nyantri di Ponpes Sunan Drajat Kiai Ghofur ini pun bertekat membangun dan memajukan desanya tercinta.


Pria berjenggot lebat dan panjang ini berclethuk: Kerjakanlah Apa yang dikatakan Ide Gilamu, Selama tidak Merugikan Sesamamu. Alhasil, clethukan demi clethukan sang Kades (Begawan) yang sarat dengan ide gilanya ternyata justru membuat banyak orang tergila-gila.


Bagaimana tidak gila, sang Begawan bersama seluruh perangkat desa dan warganya berhasil mengubah lahan yang dulunya bekas tambang dan tempat pembuangan sampah menjadi wahana wisata yang indah, seksi, elok, dan mempesona. 


Ya, lahan bekas tambang dan tempat pembuangan sampah seluas 5 hektar itu, dalam waktu satu tahun telah berubah menjadi tempat wisata yang bernama 'SETIGI'. Dari namanya, wisata ini menawarkan Selo (bebatuan), Tirto (Air) dan Giri (bukit/gunung).


Sontak, dalam sekejap, Wisata Desa ini benar-benar telah mendunia, karena sudah dikunjungi banyak wisatawan mancanegara. Diantaranya USA Amerika Serikat, Canada, Perancis, Australia, Belanda, Thailand, dan Malaysia. Mereka dibuat tergila-gila, karena menurutnya, Wisata Alam dan Edukasi Peradaban 'SETIGI' benar-benar Instagramable (layak difoto dan diupload di Instagram).


Tidak berhenti di situ, di usia jabatannya yang masih tiga tahun, Abdul Halim dengan kerja kerasnya berhasil mengubah IDM (Indeks Desa Membangun) yang semula Desa Tertinggal menjadi Desa Berkembang, Maju, Mandiri, hingga melejit menjadi Desa Miliarder. 


Bahkan, Abdul Halim tak hanya menjadi satu-satunya Kades di Gresik yang diundang di acara Kick Andy, tetapi juga menjadi satu-satunya Kades di Indonesia yang meraih Penghargaan  "Indonesia The Most Potential Destination Awards 2020" di Pulau Dewata Bali. 


Abdul Halim, selaku Pencetus, Penggagas, sekaligus sang Inspirator dan Inisiator Wisata Alam dan Edukasi Peradaban Setigi dinilai telah berhasil memulihkan ekonomi di tengah pandemi melalui sektor pariwisata. 


Bahkan, Seven (7) Media Asia, didukung oleh Asia Global Council menilai Abdul Halim mampu menuntaskan tiga persoalan dunia. Melalui wisata Setigi, Abdul Halim berhasil menyelesaikan persoalan pasca tambang, penanggulangan sampah, dan mengentas pengangguran. 


Atas capaian dan anugerah yang diberikan Allah SWT ini, di akun Facebooknya Abdul Halim menuliskan, berbagi kisah bersama Bang Andi Noya. Saksikan di acara Kick Andy

'Desa Masa Depan Indonesia'. Cintai Indonesia dengan membangun desa.


"Maju desanya, maju pula negaranya. Aamiin, Sekapuk Desa Miliarder, Sekapuk Desa Digital, Sekapuk 2021 Desa cerdas dan Modern," ungkap Abdul Halim seraya mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat desa dan warganya serta masyarakat Kabupaten Gresik, Jumat (12/3/2021). (kdk)

Kamis, 11 Maret 2021

Saat Hari Libur, Bupati Gresik Sidak Jalan Rusak di Mengare

GRESIK– gerbangnusantaranews.com 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani tetap bekerja sambil berolahraga di hari libur Isra Miraj. Mengayuh sepeda balap warna merah, Gus Yani sapaan akrabnya, geleng-geleng kepala merasakan jalan rusak di wilayah Mengare, Kecamatan Bungah. Dia mencari keberadaan alat berat yang disampaikan jajarannya di dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik untuk perbaikan jalan.


Sambil mengenakan masker, helm sepeda balap dan jaket berwarna biru. Membuat banyak orang tidak mengenali inspeksi mendadak yang dilakukan Bupati milenial ini di wilayah Mengare. Gus Yani sudah melintasi akses masuk ke Mengare bahkan ke tiga desa di Mengare pagi hari sejak pukul 05.30 Wib. Dia tidak menemukan keberadaan alat berat untuk perbaikan jalan tersebut. Saking kesalnya, dia menuntun sepedanya itu, kemudian menata paving yang rusak dengan kondisi bergelombang dan tidak beraturan di tengah jalan.


Satu-satunya akses jalan yang digunakan warga itu sudah bertahun-tahun lamanya rusak. Sambil menyapa, Gus Yani langsung meminta maaf kepada para pengguna jalan yang melintas.  


“Ngapunten pak, ngapunten nggih margine risak, segera kulo dandosi (maaf pak, maaf nggih, jalannya rusak secepatnya saya perbaiki)” kata Gus Yani kepada warga yang melintas, Kamis (11/3/2021).


Akses jalan itu merupakan penghubung warga dari wilayah Manyar menuju Mengare maupun sebaliknya. Tidak sedikit, para pengguna jalan ini harus mengurangi laju kendaraan, berhati-hati saat melintas. Selain jalan rusak dengan paving tidak beraturan dan bergelombang. Sepanjang jalan yang diapit tambak itu juga licin saat musim penghujan tiba.


Keluhan kerusakan jalan di Mengare itu sudah diterimanya dari warga. DPUTR Kabupaten Gresik sudah memberi laporan, bahwa ada alat berat untuk pengerjaan perbaikan jalan di Mengare. Ternyata sejak pukul 05.30 Wib hingga 08.30 Wib mulai dari gowes dan menyapa warga di warung makan, Gus Yani tidak menemukan keberadaan alat berat itu.


“Ternyata tidak ada pengerjaan pagi hari ini, saya berharap dinas PU (pekerjaan umum) harus konsisten mengawal pekerjannya. Beberapa hari yang lalu masih ada alat berat, saya pikir dikerjakan sampai tuntas, pada pagi hari ini ternyata tidak ada,” kata dia dengan nada kecewa.



Jalan rusak memang menjadi keluhan di Kabupaten Gresik. Bahkan, tidak hanya di Mengare saja, Gus Yani menyebut masih banyak di wilayah Gresik selatan seperti di Kecamatan Menganti, Kecamatan Driyorejo dan lainnya. Dia berharap para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera menindaklanjuti dan konsisten dengan pembangunan di Kabupaten Gresik.


“Kami berharap tidak ada lagi korban kecelakaan akibat kondisi jalan rusak yang ada di Gresik,” kata dia.


Ridholah Amanu (58) seorang pengguna jalan mengaku sudah lama, akses jalan ini rusak. Pengendara sepeda motor ini bekerja di pelabuhan dan melintasi jalan Mengare menuju Sembayat, Kecamatan Manyar ke tempat kerjanya setiap hari.


“Tidak terhitung lamanya, sepuluh tahun lebih. Pernah ada kejadian kecelakaan jatuh gara-gara jalan rusak disini,” terangnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Anna, pekerja pabrik di wilayah Manyar merasakan hal yang sama. Perbaikan harus tuntas, akses jalan sudah lama rusak.


“Harusnya segera diperbaiki. Kondisi jalannya dari dulu ya rusak begini sampai sepeda motor saya pernah rusak,” ucapnya. 


Pemkab Gresik sendiri sudah membuka lebar-lebar akses kepada warga untuk melaporkan jalan rusak. Mulai dari media sosial, facebook, Instagram dan whatsaap. Warga bisa memberikan pengaduan jalan rusak melalui aplikasi APALAN (Aplikasi Pengaduan Pengguna Jalan) yang bisa diunduh di playstore.


Kemudian spanduk layanan pengaduan nomor whatsapp Unit Reaksi Cepat (URC) yang tersebar di Gresik dengan slogan ‘Tiada Hari Tanpa Menambal jalan’.


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Gunawan Setiaji dihubungi melalui sambungan seluler pribadinya belum merespon hingga berita ini diturunkan.(red)

PROSESI PERNIKAHAN HASTAPORA BANSER JADIKAN SEBAGAI KEKUATAN SILATURRAHIM

GRESIK- gerbangnusantaranews.com

Prosesi upacara hastapora adalah sebuah acara yang diadakan satuan Banser dalam rangka mengantarkan anggota Banser dan Denwatser  untuk melepas masa lajang menuju mahligai pelaminan dan membina rumah tangga sakinah mawadah warahmah. 


Upacara Hastapora tersebut Dilaksanakan di rumah mempelai Putri Denwatser Di Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik (10/3/2021)


Pada upacara Hastapora tersebut anggota Satkoryon Banser Ujungpangkah dengan gagah sigap dan kompak full dengan seragam dorengnya. Menunjukkan performance yang wibawa seperti Gaya militer TNI. 


Dengan diiringi instruksi Satkoryon Banser Ujungpangkah upacara Hastapora sampai menuju pelaminan dan acara resepsi dimulai. 


Anggota Denwatser Ujungpangkah QOMARIYA ADLHATIN MARWA ASIH putri dari Banser senior Abdul Wahab menikah dengan NUR HERMIN  Anggota Banser Panceng. 


Bertindak sebagai inspektur upacara Hastapora  ketua PAC GP. Ansor Ujungpangkah sahabat SYAMSUDIN mengatakan, sebagai penghormatan kepada anggota Banser Denwanser yang melepas masa lajangnya untuk membina rumah tangga kami dengan senang hati dan bangga untuk mengantarkan prosesi ini." Katanya Syamsuddin. 


Ditambahkan Syamsuddin kedua mempelai ini adalah anggota Banser dan Denwatser Yang aktif disetiap kegiatan kebanseran di masing masing PAC. "Alhamdulillah berjodoh semoga ini dapat memperkuat jalinan Silaturrahim kedua PAC baik Ujungpangkah dan Panceng. " Jelasnya


Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Gresik Dra Hj. Aminatun Habibah, M.Pd yang menyempatkan diri memberikan sambutan. " Saya bangga dan apresiasi kepada Ansor Yang selama ini menjaga marwah Kiai ulama NU dan NKRI. " Ujarnya


Dia, berharap Ansor Banser hendaknya bisa memberikan kemanfaatan kepada Masyarakat dalam segala bidang. " Sebagai wujud kerjasama tersebut saya minta Ansor Banser selalu sinergis kerjasama dengan pemerintah ditingkatan masing maaing. " Tukas Neng Min panggilan akrabnya (Hoo)

Rabu, 10 Maret 2021

DPRD Jatim Sebut Desa Sekapuk Gresik Bisa Jadi Percontohan Kebangkitan Ekonomi



Rombongan Komisi A DPRD Jawa Timur Saat Melakukan Kunjungan Kerja ke Pemdes Sekapuk dan wisata Setigi. 


GRESIK - gerbangnusantaranews.com 

Komisi A DPRD Jatim mendorong desa bisa bangkit dari pandemi Covid-19 seperti apa yang sudah dilaksanakan oleh Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Di desa yang berada di ujung utara Gresik ini bisa jadi prototipe atau percontohan.


Hal itu ditegaskan Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Istu Hari Subagiyo bersama rombongan usai mengunjungi Desa Sekapuk dan Wisata Alam Tirto Giri (Setigi) , Rabu (10/3/2021) siang.


Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim mengatakan, pandemi covid yang melanda sejak setahun terakhir telah membuat sendi-sendi perekonomian lumpuh. Namun, hal itu tak terjadi di desanya.


Dengan gotong-gorong, Halim mengaku warga desanya bisa bangkit. Dari sektor wisata yang mengubah eks tambang, masyarakat bisa bekerja serta membuat jajanan khas desa untuk oleh-oleh.


"Dari wisata itu warga desa kami berdayakan sehingga berdampak baik bagi ekonomi masyarakat. Intinya, kami berniat membangun desa bersama," katanya.


Setelah mengukuhkan diri menjadi desa miliarder karena berpenghasilan Rp 4 Miliar dari BUMdes, Halim menyatakan pihaknya tengah berinovasi terkait pengembangan desa digital.


Kades berjuluk Ki Begawan Setigi ini menambahkan, desa digital nantinya seluruh data terintegrasi dengan sistem komputerisasi. Selain itu akan dilengkapi CCTV yang dipasang di sudut kampung.


"Jadi ke depan semua akan terintegrasi, seluruh data bisa dilihat dari smartphone. Kita berdayakan juga sarjana muda asli desa yang membuat sistem ini," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jatim Istu Hari Subagiyo menyatakan pihaknya kagum dengan seluruh inovasi yang dilakukan Pemdes Sekapuk. Hal ini yang harus ditularkan ke desa lain.


Istu mengungkapkan, DPRD Jatim terus mendorong agar desa dapar bangkit dari pandemi Covid-19. Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan regulasi terkait peraturan daerah  (Perda).


"Semangatnya ini yang harus ditularkan. Ke depan, Desa Sekapuk bisa menjadi prototipe atau percontohan desa bangkit dari pendemi covid. Disini juga ada wisatanya, kami sangat mendukung," tambahnya.


Purnawirawan TNI AD ini menambahkan melalui peraturan daerah terkait pemberdayaan masyarakat desa (PMD), pemerintah desa harus bersemangat lagi membangun.


"Perda pemberdayaan masyarakat desa, pemdes sudah kami sosialisasi saat itu di Nganjuk. Kita juga dorong BUMDes bisa maju dan penopang perekonomian di desa," terangnya. 


Di tempat yang sama H Achmad Firdaus Febrianto mengungkapkan, pihaknya salut dengan Kades Sekapuk Gresik dan seluruh warganya yang berhasil mengubah tempat pembuangan sampah menjadi tempat wisata indah mempesona. Bahkan yang lebih menakjubkan, Pemdes Sekapuk dan wisata Setigi mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi yang hingga kini belum berakhir. (Kdk)

Sejumlah Tokoh Gresik Kumpul, Kompak Ingin Bangun Gresik



GRESIK, gerbangnusantaranews.com 

Kompak membangun Gresik. Itulah pesan yang mau ditunjukan saat para tokoh parpol dan masyarakat saat berkumpul dalam acara tumpengan yang diadakan hari ini Rabo (10/3/2021) di Cafe 44 jalan panglima sudirman Gresik.


Tampak berkumpul dalam acara ketua DPRD Gresik H. Muh. Abdul Qodir yang juga ketua DPC PKB, wakil ketua DPRD Gresik H. Ahmad Nurhamim yang juga ketua DPD Golkar Gresik, H. Khozin wakil ketua dewan syuro DPC PKB, H. Khamsun mantan ketua PAN, Muslih Hasyim ketua RGS Indonesia dan beberapa tokoh lainnya.


Khamsun yang kini disebut alumni PAN karena pengunduran dirinya berharap ada kekompakan dalam membangun Gresik ke depan. 


"Untuk membangun Gresik ke depan, semua elemen masyarakat harus kompak dan bersatu", ujar Khamsun.


Menurutnya, acara tumpengan digelar sebagai bentuk syukur karena Gresik telah melewati proses demokrasi secara damai. 


"Baru saja kemarin,  sebagaimana kita ketahui PKB Gresik telah melewati proses demokrasi dengan damai dengan terpilihnya Kaji Qodir sebagai ketua, hal ini patut kita syukuri", tandas Khamsun.


Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhamim menyambut positif kegiatan semacam ini. 


"Membangun kekompakan dalam rangka kepentingan rakyat sangatlah penting, sebagaimana moto Golkar 'suara Golkar suara rakyat' ", terang pria yang akrab disapa Anha.


Hal senada juga disampaika ketua DPRD Gresik H. Muh. Abdul Qodir. Pria yang akrab disapa Kaji Qodir menyampaikan pentingnya para tokoh masyarakat dan parpol berkumpul demi pembangunan yang bermanfaat untuk rakyat. 


"Sebagaimana prinsip perjuangan NU, mendatangkan manfaat dari arah/pintu saja, Saya sangat setuju gagasan pertemuan hari ini", tegas Kaji Qodir.


Wakil Ketua Dewan Syuro H. Khozin yang juga pendiri RGS Indonesia berharap forum semacam ini sering diadakan untuk manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. 


"Saya pribadi akan terus mendorong setiap kegiatan yang bisa menghasilkan manfaat bagi masyarakat, karena itu sesuai dengan semangat PKB dan RGS", pungkas Khozin.


Acara berlangsung sederhana penuh keakraban dengan semangat seduluran sak lawase dan kompak membangun Gresik. (Mad)

BUMDESMA MAJU SEJAHTERA KECAMATAN BALONGPANGGANG GELAR MAD TAHUNAN

GRESIK - gerbangnusantaranews.com

Sebagai agenda rutin tahunan yang harus dijalankan sebuah organisasi atau badan usaha guna menjalankan roda organisasi yakni Laporan Pertanggung jawaban serta penyusunan rencana tahun depan, pada hari ini Rabu, 10 Maret 2021 BUMDESMA MAJU SEJAHTERA Kecamatan Balongpanggang menyelenggara agenda tersebut.


Acara MAD ini dihadiri oleh Forpincam Balongpanggang (Camat Balongpanggang Yusuf Ansori, S.Sos., MM., Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, SH., Danramil Kapten INF Zainuddin), Ketua Badan Kerjasama Antar Desa) BKAD Sukadi, Ketua AKD Balongpanggang Siswadi, Kepala Desa Se kecamatan Balongpanggang, Ketua Kelompok perwakilan Tokoh Perempuan Desa, Dewan Komisaris dan seluruh Pengurus Bumdesma Maju Sejahtera.




Saat membuka acara tersebut Camat Balongpanggang Yusuf Anshori memberikan pencerahan agar Bumdesma Maju Bersama kedepan bisa lebih maju dan bermanfaat.


Ia berpesan agar selalu tertib administrasi termasuk dalam penyusunan program dan mekanisme penerapan anggaran, dan bagi pengurus jangan sampai menunda pekerjaan terutama dalam menyelesaikan tugas administrasi, sebab itu kunci lancarnya penyelenggaraan Bumdesma yang anggarannya bersumber dari kelanjutan dari program PNPM yang sejak tahun 2014 sudah ditiadakan.


Komisaris Utama Siswadi yang juga Ketua AKD Balongpanggang saat memimpin jalannya musyawarah menyampaikan bahwa agenda ini sebagai kelanjutan agenda yang sudah terprogram.


Dalam kesempatan tersebut Siswadi juga menguatkan dan mengajak agar tetap menerapkan Azas Manfaat / atau peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan tujuan awal yang sudah berjalan saat PNPM berjalan.


Ia juga menambahkan Bahwa Dengan Bumdesma Maju Bersama ini mampu mendongkrak kesiapan desa menuju desa Msndiri.


Ia menekankan bahwa tujuan diadakan MAD ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan sekaligus untuk mengevaluasi serta penyampaian usulan perencanaan untuk satu tahun kedepan.pungkasnya saat mengakhiri sambutan sekalian pamit udzur diri karena ada agenda di Kabupaten.


Sementara Kapolsek Balongpanggan menyampaikan ajakan karena adanya 

Perpanjangan PPKM Mikro yang dimulai 9-22 Maret 2021 ini mari tetap taati protokoler kesehatan sesuai dengan aturan.


Ia juga memaparkan bahwa pelaksanaan PPKM ini merupakan tanggung jawab bersama dan yang Bertanggung jawab Dalam pelaksanaannya adalah para pemimpin di wilayah masing masing, dan TNI - Polri bertugas untuk melakukan pendampingan.


Terkait Bumdesma Ia berharap kedepan bisa lebih maksimal dalam memberikan kesejahteraann masyarakat, Mari kita lebih tertib menjalankan tugas termasuk dalam penggunaan anggaran, sebab saat ini banyak pejabat diperiksa lantaran administrasi keuangan jangan sampai di Balongpanggang ini terjadi sembari mencontohkan adanya pejabat yang sudah berurusan dengan hukum.


Tak lupa Ia mengajak agar keamanan dan ketertiban mari kita jaga bersama sama.



Sebagai Sambutan penutup Danramil Kapten INF Zsinudin mengapresiasi pada Bumdesma karena semakin tahun semakin berkembang, yang harus dipertahankan dan dikembangkan sehingga kedepan tidak hanya orientasi pada simpan pinjam saja,  namun akan lebih menitik beratkan pada sisi ekonomi atau UMKM serta peningkatan dalam sisi potensi desa.(WLO)

KH. Alamul Huda : Terima Kasih Polres Bojonegoro, Memprioritaskan Para Da’i Dan Pendeta Kamtibmas Dilakukan Vaksinasi Covid-19

Bojonegoro, gebangnusantaranews.com 

Para Da’i dan Pendeta Kamtibmas Polres Bojonegoro menjalani vaksin Covid-19  tahap kedua dosis pertama di Klinik Pratama 2000 jalan MH. Thamrin Polres Bojonegoro, Rabu(10/3/2021).


KH. Alamul Huda selaku Ketua Da’i Kamtibmas Polres Bojonegoro dan Ketua Majelis Ulama Indonesia(MUI) Kabupaten Bojonegoro mengatakan vaksinasi ini merupakan upaya wajib yang dilakukan untuk membantu mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Disamping itu, 


"Ini sebagai ikhtiar zahir yang wajib dilakukan, meskipun takdir semuanya dari Allah SWT. Yang jelas vaksin ini halal dan maslahah untuk kita semua," kata KH. Alamul Huda.


Lanjut KH. Alamul Huda, bahwa mengapresiasi Polres Bojonegoro telah melakukan vaksinasi kepada para Da’i dan Pendeta Kamtibmas  sebagai penerima vaksin Covid-19 tahap kedua dosis pertama.


“Terima pak Kapolres sudah memperhatikan dan memprioritaskan kepada kami yakni para Da’i dan Pendeta Kamtibmas untuk menerima vaksinasi Covid-19. Vaksin ini aman dan halal,” ucap Gus Huda sapaan akrabnya.


Di tempat yang sama, Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH mengatakan bahwa vaksinasi tahap kedua dosis pertama bagi para Da’i dan Pendeta Kamtibmas ini bertujuan untuk memutus rantai  penyebaran Covid-19. Untuk kondisi saat ini Kabupaten Bojonegoro masih dalam zona kuning, mari bersama-sama untuk menangani penyebaran Covid-19. Da’i dan Pendeta merupakan sosok yang banyak berinteraksi dengan umat, jamaah, jemaat dan santri. Sehingga jika tidak segera diupayakan vaksinasi pelayanan kepada umat menjadi terhambat.


"Harapan kami setelah para Da’i dan Pendeta sudah divaksin dua kali dan benar-benar menguatkan imun dan aman, maka nanti bisa melayani tamu, bisa mengimami sholat, mengajar santri dan peran-peran keumatan lainnya tanpa was-was. Juga sekaligus memberi pesan kepada masyarakat bahwa tidak ada alasan untuk menolak vaksin. Jangan percaya berita hoax tentang vaksin," jelas AKBP EG Pandia kepada awak media.(AGS)

Ketua PAC-PP dan PAC GP Ansor Balongpanggang Di Tusuk Jarum Vaksin

 GRESIK - gerbangnusantaranews.com

Dua pemimpin organisasi yakni Ketua PAC Pemuda Pancasila (PAC-PP) Balongpanggang Iwan Siswanto dan Ketua PAC Ansor Balongpanggang Syamsul Arif mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap dua yang diselenggarakan oleh UPT Puskesmas Dapet Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, Rabu (10/3/2021) pagi. 


Keikut sertanya menjalani vaksinasi ini, diharapkan dapat memberi edukasi kepada masyarakat. kata Iwan Budi dan Syamsul.


Menurut dia, selain membentuk kekebalan tubuh kitapun wajib mengikuti vaksinasi, itu semua karena seringnya berinteraksi dengan banyak orang.


“ Baginya kita wajib mengikuti vaksinasi, ke depan semoga masyarakat ikut berpartisipasi dalam vaksinasi sehingga kehidupan normal kembali terwujud,” ungkap Iwan Budi dan Syamsul.


Kami akan selalu mendukung program pemerintah sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.


“Sebagai iktiar salah satunya dengan ikut di vaksin,” ujarnya.


Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar mendukung kegiatan vaksin yang dilaksanakan oleh pemerintah saat ini.


“Masyarakat tidak perlu takut divaksin, karena vaksin ini aman dan halal untuk digunakan,” katanya


Meskipun setelah di vaksin, kami berharap agar nantinya tetap patuh pada protokol kesehatan. 5M yaitu Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak, Mengurangi Mobilitas dan Interaksi, serta Menjauhi kerumunan," Tambahnya. (D'WLO)

BERMAIN GAME DAN PENGENALAN LEMBAGA INI YANG DILAKUKAN MI ALKARIMI TEBUWUNG

GRESIK- gerbangnusantaranews.com 

Sebuah lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta jika masih eksis dan bisa melanjutkan program visi misinya maka lembaga tersebut harus melakukan terobosan dan strategi dalam pengenalan dan rekrutmen siswa. 


Hal ini tidak bisa dipungkiri di lapangan untuk perekrutan siswa menjadi Yang sangat penting dan persaingan sangat tajam. Maka dibutuhkan pendekatan dan strategi Yang jitu baik melalui sosialisasi lewat perkumpulan wali siswa, medsos dan cara dengan memberikan brosur, pamflet, spanduk dan baliho dijalan Yang strategis. Dan Yang lainya 


Seperti Yang dilakukan oleh MI Alkarimi Tebuwung kerjasama dengan TK RAM Alkarimi. Pagi ini menggelar Pertemuan wali siswa akhir TK/ RAM 54 Alkarimi Dengan TIM Inti MI Alkarimi Digedung TK/RAM Alkarimi (10/3/2021).


Ketua penerimaan siswa Didik Baru (PPDB) MI Alkarimi Miftahul karim Mengatakan, cara strategi untuk mengenalkan sebuah lembaga yakni dengan mengundang Wali siswa dan siswa itu sendiri untuk diberikan Pengenalan lembaga baik visi misi dan program lembaga sekolah. "Disamping dengan permainan menarik game, tebak tebakan, dan Yang lainya " Katanya


"Secara psikologis anak itu tidak ada Yang bodoh semua punya kelebihan potensi dan kekurangan masing masing tinggal. " Tinggal kita Yang momoles anak tersebut untuk dieskplorasi bakat anak diarahkan. " Jelas Karim

.

Kepala MI Alkarimi Tebuwung Dukun Moh. Syafik Mengatakan, kerjasama ini bagian ikhtiar bersama dalam kebaikan saling memberikan Yang terbaik di antara kedua lembaga tersebut. " Sinergis ini juga memberikan simbiosis mutulisme saling menguntungkan. " Ujarnya


Dia berharap kedepanya tambah baik bisa istiqomah dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat termasuk kerjasama dengan stekholder Yang lain. " Pungkasnya (HOO)

Satu Lagi Potensi Baru Komplek Wisata Alam Gosari " WAGOS" Tembikar Zaman Majapahit

GRESIK  - gerbangnusantaranews 

Satu lagi Kompleks Wisata Alam Gosari (Wagos) di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik menarik untuk dikaji, sebab di area area tersebut ditemukan pabrik tembikar yang diperkirakan ada sejak zaman Kerajaan Majapahit. 


Merujuk pada ekskavasi Tim Arkeologi Nasional pada tahun 2005, 2006 dan 2009 

dikatakan bahwa pecahan tembikar bercampur abu yang menggunung diprediksi sebagai pabrik tembikar era Kerajaan Majapahit abad ke 13 sampai 14 masehi.


Menurut Fatihudin (48), sejarawan yang menulis buku tentang Mitologi Sejarah Prasasti Gosari 1376 Masehi mengatakan, masyarakat Gosari sering menemukan tembikar-tembikar yang terpendam ditanah. Seperti saat menggali sumur ditemukan kendi-kendi kecil, namun sayangnya banyak yang dihancurkan.


"Saat ini kita bisa melihat banyak pecahan-pecahan tembikar di lokasi yang diduga pabrik tembikar Zaman Majapahit," ungkap pria dengan nama pena Fatee Jonesuan ini, Selasa (9/3/2021).


Fatih menjelaskan, kawasan Wagos juga banyak ditemukan peninggalan-peninggaln zaman dulu. Seperti Prasasti Butulan berangka tahun 1298 saka (1376 M), Sendang Bidadari dan Sendang Lanang.


"Temuan-temuan situs disini saling terhubung," jelasnya.


Sementara, Ketua Pengelola Wisata Alam Gosari (Wagos) Misbakhud Dawam (44) mengatakan, pihaknya terus berupaya agar situs-situs di Gosari tetap terjaga. "Salah satunya dengan mendaftarkannya sebagai Cagar Budaya, dan alhamdulillah tahun kemarin sudah diakui," ujar Dawam.


Situs Gosari sendiri sudah termasuk cagar budaya. Hal ini sesuai SK Bupati Juli tahun 2020 dan teregister dalam sistem nasional cagar budaya nomer CB.1911.


Lebih lanjut, Dawam mengatakan, Wagos akan menghidupkan kembali kerajinan dari tanah liat seperti tembikar atau gerabah. Sehingga menambah daya tarik bagi pengunjung Wagos.


"Kedepan, selain wisata alam dan buatan, kami akan mengajak pengunjung Wagos membuat kerajinan gerabah yang bisa dibawa pulang. Dalam waktu dekat kami akan melaunching buku tentang Sejarah Prasasti Gosari," katanya.(mad)


Selasa, 09 Maret 2021

KADES KEMBAR TERIMA POTONGAN TUMPENG DARI BUPATI DAN WAKIL BUPATI GRESIK SAAT PERINGATI HARI JADI 534 TAHUN

GRESIK, gerbangnusantaranews.com 

Fandi Ahmad Yani (Bupati Gresik) ajak seluruh Kelompok dan Organisasi masyarakat, Kepala Desa, Lurah serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah se Kabupaten Gresik untuk mendukung program Nawa Karsa.


Hal itu disampaikan Gus Yani Sapaan Akrab Bupati Gresik, saat upacara Hari Jadi Kota Gresik ke 534 yang sekaligus memperingati hari Ulang Tahun Pemkab Gresik yang ke 47. Gelaran peringatan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Bupat Gresik, Selasa (9/3/2021).



Perinatan Hari Jadi kota Gresik tahun 2021 kali ini terasa begitu spesial. Mengingat Bupati Fandi Ahmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah baru dilantik Gubernur Jawa Timur, sekitar 11 hari yang lalu.


Seperti yang diungkap Gus Yani katanya, kami baru dilantik Gubernur Jawa Timur pada 26 Pebruari 2021.


“Kami mohon dukungan untuk mensukseskan program Nawa Karsa untuk menuju tatanan Gresik baru. Kami ingin memulai gerakan ini dari desa. Untuk itu kami ingin memperbaiki tatanan masyarakat desa. Kami mohon kepada seluruh Kepala Desa untuk selalu mengupdate jumlah masyarakat miskin di desanya masing-masing” pinta Gus Yani.


Dia juga menyatakan akan memberikan fasilitas yang sama seperti yang ada di kota, baik itu fasilitas layanan internet, fasilitas kesempatan layanan pekerjaan, maupun fasilitas kesehatan melalui BPJS.


“Kepada para Kades dan Camat, kami ajak anda untuk bekerja lebih keras, cepat dengan menciptakan berbagai strategi dan kreatifitas. Kami mohon anda semua untuk bisa memperikan penyederhanaan birokrasi sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan layanan dan ayem tentrem” tandas Bupati saat memberikan sambutan.



Pada gelaran upacara kali ini, sengaja Bupati mengundang banyak seniman tradisional maupun seniman seni kreasi baru, Bermacam tarian ditampilkan mulai dari gelaran berbagai kelompok Pencak Macan, tari jaranan yang sudah dikolaberasi dengan tarian khas Gresik, ada gelaran nada dan Sholawat, serta aneka macam tarian kreasi baru yang dimainkan para kawula muda Gresik.


“Gresik kaya Budaya, kami menghimbau para Camat dan Lurah, agar selalu ingat kepada para seniman Gresik apabila punya kegiatan. Disini kami sebagai pemimpin tak hanya memerintah, tapi kami ingin memberikan contoh agar sesuatu yang baik disini bisa diikuti oleh Camat dan Kepela Desa” papar Gus Yani.


Pada akhir gelaran, Bupati dan Wakil Bupati Gresik melaksanakan potong tumpeng yang disaksikan oleh Seluruh anggota Forkopimda yang tampak hadir semua pada kegiatan kali ini.


Dua orang Kepala Desa muda yang merupakan saudara kembar mendapat kehormatan potongan tumpeng Bupati Gus Yani, dan Wakil Bupati Ning Min.


Suwoto Kepala Desa Sidoraharjo bersama saudara kembarnya Suwandi Kepala Desa Lampah, keduanya dari Kecamatan Kedamean mengaku bangga mendapat kehormatan menerima potongan tumpeng dari Bupati Milenial tersebut. Suwoto dan Suwand keduanya yang berusia 40 tahun menyatakan bangga dengan Gus Yani Bupati.


“Kami sama-sama orang muda merasakan betul bagaimana tantangan menjadi seorang pemimpin. Kami merasa sangat bersamangat ketika berada di tengah masyarakat. Kerana kami saudara kembar, tentu kami selalu bertemu dengan saudara kembar saya dan selalu bercerita setiap agenda dan kegiatan yang kami lakukan”. Kata keduanya.


Kades Kembar yang wilayahnya hanya berjarak 4 kilometer ini mengaku, dalam menjalankan pemrintahan didesanya tidak sama persis dengan desa saudaranya.


“Masyarakat kami berbeda tentu ada perbedaan dalam menjalankan roda kepemimpinan” ungkapnya. (KSN)


Kepincut Setigi, Kick Andy Undang Kades Abdul Halim

Kades Sekapuk Abdul Halim Bersama Kick Andy Di Studio MetroTV Jakarta.  GRESIK - gerbangnusantaranews.com Kades Sekapuk Abdul Halim lagi-la...