Gerbang Nusantara News

Sosial Politik

PENDIDIKAN

WISATA

Foto

Video

16 Agustus 2026

Masyarakat Dusun Gesing Desa Kalipadang Kompak Gelar Jalan Sehat Semarak HUT ke-81 RI


Gresik, Gerbangnusantaranews.com
 

Semangat kebersamaan masyarakat Dusun Gesing, Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, patut diapresiasi. 

Hal itu tampak jelas saat warga berbondong-bondong mengikuti Jalan Sehat Semarak HUT ke-81 RI pada Minggu, 16 Agustus 2026. 

Start dan finish kegiatan dipusatkan di Dusun Gesing dengan rute melintasi Dusun Kalimoro, jalan desa Kedungrukem, serta jalur lingkungan dusun.

Acara diawali dengan senam ceria bersama yang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat, baik pria maupun wanita, tua maupun muda. 

Panitia pelaksana menyiapkan ratusan hadiah menarik yang diundi setelah jalan sehat, menambah semarak suasana kebersamaan.

VIDEO KEGIATAN 

Perwakilan panitia, Susi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, masyarakat, serta para donatur yang telah mendukung suksesnya acara. 

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kekompakan warga sekaligus mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Suryo Wibowo, yang juga mewakili panitia dan Kepala Dusun, memberikan apresiasi kepada semua pihak, termasuk donatur dari dalam maupun luar dusun. 

Ia berpesan agar peserta tetap menjaga keselamatan diri dan keluarga, terutama anak-anak, mengingat rute melewati jalan raya.

“Mari kita terus kompak, saling bersinergi, dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif,” ujar Suryo Wibowo.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga simbol persatuan dan semangat gotong royong warga Dusun Gesing dalam merayakan kemerdekaan Republik Indonesia.(WLO)

18 Kader NU Kedamean Raih Beasiswa Rp112,3 Juta, Teguhkan Investasi Kaderisasi



Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com Sebanyak 18 kader Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Kedamean menerima Beasiswa Kader NU senilai total Rp112,3 juta. 

Program yang digagas NU CARE-LAZISNU MWCNU Kedamean ini menjadi bagian dari ikhtiar memperluas akses pendidikan sekaligus meneguhkan kaderisasi melalui program NU CARE-Cerdas.Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis di Kantor MWCNU Kedamean, Sabtu (15/08), dengan dukungan kolaborasi Universitas Islam Al Azhar Gresik (UIZ) dan PKBM Lestari Kedamean. 

Beasiswa diberikan untuk jenjang S1 dan S2, dipandang bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan investasi jangka panjang bagi lahirnya kader berkapasitas akademik sekaligus berkomitmen pengabdian.

Ketua LAZISNU MWCNU Kedamean, Achmad Ali, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai instrumen membangun kualitas kader. “Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan biaya pendidikan. 

Kami berharap penerima memiliki kapasitas akademik yang baik sekaligus tetap berkhidmat bagi masyarakat,” ujarnya.

Para penerima ditargetkan menjaga IPK minimal 3,0 serta aktif dalam kegiatan NU di tingkat lokal. Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedamean, Abd. Wakid, menambahkan bahwa kesempatan belajar harus diiringi semangat memberi manfaat. 

“Semoga beasiswa ini menjadi jalan bagi kader untuk terus berkembang dan berkhidmat kepada NU,” katanya.Kolaborasi dengan PKBM Lestari memberi fleksibilitas pembelajaran melalui kombinasi daring dan tatap muka. Sementara Wakil Rektor I UIZ Gresik, Rahmad Rudianto, memastikan perkuliahan dilaksanakan Jumat–Minggu dengan pendaftaran terbuka hingga Oktober. “UIZ terbuka untuk semua golongan sehingga semua memiliki kesempatan berkuliah,” ujarnya.

Total Rp112,3 juta yang disalurkan menjadi komitmen NU CARE-LAZISNU MWCNU Kedamean dalam membangun ekosistem pendidikan dan kaderisasi. 

Program ini diharapkan melahirkan kader berkompetensi, mandiri, dan peduli sosial—menjadikan beasiswa sebagai investasi jangka panjang: pendidikan yang melahirkan kader, kader yang memberi manfaat, dan manfaat yang kembali tumbuh bagi masyarakat.(ra)

15 Agustus 2026

Satgas TMMD 129 dan Warga Desa Tlemang Wujudkan Tandon Irigasi untuk Produktivitas Pertanian

Lamongan, GNN gerbangnusantaranews.com  

Semangat gotong royong dan kerja keras ditunjukkan prajurit Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan bersama warga Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang. 

Demi menjamin pasokan air bagi lahan pertanian, mereka berhasil menuntaskan pembangunan tandon air dan saluran irigasi sebagai salah satu sasaran fisik utama TMMD tahun ini.

Pembangunan sarana irigasi ini dirancang untuk mengatasi kendala pengairan yang kerap dialami petani, terutama saat musim kemarau. 

Kehadiran tandon irigasi diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan hasil panen daerah

.Di lokasi pengerjaan, deru mesin cor berpadu dengan semangat kebersamaan prajurit dan masyarakat. Material batu, semen, dan pasir diangkut secara bertahap menuju titik tandon, lalu diproses mulai dari penggalian fondasi, pengecoran dinding penampung air, hingga penataan saluran distribusi menuju persawahan warga.

Komandan Kompi Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung sektor pertanian perdesaan. “Pembangunan tandon dan saluran irigasi ini adalah bentuk nyata dukungan Satgas TMMD 129 bagi petani Desa Tlemang. 

Kami ingin memastikan struktur yang kokoh agar mampu mengatasi masalah pengairan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Keberhasilan pembangunan ini disambut penuh syukur oleh masyarakat. Pak Partono, salah seorang petani, menyampaikan rasa terima kasih mendalam: “Dulu kami sering kesulitan air untuk sawah. 

Dengan adanya tandon dan saluran irigasi baru, kami tidak perlu khawatir lagi. Terima kasih TNI, kerja keras ini sangat berarti bagi masa depan pertanian kami.

”Melalui penuntasan proyek ini, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan membuktikan dedikasi nyata dalam membangun infrastruktur pertanian sekaligus memperkuat Kemanunggalan TNI dengan rakyat demi kesejahteraan masyarakat desa.(red)

11 Agustus 2026

Kecamatan Benjeng Kokohkan Persatuan Lewat Jalan Sehat Semarak HUT ke-81 RI


Gresik, gerbangnusantaranews.com 

Semangat kebersamaan dan persatuan tampak nyata di Kecamatan Benjeng saat ribuan warga mengikuti Jalan Sehat Semarak HUT ke-81 RI pada Senin, 10 Agustus 2026. Acara yang dipusatkan di lapangan olahraga Desa Bulurejo ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi lintas elemen masyarakat.

Dalam apel pemberangkatan peserta, Sekretaris Camat Benjeng, Sudarmanto, yang mewakili Camat Nurul Fuad, menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia, peserta, serta para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan dengan menyediakan doorprize dan fasilitas lainnya. 

Ia menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkokoh persatuan.

“Perayaan ini adalah wujud nyata kebersamaan. Tua-muda, pria-wanita, semua bisa kompak dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta suasana guyub rukun,” ujar Sudarmanto.

Peserta jalan sehat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai pemerintahan kecamatan, perangkat desa, guru dan siswa dari seluruh lembaga pendidikan, hingga masyarakat umum. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat di tengah masyarakat Benjeng.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi untuk menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih. 

Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga sehingga masyarakat tetap sehat, rukun, dan sejahtera. (WLO)

26 Juli 2026

RT 03 RW 01 Patra Raya Rosewood Cerme Gresik Berbenah dan Bersolek, Siap Meriahkan HUT Ke 81 RI


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 

03 RW 01 Patra Raya Rosewood Blok H, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, tengah bersiap meriahkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Kesiapan ini diawali dengan rapat warga yang kemudian diwujudkan melalui kerja bakti pada Minggu, 26 Juli 2026. 

Seluruh warga bergotong royong membersihkan lingkungan, mempercantik jalan dengan pengecatan, serta memasang bendera merah putih dan umbul-umbul sebagai simbol semangat nasionalisme.

Ketua RT 03, Syaputro Heru, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat warga dan bagian dari agenda resmi menyambut HUT Ke 81 RI. 

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia, masyarakat, donatur, serta semua pihak yang mendukung rangkaian kegiatan. 

“Saya berharap warga RT 03 RW 01 terus kompak, guyub rukun, serta bahu membahu memajukan wilayah kita, Mari kita jaga kebersihan, keamanan, serta persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

VIDEO KEGIATAN 

Sementara itu, Ketua Panitia, Abdul Rouf, menambahkan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. 

Ia berpesan agar generasi muda meneruskan semangat perjuangan yang telah digagas para penggerak saat ini. 

“Jangan pernah melupakan sejarah, karena ini wujud penghormatan kita kepada para pejuang kemerdekaan,” tegasnya. 

Ia juga mengajak warga untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan sesuai bidang masing-masing, termasuk bersama-sama membangun RT 03.

Adapun Rangkaian Kegiatan HUT ke-81 RI di Rosewood antara lain 

- Kerja Bakti Warga: Membersihkan dan mempercantik lingkungan

- Aneka ragam lomba untuk anak anak 

- Tasyakuran: Doa bersama seluruh warga 

- Senam Pagi Kebugaran bersama warga dan Jalan Sehat

20 Juli 2026

Sinergi Pemerintah dan Warga: Komsos Kebungson Dorong Kepedulian Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Kelurahan Kebungson menggelar kegiatan komunikasi sosial (Komsos) pada Minggu (19/7/2026) sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan, aparat kewilayahan, masyarakat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (BBK) 8 Universitas Airlangga. 

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kepedulian lingkungan dan pemberdayaan potensi ekonomi lokal.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kelurahan Kebungson, M. Fither Kuntajaya, ST., MM., C.LM., bersama Babinsa Serka Khoirul Anam, Danru Satlinmas Mulyono, serta mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga. Rombongan menyasar sejumlah titik di RW 1, RW 2, dan RW 3, termasuk kawasan Jalan KH. Kholil dan Jalan Nyai Ageng Arem-Arem. 

Mereka berdialog langsung dengan warga, meninjau aktivitas ibu-ibu pengrajin songkok sebagai potensi ekonomi unggulan, serta mengecek kondisi sanitasi lingkungan untuk memastikan kebersihan dan kesehatan tetap terjaga.Menurut Kepala Kelurahan Kebungson, komunikasi sosial menjadi sarana efektif membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah warga, mendengarkan aspirasi secara langsung, sekaligus melihat potensi yang dapat dikembangkan, termasuk usaha pengrajin songkok yang menjadi kebanggaan Kebungson. Sanitasi lingkungan juga menjadi perhatian bersama agar kualitas hidup masyarakat terus meningkat," ujarnya.

Pendamping mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga, Ibu Herdina Indrijati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menambahkan bahwa komunikasi sosial yang humanis mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan.

"Ketika pemerintah, aparat, akademisi, dan warga saling berdialog, akan tumbuh semangat gotong royong, kepedulian terhadap kesehatan lingkungan, serta pemberdayaan potensi lokal secara berkelanjutan," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah kelurahan, TNI, Satlinmas, perguruan tinggi, dan masyarakat semakin erat dalam mewujudkan Kelurahan Kebungson yang bersih, sehat, aman, serta memiliki ketahanan sosial yang kuat.(red)

17 Juli 2026

FOZ Jawa Timur Mantapkan Strategi Semester II 2026, Fokus pada Penguatan SDM Amil dan Kolaborasi BerdampakNarasi



SURABAYA, GNN gerbangnusantaranews.com
 

Forum Zakat (FOZ) Jawa Timur menggelar Rapat Evaluasi Semester I sekaligus merumuskan strategi pelaksanaan program untuk Semester II Tahun 2026. 

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Brilian Surabaya, Kamis (16/7/2026), dihadiri seluruh Pengurus Harian FOZ Jawa Timur sebagai bentuk konsolidasi guna memperkuat gerakan zakat di wilayah ini.

Rapat dipimpin Sekretaris Wilayah FOZ Jawa Timur, M. Syafii, yang memandu evaluasi capaian program enam bulan pertama serta diskusi arah kebijakan organisasi untuk sisa tahun berjalan.

Agenda strategis yang dibahas meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) amil, pendampingan bagi Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) baru, penguatan sinergi melalui program Kompak Berdampak, serta optimalisasi media dakwah dan publikasi di masing-masing OPZ anggota FOZ Jawa Timur.

Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa Forum Organisasi Zakat Daerah (FOZDA) menjadi ujung tombak penguatan gerakan zakat di tingkat kabupaten/kota. Kehadiran FOZDA diharapkan memperluas kolaborasi antar-OPZ sekaligus mempercepat lahirnya program pemberdayaan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua FOZ Jawa Timur, Ziyad, menekankan bahwa evaluasi semester pertama menjadi momentum penting untuk mengukur capaian sekaligus memperbaiki langkah organisasi agar lebih efektif pada semester berikutnya.“Alhamdulillah, ini bagian dari komitmen kita menghadirkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. 

Evaluasi kinerja semester pertama menjadi pijakan agar pada semester kedua kita semakin baik dalam mengeksekusi program yang telah dirancang,” ujarnya.

Ziyad menambahkan, tantangan pengelolaan zakat ke depan menuntut kolaborasi yang semakin erat, baik di internal FOZ maupun bersama para pemangku kepentingan.“Kami akan terus menguatkan kolaborasi dengan berbagai stakeholder, sekaligus menciptakan iklim perjuangan yang solid di internal FOZ Jawa Timur. 

Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang menjadikan Forum Zakat sebagai rumah besar gerakan zakat,” tuturnya.

Melalui evaluasi berkelanjutan dan perencanaan matang, FOZ Jawa Timur optimistis dapat memperkuat kapasitas amil, memperluas kolaborasi lintas lembaga, serta menghadirkan program-program yang semakin berdampak bagi masyarakat sepanjang Semester II Tahun 2026.(ra)

13 Juli 2026

Media Peduli Bangsa Salurkan Bantuan Alat Bantu Jalan untuk Lansia


JAKARTA. GNN gerbangnusantaranews.com 
Menjelang Hari Ulang Tahun ke-6 pada Oktober 2026, Media Peduli Bangsa menyalurkan bantuan berupa alat bantu jalan kepada para lansia dan masyarakat yang membutuhkan.

Pemimpin Redaksi Media Peduli Bangsa, Agnes Novelia Lokasasmita atau akrab disapa Novie, menyerahkan langsung walker, tongkat jalan, dan tongkat lipat kepada penerima manfaat. Bantuan ini ditujukan bagi lansia maupun individu dengan kondisi kesehatan tertentu.

"Semoga bantuan sederhana ini benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran. Ini adalah bentuk kepedulian kami dalam rangka menyambut HUT Media Peduli Bangsa yang ke-6," ujar Novie saat ditemui pada Minggu, 12 Juli 2026.

Penyaluran dilakukan oleh tim pedulibangsa.co.id kepada lansia yang mengalami patah tulang, stroke, maupun penderita diabetes dengan luka kaki. 

Kriteria utama penerima adalah mereka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas, sehingga bantuan dapat tepat sasaran.

Dengan mengusung moto Edukasi, Peduli, dan Berbagi, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap sesama. 

Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban warga kurang mampu sekaligus mempererat tali silaturahmi."Kami berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Semoga program kepedulian ini bisa menjadi contoh dan menginspirasi banyak pihak untuk saling berbagi," tambah Novie.(nov)

04 Juli 2026

Tasyakuran Desa Dapet: Doa Bersama dan Pelestarian Budaya Leluhur


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com
  Suasana khidmat menyelimuti acara Tasyakuran dan Doa Bersama yang digelar oleh Panitia Tasyakuran Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, pada Kamis (02/07/2026) malam di kompleks Makam Mbah Ronggo.

Kegiatan yang dimulai selepas salat Isya ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari Kepala Desa Dapet Siswadi beserta jajaran perangkat desa, BPD, RT/RW, PKK, Linmas, Karang Taruna, para kader desa, hingga masyarakat umum. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Wongso Negoro, serta sejumlah paguyuban dan tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Kepala Desa Dapet Siswadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ungkapan syukur, tetapi juga sarana bermunajat kepada Allah SWT agar masyarakat Desa Dapet senantiasa diberi kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan. 

Siswadi juga menekankan pentingnya melestarikan budaya serta menjaga peninggalan leluhur sebagai bagian dari identitas generasi penerus.

Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Ketua DPRD Gresik Wongso Negoro, dengan harapan dukungan kebijakan dan pembangunan dapat terus diberikan, termasuk pengembangan kawasan Makam Mbah Ronggo. 

Ia menambahkan bahwa dukungan tidak hanya datang dari warga sekitar, tetapi juga dari masyarakat Desa Dapet yang berada di luar daerah, bahkan hingga Malaysia.


Dalam kesempatan tersebut, Siswadi juga menyampaikan penghargaan atas jasa Almarhum Abah Suroso selaku pemakarsa pembangunan Makam Mbah Ronggo. 

Ia menuturkan bahwa keberadaan makam ini menjadi simbol penting bagi masyarakat Desa Dapet dalam menjaga warisan leluhur. 

Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada istri Mas Ali Bintoro beserta keluarga yang turut hadir dalam acara. 

Mas Ali Bintoro disebut sebagai putra Desa Dapet yang meski kini tidak lagi tinggal di desa, tetap memikirkan kemajuan tanah kelahirannya. Bahkan, acara malam hari itu merupakan ide beliau bersama Pemerintah Desa Dapet.

Tak lupa ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Hj. Fatimah istri Mendisng Abah Suroso yang rutin membantu pembangunan area situs Mbah Ronggo.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Wongso Negoro yang juga Ketua DPD Golkar Gresik, memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kegiatan doa bersama sekaligus pelestarian budaya leluhur merupakan pembelajaran berharga bagi generasi penerus. 

Ia menekankan bahwa warisan leluhur bukan hanya berupa wilayah, tetapi juga budaya dan adat istiadat yang memiliki nilai spiritual dan mental. 

Wongso Negoro juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian serta pengembangan kawasan Mbah Ronggo, baik melalui kebijakan maupun pembangunan infrastruktur.

Acara tasyakuran ditutup dengan ramah tamah dan sarasehan, di mana masyarakat dan tokoh yang hadir saling berbincang santai, mempererat kebersamaan, serta meneguhkan komitmen menjaga tradisi dan budaya desa.(wlo)

01 Juli 2026

Bupati Gresik Cup 2026 siap Digelar, Ajang Strategis Cetak Atlet Menuju Porprov Jatim 2027


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Semangat membangun prestasi olahraga di Kabupaten Gresik terus bergelora. Ajang kompetisi olahraga tertinggi tingkat kabupaten, Bupati Gresik Cup 2026, dipastikan siap digelar sebagai langkah strategis menjaring sekaligus mempersiapkan atlet terbaik menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 di Surabaya.

Event tahunan ini akan diikuti ratusan atlet pelajar dari seluruh kecamatan di Gresik dan diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga prestasi di Kota Pudak.Menjelang pelaksanaan, KONI Kabupaten Gresik selaku penyelenggara terus mematangkan persiapan, termasuk melalui rapat koordinasi bersama cabang olahraga dan institusi terkait yang berlangsung di Ruang Putri Mijil, Pendopo Bupati Gresik, Rabu (1/7/2026). 

Agenda pembukaan dijadwalkan pada 20 Juli 2026.Ketua Umum KONI Gresik, dr. Anis Ambiyo Putri, menegaskan bahwa kompetisi ini akan berlangsung hampir tiga pekan, mulai 20 Juli hingga 9 Agustus 2026, dengan mempertandingkan empat cabang olahraga: futsal, sepak bola, bola voli, dan pencak silat.

“Bupati Gresik Cup bukan sekadar turnamen tahunan, melainkan wadah strategis untuk mengukur kemampuan sekaligus mencari bibit atlet potensial yang nantinya diproyeksikan memperkuat kontingen Gresik di berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Selain menjadi ajang pembinaan, kompetisi ini juga diharapkan menjadi sarana silaturahmi antar atlet dan klub, sekaligus menumbuhkan budaya sportivitas. KONI Gresik menegaskan komitmennya untuk terus menggelorakan semangat olahraga prestasi di kalangan generasi muda.

Dengan pembinaan berkelanjutan dan kompetisi yang sehat, Kabupaten Gresik optimistis mampu melahirkan atlet-atlet terbaik dari desa-desa yang siap mengharumkan nama daerah pada Porprov X Jawa Timur 2027 dan panggung nasional.(wan)


30 Juni 2026

Workshop Petani Organik Pati Raya: Meneguhkan Kemandirian Pangan, Merawat Alam, Menyelamatkan Bumi


Kudus, GNN gerbangnusantaranews.com 
Semangat membangun pertanian sehat, mandiri, dan ramah lingkungan terus bergelora di kalangan pegiat organik. Lebih dari 30 petani yang tergabung dalam Kelompok Persaudaraan Petani Pati Raya di bawah koordinasi Koperasi Karya Kita Jaya mengikuti workshop bertema “Pola Organik dalam Upaya Penyelamatan Bumi.

”Kegiatan berlangsung di Resto Kirana, Peganjaran, Jalan Lingkar Kudus sebuah kawasan yang dulunya lapangan futsal, kini disulap menjadi resto modern sekaligus pusat edukasi wisata dan oleh-oleh khas Kudus. Suasana asri dan nyaman menjadikan tempat ini wadah ideal untuk berbagi ilmu, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat kolaborasi para pegiat pertanian organik.

Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Idul Yatama sekaligus menyambut Hari Tani Nasional. Momentum ini dimaknai sebagai peneguhan komitmen membangun kemandirian pangan dan menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pertanian organik.

Hadir sebagai mentor, Rochmad Taufiq Alumnus BSM Angkatan 37 sekaligus Koordinator Pondok Literasi Alam BG Farm Kudus bersama Mr. Shireng, Alumnus BSM Angkatan 40. Dalam pemaparannya, Taufiq menekankan bahwa keberhasilan bertani organik lebih ditentukan oleh karakter pelakunya daripada besarnya modal.

"Kunci sukses bertani organik adalah konsisten, tekun, setia, disiplin, dan bertanggung jawab. Jika ikhtiar dilakukan secara istiqamah serta mengikuti SOP yang terbukti, peluang keberhasilan sudah di depan mata," tegasnya.Ia juga mengangkat kisah inspiratif Aman Surya, Alumnus BSM Angkatan 41 sekaligus Ketua Koperasi Karya Kita Jaya. 

Berawal dari 10 ekor ayam betina dan 1 ekor jantan, dalam delapan bulan usahanya berkembang menjadi ratusan ayam Kuntara yang sehat berkat kedisiplinan menjalankan SOP peternakan organik.

Menurut Taufiq, filosofi utama pertanian organik adalah belajar dari alam. Hampir tidak ada limbah, karena setiap bahan di sekitar tanaman dapat dimanfaatkan sebagai nutrisi maupun obat alami. Telur busuk, misalnya, dapat difermentasi bersama air kelapa dan gula menjadi nutrisi tanaman; sementara rumput di sekitar lahan bisa dijadikan mulsa sekaligus pupuk organik.

"Jika kita mau belajar dari alam, maka alam akan mengajarkan banyak solusi," jelasnya.Workshop berlangsung interaktif dengan diskusi seputar pembuatan pupuk organik, probiotik, nutrisi tanaman, peternakan terpadu, hingga strategi membangun usaha pertanian berkelanjutan. 

Peserta datang dari berbagai daerah, seperti Blora, Rembang, Kudus, Pati, dan Jepara.Melalui kegiatan ini diharapkan lahir semakin banyak petani organik yang mampu memanfaatkan sumber daya lokal, mengurangi ketergantungan pada bahan kimia, serta membangun kemandirian pangan berbasis potensi desa. 

Semangat kebersamaan yang terbangun menjadi bukti bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari langkah sederhana: belajar, berbagi ilmu, mengolah limbah menjadi berkah, dan menerapkan pertanian organik secara konsisten.Dari Pati Raya, gerakan ini diharapkan menjalar lebih luas demi terwujudnya pertanian sehat, masyarakat sejahtera, dan bumi yang lestari.

Salam Satu Bumi. Go Green. Jaga Bumi, Lestarikan Alam.(k-rt)

28 Juni 2026

Tumpeng Nasi Krawu Pecahkan Rekor MURI, KWGe Angkat Kuliner Gresik ke Panggung Dunia


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com 
Ribuan masyarakat tumpah ruah di Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, menyaksikan kemeriahan Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 yang digelar Komunitas Wartawan Grisse (KWGe) dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN). 

Hajatan tahunan ini bukan sekadar pesta kuliner, melainkan momentum bersejarah yang berhasil mengangkat identitas budaya Gresik ke level dunia.Puncak acara ditandai dengan penobatan Tumpeng Nasi Krawu sebagai rekor dunia oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Sebanyak 3.000 porsi nasi krawu disusun menyerupai gunungan setinggi lima meter, menjadikannya simbol kebersamaan sekaligus pencapaian monumental bagi insan pers Gresik.

Ketua KWGe, Miftahul Arif, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Festival kali ini benar-benar istimewa. Berkat kerja keras dan kekompakan seluruh anggota KWGe, Tumpeng Nasi Krawu berhasil mencetak rekor MURI. Ini persembahan kami untuk masyarakat Gresik,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Ia menambahkan, proses penilaian MURI berlangsung sangat ketat sehingga membutuhkan dedikasi penuh dari panitia. “Alhamdulillah, berkat semangat dan loyalitas semua pihak, rekor dunia ini akhirnya bisa diraih,” terangnya.Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan KWGe. 

Menurutnya, nasi krawu bukan sekadar kuliner, melainkan identitas budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Gresik. “Capaian ini membuktikan bahwa nasi krawu adalah warisan budaya yang layak dibanggakan. Semoga rekor MURI ini menjadi spirit untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM,” ungkapnya.

Sebagai catatan, nasi krawu merupakan hidangan tradisional khas Gresik yang terdiri dari nasi putih pulen, suwiran daging sapi, jeroan, serundeng kuning dan merah, serta sambal terasi atau petis. 

Hidangan ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kemendikbudristek RI.Festival kali ini juga dihadiri Wakil Bupati Gresik Ashluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, serta jajaran OPD dan mitra KWGe. Kehadiran mereka menambah semarak acara yang sekaligus meneguhkan posisi nasi krawu sebagai ikon kuliner dan budaya Gresik di mata dunia.(TelisikHati/red)

EKBIS

POTRET DESA

TNI