Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar di Gresik
Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com Suasana Gressmall Gresik berubah semarak dengan hadirnya ratusan pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur yang mengikuti ajang Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran. Kegiatan yang berlangsung dua hari, 9–10 April 2026, resmi dibuka oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.
Dalam sambutannya, Bupati Yani menekankan pentingnya menghadirkan kembali ruang kompetisi intelektual seperti cerdas cermat untuk menumbuhkan semangat belajar generasi muda.
“Kita rindu momentum seperti ini. Anak-anakku sekalian, terus belajar. Jangan takut mencoba. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki mental kuat dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan era digital, khususnya penggunaan game online dan media sosial yang berpotensi mengganggu fokus belajar. Pemerintah, lanjutnya, tengah membahas aturan pembatasan agar anak-anak tetap terarah pada kegiatan positif.
Tahun ini, kompetisi terasa lebih meriah karena peserta tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga dari Lamongan, Surabaya, Mojokerto, Pamekasan, Malang, dan Sidoarjo. Pemerintah daerah berkomitmen mendampingi para juara untuk melangkah ke ajang yang lebih tinggi.
S. Hariyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memotivasi siswa agar lebih semangat belajar, berpikir kritis, serta membangun karakter.
“Kompetisi ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas: Gress of Champion diikuti 140 tim, sedangkan Gebyar Tahfidz Quran diikuti 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP se-Jawa Timur.
General Manager Gressmall Gresik, Eric Pramono Bangun, menyampaikan kebanggaannya bisa mendukung kegiatan positif ini.
“Kami bangga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Harapannya, Gressmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda berprestasi,” ujarnya. (alf)











