Gerbang Nusantara News

Sosial Politik

PENDIDIKAN

WISATA

Foto

Video

20 April 2026

Resmi Bergulir: Kepala Desa Cup III Mojosarirejo Jadi Pusat Prestasi Voli Gresik


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com
  Antusiasme pecinta olahraga voli di Kabupaten Gresik memuncak pada Sabtu malam (18/4/2026) dengan dibukanya Turnamen Bola Voli Kepala Desa Cup III di Lapangan Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo. Ajang tahunan ini kembali menjadi magnet bagi masyarakat sekaligus wadah pembinaan atlet lokal berbakat.

Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran tokoh penting, di antaranya Ketua KONI Gresik dr. Anis Ambiyo Putri, Camat Driyorejo Muhammad Amri, Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram, serta Danramil Driyorejo Kapten Inf Nur Khamim.  

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mojosarirejo Sukendah, S.H. menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan sarana pembinaan karakter generasi muda.  

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir bibit-bibit atlet voli berprestasi sekaligus memperkuat kebersamaan antar desa dan klub voli,” ujarnya.

Turnamen edisi ketiga ini mempertandingkan tiga kategori utama: Gala Desa dengan 32 tim, Club Putra dengan 16 tim, dan Club Putri dengan 8 tim. Panitia juga menghadirkan kebijakan “Bebas Bon 3” khusus kategori Gala Desa untuk meningkatkan kualitas permainan dan sportivitas.  

Ketua KONI Gresik dr. Anis Ambiyo Putri memberikan apresiasi atas konsistensi Desa Mojosarirejo dalam menggelar turnamen ini. Menurutnya, Kepala Desa Cup menjadi wadah penting bagi pematangan mental dan pengalaman bertanding atlet muda Gresik.  

Turnamen yang berlangsung hingga 23 Mei 2026 ini menawarkan total hadiah Rp117 juta beserta trofi, menjadikannya salah satu kompetisi voli paling bergengsi di tingkat kabupaten. Dengan servis perdana yang resmi dilakukan malam ini, Desa Mojosarirejo pun menjadi pusat perhatian olahraga voli Gresik selama sebulan penuh, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dan mempererat silaturahmi antarwarga. (yan)

Pesan Jaksa Agung Burhanuddin di Malam Puncak Anugerah ABPEDNAS Jaga Desa Awards 2026: Teguhkan Transparansi dan Integritas Desa


Jakarta, GNN gerbangnusantaranews.com 
Malam puncak Anugerah Jaga Desa Awards 2026 menjadi momentum penting bagi Kejaksaan RI bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dalam meneguhkan komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Ajang ini digelar di Grand Ballroom Jakarta, Minggu (19/4), dengan dihadiri tokoh nasional, pejabat kementerian, serta jajaran aparat kejaksaan.

Program unggulan “Jaksa Garda Desa” (Jaga Desa) dinilai berhasil membantu pemerintah desa memperkuat tata kelola keuangan, meminimalisir keterbatasan SDM, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.  

Acara turut dihadiri utusan khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, yang menyampaikan apresiasi atas peran ABPEDNAS dalam mendukung pengawasan dan pendampingan program pemerintah di tingkat desa.  

“ABPEDNAS memiliki tujuan luar biasa. Saya melihat lembaga ini bisa ikut mendampingi pemerintah untuk mengawasi program kunci,” ujarnya, sembari mengajak ABPEDNAS berperan aktif menjaga stabilitas sosial bersama Kejaksaan Agung dan Polri.

Sementara itu, Jaksa Agung RI Prof. DR. ST. Burhanuddin menegaskan pesan moral kepada jajaran aparat kejaksaan agar senantiasa membina pemerintahan desa dan mencegah praktik tercela, khususnya korupsi.  

“Jika ada hal yang demikian, wajib hukumnya kalian melakukan pembinaan pada pemerintah desa. Mintalah pertanggungjawaban kepada Dinas Pemberdayaan Desa bila ada kepala desa melakukan kegiatan yang tidak benar,” tegas Burhanuddin.

Malam puncak penghargaan ini juga dimeriahkan penampilan penyanyi Yuni Shara, serta penyerahan anugerah kepada sejumlah desa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu sorotan adalah kemenangan Aziz Fimansyah dari Desa Karangmangu, Cilacap, Jawa Tengah sebagai juara umum lomba film pendek “Jaksa Garda Desa”, yang mengangkat tema transparansi anggaran dan bahaya hoaks di desa.

Program Jaga Desa sendiri telah mendapat pengakuan nasional, dengan penghargaan khusus dari Kementerian Desa PDTT kepada Jaksa Agung Burhanuddin atas keberhasilan program ini dalam memperkuat tata kelola desa dan membangun kepercayaan publik.(hdr)

18 April 2026

Gresik Mantapkan Langkah Raih Juara Umum, MTQ XXXII Jadi Panggung Generasi Qurani


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Pemerintah Kabupaten Gresik resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII tingkat kabupaten tahun 2026 di Islamic Center Balongpanggang, Jumat (17/4). Ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat tradisi keagamaan sekaligus menyiapkan kafilah terbaik menuju MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan optimisme Gresik untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi, sebagaimana capaian gemilang sebelumnya.  

“Pada MTQ ke-31 tingkat provinsi Jawa Timur, Gresik berhasil meraih juara umum. Prestasi ini harus kita jaga sekaligus kita tingkatkan,” ujarnya.

Bupati Yani menekankan bahwa penyelenggaraan MTQ XXXII di Kecamatan Balongpanggang memiliki makna strategis. Selain sebagai bentuk pemerataan kegiatan, lokasi ini sekaligus memperkenalkan ikon baru Gresik kepada seluruh kafilah dari berbagai kecamatan.  

“Pelaksanaan di Balongpanggang ini juga bertujuan mengenalkan Islamic Center Masjid KH Robbach Ma’sum dan wisata edukasi digital Gresik Universal Science (GUS). Selepas MTQ nanti, para peserta bisa berkunjung kembali ke sini,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum memperkuat silaturahmi dan identitas religius masyarakat Gresik sebagai kota santri.  

“Tradisi ini harus terus kita jaga. Gresik adalah rumah bagi para santri dan penghafal Al-Qur’an, baik di wilayah utara maupun selatan,” tegasnya.

Bupati Yani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan generasi Qurani, khususnya para guru dan pembina yang istiqomah mendidik peserta didik. Ia berharap MTQ XXXII mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an.  

“Mudah-mudahan MTQ ini berjalan sukses, penuh berkah, dan kembali mengantarkan Gresik meraih juara umum di tingkat Jawa Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, melaporkan bahwa MTQ XXXII berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, dengan pusat kegiatan di Kecamatan Balongpanggang. Pembukaan dan penutupan digelar di Islamic Center Balongpanggang, sedangkan perlombaan dilaksanakan di 10 venue yang tersebar di wilayah tersebut.

MTQ tahun ini diikuti oleh 18 kecamatan dengan total 725 kafilah, terdiri dari 545 peserta, 90 official, dan 90 pembina. Selain itu, sebanyak 110 dewan hakim dan panitera turut mendukung kelancaran pelaksanaan.  

Terdapat tujuh cabang yang dilombakan, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifdzil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khath Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.(wlo)

17 April 2026

BNNK Gresik Kukuhkan Pramuka sebagai Agen Teman Sebaya Anti Narkoba


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com 
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik terus memperkuat barisan dalam memerangi peredaran gelap narkotika di kalangan generasi muda. Pada Rabu (15/04/2026), BNNK Gresik menggelar kegiatan Pendidikan Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Gresik bersama Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M).

Kegiatan ini diikuti oleh 10 anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Gresik beserta 2 pendamping, dengan tujuan mencetak agen perubahan yang tangguh di lingkungan sekolah dan komunitas. Selain materi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba), peserta juga mendapatkan pembekalan penting mengenai Resiliensi—kemampuan untuk bangkit dari tekanan, beradaptasi dengan perubahan, dan bertahan menghadapi kesulitan hidup tanpa terjerumus pada pelarian negatif seperti narkoba.

Tiga komponen utama resiliensi yang ditanamkan adalah:  

- Self-Regulation: kemampuan mengelola emosi dan dorongan diri agar tetap tenang di bawah tekanan.  

- Assertiveness: keberanian mengekspresikan diri dan berkata “Tidak” terhadap ajakan penyalahgunaan narkoba dengan tegas namun tetap sopan.  

- Reaching Out: keberanian meraih peluang baru, meminta bantuan, dan membangun jejaring sosial yang positif.  

Fokus utama pendidikan ini adalah mengubah pola komunikasi edukasi narkoba menjadi lebih cair, asik, dan relevan dengan tren masa kini. Peserta diharapkan mampu menyampaikan pesan anti-narkoba secara kreatif sekaligus merangkul teman sebaya yang menunjukkan gejala kecanduan dengan pendekatan humanis tanpa stigma.

Sebagai output nyata, seluruh peserta dikukuhkan sebagai “Remaja Teman Sebaya” yang akan menjadi mitra strategis BNNK Gresik, baik di media sosial maupun di lapangan. Mereka juga telah menyusun rencana aksi konkret yang akan segera dijalankan di sekolah masing-masing sebagai langkah preventif sistematis. BNNK Gresik berkomitmen memberikan supervisi berkala terhadap konten edukasi digital yang diproduksi Kwarcab Pramuka Gresik agar tetap akurat, kreatif, dan berdampak luas bagi generasi muda.

Sebagai bentuk keseriusan, kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BNNK Gresik dan Kwarcab Pramuka Kabupaten Gresik. MoU tersebut menjadi wujud komitmen nyata kedua belah pihak untuk melaksanakan program P4GN secara terpadu di lingkungan kepanduan.(yn)

15 April 2026

BNN dan MUI Gresik Resmi Berkolaborasi, Perkuat Pencegahan Narkoba Berbasis Keagamaan


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com 
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menjadi tonggak penting dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika melalui pendekatan keagamaan.  

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di Kantor BNN Gresik, Jl. Pahlawan No.1, turut dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkotika kepada seluruh Ketua MUI Kecamatan se-Kabupaten Gresik.  

Kepala BNN Kabupaten Gresik, AKBP Suharsi, SH., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran MUI. Ia menilai kerja sama ini sebagai semangat baru dalam memperluas edukasi bahaya narkoba.  

"Melalui pintu gerbang agama, pencegahan narkoba bisa menjangkau lebih luas. MUI hadir hingga tingkat kecamatan, sehingga informasi bahaya narkotika dapat tersampaikan secara efektif," tegasnya.  

Suharsi juga menekankan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba, dengan dampak kerusakan yang sangat besar, termasuk terhadap fungsi otak. Karena itu, BNN mengembangkan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBS) sebagai langkah pencegahan dan penanganan di tingkat lingkungan.  

"Kami berharap kerja sama ini melahirkan para Kiai dan Ibu Nyai yang mampu melakukan penyuluhan sekaligus pertolongan pertama bagi masyarakat yang terpapar," tambahnya.  

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik, Makmun, M.Ag., menyambut baik kerja sama ini dan menyebutnya sebagai cita-cita lama yang akhirnya terwujud.  

"Penyalahgunaan narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga moral dan sosial keagamaan. Para tokoh agama memiliki peran penting karena mereka mendampingi masyarakat setiap hari," ujarnya.  

Makmun menekankan bahwa forum-forum keagamaan seperti majelis taklim dan istighotsah dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarluaskan edukasi bahaya narkoba. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas Gresik sebagai kota wali dan kota santri di tengah derasnya arus industrialisasi.  

"Industrialisasi membawa tantangan besar, termasuk potensi penyalahgunaan narkoba. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membentengi masyarakat," jelasnya.  

Sebagai tindak lanjut, MUI menyatakan kesiapan mengoptimalkan jaringan kader yang dimiliki, seperti Kader Keluarga Bahagia dan Kader Penggerak MUI Desa, guna memperkuat sinergi dengan BNN.  

Dengan kolaborasi ini, BNN dan MUI Gresik berharap dapat menghadirkan gerakan pencegahan narkoba yang lebih menyentuh akar masyarakat, sekaligus memperkuat peran agama sebagai benteng moral di tengah tantangan zaman.  (Telisik Hati)

Masjid KH Robbach Ma’sum Siap Menjadi Pusat Syiar MTQ XXXII Kabupaten Gresik 2026


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com
Menjelang perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII tingkat Kabupaten Gresik, persiapan intensif terus digelar. Tahun ini, Masjid KH Robbach Ma’sum yang berdiri megah di kompleks Islamic Center Gresik, Kecamatan Balongpanggang, resmi ditunjuk sebagai tuan rumah utama pada 17–19 April 2026.

Sebagai ikon baru kebanggaan masyarakat Gresik, khususnya di wilayah selatan, Masjid KH Robbach Ma’sum menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kelancaran agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Gresik.  

Ketua Organ Pengelola Masjid KH Robbach Ma’sum, Drs. H. Mulyanto, M.M., mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan.  

"Kami merasa sangat bangga atas diselenggarakannya MTQ XXXII di Masjid KH Robbach Ma’sum. Karena ini merupakan hajat besar Pemerintah Kabupaten Gresik, otomatis kami juga merasa bertanggung jawab penuh untuk menyukseskan acara tersebut," ujarnya.  

Mulyanto menambahkan, pihak pengelola kini fokus menyiapkan sarana dan prasarana penunjang agar peserta dan pengunjung merasa nyaman.  

"Kami berkomitmen membantu menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan panitia, dengan selalu bersinergi bersama seluruh stakeholder terkait agar penyelenggaraan MTQ ini berjalan optimal," pungkasnya.  

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diprediksi akan menyedot antusiasme masyarakat. Selain menjadi ajang perlombaan seni baca Al-Qur’an, MTQ juga menjadi momentum syiar Islam sekaligus memperkenalkan potensi wisata religi di Balongpanggang.  

Pemerintah Kabupaten Gresik bersama panitia terus mematangkan koordinasi teknis, mulai dari pengaturan lokasi perlombaan, keamanan, hingga kenyamanan akses bagi para tamu undangan. Dengan dukungan penuh dari Masjid KH Robbach Ma’sum, MTQ XXXII diharapkan menjadi perhelatan yang berkesan dan membawa semangat baru bagi masyarakat Gresik. (sa)

14 April 2026

Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah: Pastikan Tepat Sasaran Hingga Tingkat Desa


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Pemerintah Kabupaten Gresik memperketat mekanisme verifikasi hibah daerah hingga ke tingkat desa. Langkah ini ditempuh untuk menutup celah salah sasaran dalam penyaluran bantuan sekaligus memastikan setiap hibah benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, 14 April 2026

Dalam Sosialisasi Kebijakan Hibah Daerah Tahun Anggaran 2026 yang digelar di lantai 4 Kantor Bupati Gresik 14 April 2026, Wakil Bupati Asluchul Alif menegaskan bahwa hibah tidak boleh sekadar menjadi formalitas penganggaran, melainkan harus tepat sasaran dan terukur manfaatnya.  

“Hibah harus menjawab kebutuhan riil masyarakat. Tidak boleh ada kesalahan, karena kalau sudah salah, tidak bisa diperbaiki di tengah jalan,” tegasnya.

Alif menjelaskan, penguatan verifikasi dimulai sejak tahap perencanaan. Setiap usulan wajib melalui proses berlapis, mulai dari Musrenbang desa dan kecamatan, forum perangkat daerah, hingga penginputan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Sistem ini sekaligus menutup ruang perubahan usulan di luar mekanisme resmi, sebagaimana menjadi catatan evaluasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada akhir 2025.  

Selain aspek administratif, seluruh usulan juga harus selaras dengan arah pembangunan daerah melalui Nawakarsa serta visi-misi kepala daerah 2025–2030. Dengan keterbatasan anggaran, Pemkab Gresik berani melakukan penyaringan ketat terhadap prioritas pembangunan, mengeliminasi usulan yang dinilai tidak mendesak atau minim dampak.  

“Kita harus berani memilih. Dengan anggaran terbatas, fokus kita pada program yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah satu penajaman terlihat pada sektor jalan lingkungan. Pemerintah mulai mengesampingkan pekerjaan dengan tingkat kerusakan rendah maupun yang tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas warga. Namun, komitmen jangka menengah tetap dijaga melalui program betonisasi jalan poros desa dan jalan lingkungan secara bertahap.  

“Kami ingin ke depan akses jalan di Kabupaten Gresik semakin baik dan merata. Ini target bertahap yang terus kami kejar,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik, Suprapto, menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi hingga level pelaksana di lapangan. Sebanyak 16 Kasi Kesra kecamatan dan 330 Kasi Kesra desa terlibat aktif, menjadi garda terdepan dalam memastikan proses verifikasi dan pengelolaan hibah berjalan sesuai ketentuan.(red)

13 April 2026

Sekcam Benjeng Sudarmanto, Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Layanan Masyarakat


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 

Sekretaris Camat (Sekcam) Benjeng, Sudarmanto, menegaskan pentingnya peningkatan kedisiplinan dan kualitas layanan masyarakat dalam setiap lini pemerintahan. Hal tersebut disampaikan saat dirinya bertindak sebagai pembina upacara pada Senin pagi di halaman Kantor Camat Benjeng, 13 April 2026.

Mewakili Camat Benjeng, Sudarmanto menekankan dua hal utama yang harus terus dijalankan oleh aparatur pemerintahan, baik di tingkat kecamatan maupun desa, yakni kedisiplinan dan pelayanan masyarakat. “Kita adalah abdi masyarakat. Dengan menegakkan kedisiplinan dan memberikan layanan terbaik, maka roda pemerintahan akan berjalan sesuai harapan bersama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu tolok ukur kedisiplinan adalah absensi pegawai. Saat ini, sistem absensi digital telah diterapkan sehingga dapat dipantau secara struktural oleh jajaran pemerintahan. Dengan penerapan sistem tersebut, diharapkan kedisiplinan aparatur semakin meningkat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

Lebih lanjut, Sudarmanto berharap apabila terdapat kendala, khususnya terkait penggunaan alat digital, maka segera dilakukan komunikasi dengan pihak terkait agar bisa segera ditangani. “Jangan menunggu masalah berlarut-larut. Segera sampaikan kendala agar ada tindakan cepat, sehingga pelayanan tetap berjalan lancar,” tegasnya.

Sudarmanto menutup amanatnya dengan mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk menjadikan kedisiplinan sebagai budaya kerja, demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik dan terpercaya, Ia juga mengingatkan bahwa disiplin datangnya dari diri sendiri dulu, baru bisa dalam kebersamaan.(wlo)

12 April 2026

Ki Muhajirin: Lestarikan Budaya dengan Visi Kreativitas


Balikpapan, GNN gerbangnusantaranews.com 

Pengurus Cabang Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Kota Balikpapan memperingati 66 tahun perjalanan Lesbumi dengan tema “Mengakar dalam Tradisi, Mendalam dalam Refleksi, Berdaulat dalam Kebudayaan.”  

Dalam momentum ini, Ketua Lesbumi PCNU Kota Balikpapan, Ki Muhajirin, menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya menjaga kebiasaan yang sudah mengakar di masyarakat. Menurutnya, budaya harus terus hidup melalui berbagai cara, baik lewat cerita lisan maupun pemanfaatan teknologi digital. “Digitalisasi bisa menjadi sarana efektif untuk menjaga keaslian budaya, baik dalam bentuk berita online maupun video kreatif,” ujarnya.  

Ki Muhajirin menekankan bahwa pelestarian budaya harus tumbuh seiring perkembangan zaman, bukan sekadar mengikuti tren yang selalu berubah. Dengan demikian, budaya dan peradaban tetap kokoh di tengah arus informasi global. Ia juga menambahkan, memasukkan ruh agama ke dalam budaya merupakan bagian dari syiar, sekaligus memperkuat nilai dakwah dalam kehidupan masyarakat.  

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa seni memiliki peran penting sebagai penjaga akar budaya. Karena itu, masyarakat perlu memberi ruang kebebasan dan dukungan bagi para seniman agar dapat menapaki setiap arah yang dituntun oleh visi kreatifnya.(wlo)

10 April 2026

Bupati Gresik Dukung Program Pangan Aman Terpadu, Dorong BBPOM Buka Klinik Layanan UMKM untuk Percepatan Izin Edar Produk


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menerima audiensi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya terkait program prioritas nasional Keamanan Pangan Terpadu. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Graita Eka Praja, Kamis (9/4/2026), dihadiri Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi beserta jajaran, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam paparannya, Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi menjelaskan bahwa program pangan aman terpadu merupakan langkah strategis nasional untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pangan hingga ke tingkat masyarakat. Program ini mencakup tiga komponen utama:  

1. Desa Pangan Aman – pembinaan desa agar mampu memproduksi dan mengawasi pangan secara mandiri dengan melibatkan kader pangan aman.  

2. Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas – pengawasan pangan segar dan olahan di pasar tradisional, disertai edukasi bagi pedagang dan pengelola pasar.  

3. Sekolah dengan PJAS Aman – peningkatan kualitas jajanan anak melalui pembinaan kantin sekolah serta edukasi bagi siswa, guru, dan pedagang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gresik menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program di Kabupaten Gresik. Ia menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk aktif berperan dalam menyukseskan program pangan aman terpadu.  

“Pemkab Gresik berkomitmen mendukung sepenuhnya kegiatan pangan aman terpadu agar terwujud budaya pangan aman secara mandiri di masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Yani mendorong BBPOM membuka klinik pelayanan terpadu di Kabupaten Gresik untuk mempermudah pelaku UMKM, khususnya di sektor makanan dan minuman, dalam mengurus izin edar produk.  

“Selama ini UMKM terkendala jarak dan administrasi. Dengan adanya unit layanan di Gresik, proses perizinan akan lebih cepat dan mudah. Untuk sementara, layanan bisa dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP),” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas dukungan BBPOM Surabaya dalam intervensi program pangan aman terpadu. Menurutnya, langkah ini tidak hanya memperkuat pengawasan pangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi UMKM.  

“Pengurusan izin edar dari BBPOM merupakan bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi mengapresiasi langkah Pemkab Gresik dalam mendukung UMKM. Ia menegaskan komitmen BBPOM untuk melakukan pendampingan dan pengawasan izin edar produk.  

“Hasil penilaian pangan aman tahun 2025 menempatkan Kabupaten Gresik dengan skor 72,09 kategori baik. Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan melalui pengawasan dan edukasi berkelanjutan,” ujarnya.(dvd)

Pemkab Gresik Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN, Tegaskan Seleksi Hanya Lewat Portal Resmi SSCASN BKN


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bergerak cepat menangani kasus penipuan berkedok rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merugikan masyarakat.

Kasus ini mencuat setelah pada 6 April 2026, sembilan orang korban mendatangi kantor BKPSDM dengan membawa dokumen yang diduga sebagai Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS dan PPPK. Dokumen tersebut mencantumkan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) tertanggal 23 Februari 2024, namun baru diterima korban pada April 2026. Hasil verifikasi awal menunjukkan banyak kejanggalan, mulai dari alur administrasi yang tidak sesuai, format dokumen yang tidak valid, hingga mekanisme penempatan yang tidak resmi. Dalam dokumen itu, para korban disebutkan ditempatkan di sejumlah perangkat daerah, seperti Bagian Humas, Bagian Ortala, Bagian Umum, hingga Dinas Sosial.

Para korban diketahui telah menyetorkan uang kepada oknum pelaku dengan nominal bervariasi antara Rp70 juta hingga Rp150 juta, dengan janji dapat diloloskan menjadi ASN tanpa melalui prosedur resmi.

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, pada Kamis (9/4), BKPSDM mengundang seluruh korban untuk diberikan pendampingan, termasuk fasilitasi pelaporan kepada aparat penegak hukum. Pemkab Gresik memastikan akan mengawal proses hukum hingga tuntas demi memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, menegaskan bahwa sistem rekrutmen ASN telah terintegrasi secara nasional melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).  

“Seluruh proses pendaftaran dan seleksi ASN dilakukan resmi melalui portal SSCASN milik BKN. Di luar mekanisme tersebut dapat dipastikan tidak sah,” tegasnya.

Agung juga menambahkan bahwa pada tahun 2026, Pemkab Gresik tidak membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah.  

“Selain mendampingi korban, kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dengan selalu memverifikasi setiap informasi terkait kepegawaian. Pemkab menyediakan kanal resmi untuk pengecekan keabsahan NIP melalui website BKPSDM. Jangan mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan ASN di luar prosedur resmi,” pungkasnya.

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau melakukan pengecekan keabsahan data kepegawaian, termasuk Nomor Induk Pegawai (NIP), melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Gresik pada menu Informasi Publik – Validasi NIP ASN:  

https://bkpsdm.gresikkab.go.id/pages/validasi-nip-asn-kabupaten-gresik

Perlu diketahui, layanan validasi NIP tersebut hanya berlaku untuk ASN di lingkungan Pemkab Gresik dan tidak dapat digunakan untuk instansi atau daerah lain.

Dengan tegas, Pemkab Gresik mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta memastikan setiap informasi diperoleh melalui kanal resmi pemerintah guna mencegah praktik penipuan serupa.(ysm)


Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik

09 April 2026

Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar di Gresik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Suasana Gressmall Gresik berubah semarak dengan hadirnya ratusan pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur yang mengikuti ajang Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran. Kegiatan yang berlangsung dua hari, 9–10 April 2026, resmi dibuka oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.  

Dalam sambutannya, Bupati Yani menekankan pentingnya menghadirkan kembali ruang kompetisi intelektual seperti cerdas cermat untuk menumbuhkan semangat belajar generasi muda.  

“Kita rindu momentum seperti ini. Anak-anakku sekalian, terus belajar. Jangan takut mencoba. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki mental kuat dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.  

Ia juga menyoroti tantangan era digital, khususnya penggunaan game online dan media sosial yang berpotensi mengganggu fokus belajar. Pemerintah, lanjutnya, tengah membahas aturan pembatasan agar anak-anak tetap terarah pada kegiatan positif.  

Tahun ini, kompetisi terasa lebih meriah karena peserta tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga dari Lamongan, Surabaya, Mojokerto, Pamekasan, Malang, dan Sidoarjo. Pemerintah daerah berkomitmen mendampingi para juara untuk melangkah ke ajang yang lebih tinggi.  

S. Hariyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memotivasi siswa agar lebih semangat belajar, berpikir kritis, serta membangun karakter.  

“Kompetisi ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat,” jelasnya.  

Antusiasme peserta terlihat jelas: Gress of Champion diikuti 140 tim, sedangkan Gebyar Tahfidz Quran diikuti 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP se-Jawa Timur.  

General Manager Gressmall Gresik, Eric Pramono Bangun, menyampaikan kebanggaannya bisa mendukung kegiatan positif ini.  

“Kami bangga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Harapannya, Gressmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda berprestasi,” ujarnya. (alf)


EKBIS

POTRET DESA

TNI