Gerbang Nusantara News

Sosial Politik

PENDIDIKAN

WISATA

Foto

Video

12 Februari 2026

BNN dan Kemendikdasmen Luncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba: Perkuat Benteng Moral Generasi Muda

Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) resmi meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari program Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR).  

Peluncuran ini berlangsung pada Kamis (12/2) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur, dengan dihadiri sekitar 650 peserta dari unsur pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan.  

Rangkaian kegiatan mencakup peluncuran IKAN dan pemberian penghargaan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) kepada kepala daerah serta insan pendidikan yang dinilai berkontribusi aktif dalam upaya pencegahan narkoba.  

Melalui IKAN, BNN RI menegaskan komitmennya memperkuat pencegahan narkoba lewat jalur pendidikan dengan cara mengintegrasikan materi anti narkoba ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler tanpa menambah mata pelajaran baru. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk karakter, pengetahuan, dan ketahanan diri peserta didik sejak usia dini.  

BNN RI juga mendorong sinergi lintas sektor agar implementasi IKAN berjalan konsisten dan berkelanjutan. Langkah strategis ini diyakini dapat membangun kesadaran, sikap, serta ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.(k-iy)

11 Februari 2026

URC Kabupaten Gresik Gerak Cepat, Masyarakat Senang


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Unit Reaksi Cepat (URC) menunjukkan keseriusannya mewujudkan jalan bebas lubang. Pada Selasa, 10 Februari 2026, tim URC melakukan perbaikan sekaligus peninggian jalan di ruas Duduksampeyan–Metatu, tepatnya di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng. Ruas ini sebelumnya rusak dan sering tergenang air saat hujan.

Kegiatan tersebut dikawal langsung oleh Koordinator URC PUTR Kabupaten Gresik, Samsul Bahri, yang akrab disapa Sukro. Ia menurunkan sejumlah alat berat untuk mempercepat proses perbaikan.  

VIDEO KEGIATAN 

Dalam laporannya, Samsul Bahri menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. “Hari ini kita naikkan tekstur jalan dengan urukan kurang lebih 15 cm, kemudian kita padatkan. Dua hari ke depan langsung kita aspal agar lebih kuat, mengingat aktivitas di sini sangat padat. Kami juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati melintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.  

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan visi dan komitmen Bupati serta Wakil Bupati Gresik melalui program Nawa Karsa untuk menjadikan Gresik bebas dari jalan berlubang. “Semoga perbaikan ini bermanfaat dan membawa Gresik ke arah yang lebih baik,” tutupnya.  

Masyarakat menyambut positif gerak cepat URC PUTR ini, karena kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman akan mendukung aktivitas harian warga serta meningkatkan kelancaran transportasi di wilayah Benjeng.(WLO)

10 Februari 2026

Ramadhan di Masjid KH. Robbach Ma’sum (Islamic Center) Gresik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com

Masjid KH. Robbach Ma’sum (Islamic Center) Gresik yang berdiri megah di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, tepat di jalur utama Gresik–Mojokerto, kembali menghadirkan suasana istimewa di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.  

Dalam keterangan nya, sekretaris organ pengelola masjid KH robbach Ma'sum,  samsul arif menyampaikan bahwa jamaah semakin hari semakin bertambah. Hal ini menjadi bukti bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, edukasi, dan kebudayaan masyarakat.  


Agenda Ramadhan 1447 H/2026 M

- Bazar Ramadhan setiap hari menjelang berbuka, Tujuannya selain untuk pengembangan umkm juga untuk mempererat ukhuwah sekaligus mendukung ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar. Bazar menjadi ruang interaksi sosial yang hangat, di mana warga bisa saling berbagi rezeki.  

- Sholat Tarawih setiap malam setelah Isya , Agenda ini menghidupkan malam Ramadhan dengan ibadah berjamaah, memperkuat spiritualitas, dan menumbuhkan rasa kebersamaan antar jamaah.  

- Tadarus Al-Qur’an setiap malam setelah Tarawih, Maksudnya agar jamaah semakin dekat dengan Al-Qur’an, memperdalam pemahaman, dan menjaga tradisi membaca Al-Qur’an di bulan suci.  

- Kajian Islami via media sosial Remaja Masjid, Inovasi ini bertujuan menjangkau generasi muda dan masyarakat luas. Dakwah digital menjadi sarana efektif untuk menyebarkan ilmu agama di era teknologi.  

- Santunan yatim-piatu setelah Sholat Idul Fitri, Agenda ini menegaskan kepedulian sosial masjid, menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, serta menumbuhkan semangat berbagi di hari kemenangan.  

- Sholat Idul Fitri bersama Imam dan Khatib Dr. KH. Abdul Rouf, S. Ag., M. Ag., Kehadiran beliau diharapkan memberi keteladanan dan memperkuat makna Idul Fitri sebagai momentum kembali ke fitrah.  

- Halal bi Halal pada 28 Maret 2026, Agenda ini menjadi wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan pasca Ramadhan.  

Syamsul Arif menambahkan, “Semoga ke depan tempat ini benar-benar menjadi rujukan wisata yang menyejukkan hati. Secara batin melalui kegiatan keagamaan, dan secara lahir melalui destinasi wisata serta lingkungan yang mendukung.”  

Dengan kombinasi antara kegiatan ibadah, sosial, dan lainya, Masjid KH. Robbach Ma’sum (Islamic Center) Gresik semakin meneguhkan dirinya sebagai pusat peradaban masyarakat yang menyatukan spiritualitas, kebersamaan, dan kemajuan.(red)

Meriah dan Penuh Makna: Sholawat & Wayang Kulit Warnai Sedekah Bumi Dusun Ngambar Bambe Driyorejo


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com  

Sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki sekaligus simbol penghormatan kepada bumi sebagai sumber kehidupan, warga Dusun Ngambar Desa Bambe, Driyorejo, Gresik, menggelar tradisi Sedekah Bumi selama dua hari berturut-turut, Jumat hingga Minggu (7–8 Februari 2026). Tradisi ini menjadi sarana memperkuat gotong royong, mempererat ikatan sosial, serta melestarikan budaya leluhur.  

Acara yang berlangsung meriah ini dipimpin oleh Miftakhurroman, Ketua RW 04 sekaligus ketua panitia. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengajian umum bersama KH. Nur Hadi atau Mbah Bolong dari Jombang, didahului lantunan sholawat indah dari kelompok ibu-ibu Dusun Ngambar, di antaranya Al Jannatu Darussalam, Al Amin, As-Shofa, dan Atba’ul Mushofa. Pada hari berikutnya, warga melanjutkan dengan tradisi barikan dan pementasan wayang kulit yang menjadi daya tarik utama.  

Hari pertama acara turut dihadiri oleh Kepala Desa Bambe H. Mudjiono, Ketua BPD HR. Hendry beserta anggota, Kepala Dusun Ngambar H. Moh. Tholib, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana kebersamaan.  

Dalam sambutannya, H. Mudjiono menekankan bahwa Sedekah Bumi adalah bentuk uri-uri budaya jaman biyen (melestarikan tradisi leluhur), sekaligus pesan untuk menjaga kekompakan dan kerukunan antarwarga. Senada dengan itu, HR. Hendry menyampaikan bahwa tradisi ini merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya, serta doa agar warga senantiasa diberi keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan.  

“Semoga warga Dusun Ngambar selalu mendapatkan keberkahan dari sedekah bumi ini. Gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kertoraharjo,” ungkap HR. Hendry yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Kabupaten Gresik.  (WLO)

09 Februari 2026

Penyesuaian Data PBI JK, BPJS Kesehatan Pastikan Peserta Tetap Terlindungi


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Beredar kabar mengenai penonaktifan sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menegaskan bahwa penyesuaian ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.  

“Peserta yang dinonaktifkan digantikan dengan peserta baru, sehingga jumlah total PBI JK tetap sama seperti bulan sebelumnya. Pembaruan data dilakukan berkala oleh Kementerian Sosial agar tepat sasaran. Peserta yang dinonaktifkan masih dapat mengaktifkan kembali kepesertaannya bila memenuhi kriteria tertentu,” jelas Janoe, Rabu (04/02).  

Peserta PBI JK dapat kembali aktif apabila:  

- Termasuk dalam daftar peserta yang dinonaktifkan Januari 2026.  

- Terverifikasi sebagai masyarakat miskin atau rentan miskin.  

- Mengidap penyakit kronis atau dalam kondisi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa.  

Peserta dapat melapor ke Dinas Sosial dengan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan. Usulan akan diverifikasi oleh Kementerian Sosial, dan jika lolos, BPJS Kesehatan akan mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN.  

Cara Mengecek Status Kepesertaan

Peserta dapat memastikan status JKN melalui:  

- PANDAWA WhatsApp: 08118165165  

- BPJS Kesehatan Care Center: 165  

- Aplikasi Mobile JKN  

- Kantor BPJS Kesehatan terdekat  

Selain itu, peserta yang sedang berobat di rumah sakit dapat menghubungi BPJS SATU! atau petugas PIPP yang tersedia di ruang publik rumah sakit.  

“Selagi sehat, kami imbau masyarakat untuk meluangkan waktu mengecek status kepesertaan JKN. Jika ternyata dinonaktifkan, segera lakukan pengaktifan kembali agar tidak terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan,” tutup Janoe.(red)

08 Februari 2026

Muslimat NU Balongpanggang Gelar Pengajian Akbar di Masjid KH Robbach Ma’sum, Peringati Satu Abad NU dan Sambut Ramadan 1447 H


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com
Dalam rangka memperingati Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Balongpanggang menggelar pengajian akbar di Masjid KH Robbach Ma’sum (Islamic Center) Gresik, Minggu pagi (8/2/2026).  

Ratusan jamaah dari jajaran pengurus PAC hingga ranting Muslimat NU se-Kecamatan Balongpanggang hadir memenuhi masjid kebanggaan warga Gresik tersebut. Suasana khidmat terasa sejak lantunan selawat dan doa bergema, menambah kekhusyukan peringatan bersejarah ini.  

Ketua PAC Muslimat NU Balongpanggang, Ibu Lilis Zuliani, dalam sambutannya menegaskan pentingnya rasa syukur atas kesempatan memperingati satu abad NU.  

"Kita wajib bersyukur karena berkesempatan memperingati hari yang sangat bersejarah ini. Harapan kita semua adalah agar tetap istiqomah berkhidmat kepada guru-guru kita melalui organisasi penuh berkah, Nahdlatul Ulama," ujarnya penuh semangat.  

Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini menghadirkan Dr. KH. Moch. Qosim yang memberikan Mauidzah Hasanah. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk mempersiapkan diri lahir dan batin menyambut Ramadan 1447 H yang kian dekat.  

Peringatan Harlah ke-100 NU ini menjadi momentum refleksi bagi Muslimat NU di tingkat akar rumput. Semangatnya adalah memperkuat peran perempuan dalam kemaslahatan umat sekaligus menjaga tradisi ahlussunnah wal jamaah di wilayah Balongpanggang. (L-sul)

Pemdes Bulurejo Mantapkan Komitmen Wujudkan Pasar Desa Layak dan Nyaman Melalui Pembangunan Tahap II


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com

Setelah sukses melaksanakan pembangunan Pasar Desa Bulurejo Tahap I, Pemerintah Desa Bulurejo di bawah kepemimpinan Kepala Desa Imam Sofwan kembali melanjutkan pembangunan Pasar Tahap II yang berlokasi di sisi selatan.  

Momentum penting ini ditandai dengan tasyakuran (selamatan) sekaligus relokasi sementara para pedagang ke area parkir depan pasar desa. Acara yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026 tersebut dihadiri Forkopimcam Benjeng beserta jajaran, perangkat desa, BPD, pengurus Bumdesa, pengelola pasar, panitia pembangunan, serta tamu undangan lainnya.  

Usai acara, Forkopimcam bersama jajaran meninjau langsung lokasi pembangunan dan tempat relokasi sementara. Tinjauan dipandu oleh Kepala Desa Imam Sofwan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pembangunan ke depan.  

VIDEO PASAR DESA BULUREJO TAHAP I

Dalam kesempatan itu, Imam Sofwan menjelaskan bahwa pembangunan pasar tahap II bertujuan untuk memberikan kelayakan dan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung. 

“Tujuan pembangunan pasar desa ini adalah untuk memenuhi kebutuhan para pedagang yang selama ini terdampak, khususnya mereka yang berada di bagian belakang. Akhir-akhir ini, setiap kali terjadi banjir, aktivitas perdagangan terhenti sama sekali. Karena itu, kami menyiapkan relokasi sementara agar para pedagang tetap bisa beraktivitas,” ujarnya.  

Ia menambahkan, target pembangunan pasar desa tingkat dua ini Insya Allah dapat ditempati pada bulan Desember mendatang. Sumber dana berasal dari pihak ketiga yang tidak terkait dengan pemerintah, dengan anggaran yang telah disesuaikan sehingga harga sangat terjangkau dan tidak memberatkan pedagang. 

Relokasi sementara menampung sekitar 200 pedagang, sementara total pedagang terdampak banjir mencapai kurang lebih 300 orang.  

Harapannya, dengan adanya lapak baru, konsumen akan semakin banyak, pedagang dapat berjualan dengan nyaman, dan desa memperoleh manfaat lebih besar untuk kemaslahatan masyarakat.  

Sementara itu, Camat Benjeng Nurul Fuad memberikan apresiasi atas kekompakan Pemdes Bulurejo bersama unsur desa lainnya dalam menginisiasi pembangunan pasar tahap II. 

Ia berpesan agar pembangunan segera direalisasikan demi kenyamanan pedagang dan pengunjung. 

Selain itu, ia mengingatkan agar perencanaan tidak mengabaikan aspek lingkungan hidup, termasuk penataan fasum, saluran pembuangan, dan pengelolaan sampah.  

“Semoga dengan dibangunnya Pasar Tahap II ini, Desa Bulurejo semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan Pendapatan Asli Desa (PAD) dapat meningkat,” pungkasnya.(WLO)

05 Februari 2026

Nila Yani: Kebijakan AMDK Harus Hadirkan Keadilan, Keberlanjutan, dan Keberpihakan Negara


Jakarta, GNN gerbangnusantaranews.com
Anggota DPR RI, Nila Yani, menegaskan bahwa persoalan industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tidak lagi sekadar menyangkut pemenuhan standar mutu produk, melainkan menyentuh isu yang lebih mendasar: keadilan dalam implementasi kebijakan, keberlanjutan lingkungan, serta keberpihakan negara agar tidak hanya melayani kepentingan industri besar.  

Dalam rapat Panitia Kerja (Panja) bersama Kementerian Perindustrian di Kompleks Parlemen, Senayan, Nila Yani menekankan bahwa isu AMDK berkaitan langsung dengan keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ia menyoroti pengelolaan sumber air yang tidak berkelanjutan, penggunaan kemasan plastik yang tidak terkendali, serta lemahnya pengawasan distribusi yang berpotensi menimbulkan risiko ekologis dan ancaman kesehatan bagi konsumen.  

Politikus muda PDI Perjuangan dari dapil Jawa Timur X itu menilai, negara tidak boleh menutup mata terhadap realitas di lapangan. Industri kecil AMDK, mulai dari BUMDes dan koperasi desa pengelola mata air lokal, produsen galon bermerek daerah, hingga usaha air demineral skala kabupaten, terus bermunculan dan membutuhkan dukungan kebijakan yang adil.  

“Perusahaan AMDK harus transparan dan terukur dalam memberikan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Dampaknya cukup massif, seperti eksploitasi air tanah yang memicu kekeringan dan krisis air bersih di sejumlah daerah,” tegas Nila Yani.  

Ia menambahkan, regulasi yang terlalu kaku dan seragam berisiko menciptakan ketidakadilan struktural. Industri besar dengan modal kuat mampu memenuhi persyaratan, sementara industri kecil tersingkir bukan karena kualitas, melainkan karena beban kebijakan yang tidak proporsional.  

“Kalau negara hanya mengukur keberhasilan dari berapa banyak sertifikat SNI yang terbit, tanpa melihat siapa yang tertinggal, maka kebijakan itu gagal sejak awal,” ujarnya.  

Nila Yani menyoroti tiga isu krusial yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah:  

1. Desain kebijakan sertifikasi dan standardisasi harus mempertimbangkan skala usaha agar biaya, proses, dan akses tidak menjadi beban mematikan bagi industri kecil.  

2. Kebijakan lingkungan terkait kewajiban penggunaan kemasan ramah lingkungan dan material daur ulang harus diterapkan secara bertahap, realistis, dan sesuai kesiapan rantai pasok dalam negeri.  

3. Kehadiran negara tidak boleh berhenti pada pengawasan administratif, tetapi harus aktif memberikan pendampingan teknis, transfer pengetahuan, dan fasilitasi akses agar industri kecil mampu naik kelas tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan keselamatan konsumen.  

“Keberpihakan negara diuji di sini. Apakah kebijakan kita benar-benar melindungi lingkungan dan konsumen, sekaligus menjaga agar usaha rakyat tetap hidup dan berkembang,” cetusnya.  

Menurut Nila Yani, ukuran keberhasilan kebijakan AMDK bukan hanya kepatuhan formal, melainkan sejauh mana industri kecil dapat tumbuh berkelanjutan, lingkungan tetap terjaga, dan masyarakat memperoleh produk air minum yang aman serta terjangkau.  

“Industri boleh maju, regulasi harus kuat, tetapi keadilan dan keberpihakan kepada usaha rakyat tidak boleh dikorbankan. Negara harus hadir secara utuh, sehingga keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.(Didik Telisik Hati)

MUI Panceng Resmi Dikukuhkan, Fokus pada Pendampingan Pekerja Migran, Lansia, dan Remaja


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Panceng masa khidmat 2025–2030 resmi dikukuhkan di Gedung KPRI Panceng, Kamis (5/2/2026). Dalam prosesi tersebut, MUI Panceng menegaskan komitmen untuk fokus mendampingi pekerja migran, membina remaja, serta memperkuat layanan keagamaan bagi lansia.  

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik, Makmun, M.Ag., serta disaksikan Bendahara Umum H. Khoirul Anwar, S.H.  

Ketua MUI Kecamatan Panceng, KH. Alfin Sunhaji, M.Pd., menyampaikan bahwa pada tahun pertama masa khidmat, pihaknya menargetkan MUI Panceng memiliki kantor sebagai pusat koordinasi dan pelayanan umat.  

“Semoga seluruh jajaran pengurus dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik selama lima tahun ke depan,” harap Kiai Alfin.  

Lebih lanjut, Kiai Alfin menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dengan Forkopimcam, Ormas Islam, dan pondok pesantren. Hal ini mengingat sebagian besar warga Panceng merupakan pekerja migran di luar negeri yang membutuhkan pendampingan keagamaan dan sosial.  

“Kami ingin hadir mendampingi masyarakat, khususnya para pekerja migran dan keluarganya, agar mendapat bimbingan yang memadai,” ujarnya.  

Selain itu, MUI Panceng merencanakan pembentukan madrasah lansia di sejumlah desa sebagai wadah bagi para lanjut usia untuk memperdalam pemahaman keagamaan. Program lain yang disiapkan adalah pendampingan remaja usia SMA guna mencegah kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan minuman keras dan narkotika.  

“Saya optimis, kalau kita bekerja bersama, kondisi sosial keagamaan masyarakat Panceng akan semakin baik,” pungkas Kiai Alfin.  

Camat Panceng, Mohammad Sampurno, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Ia berharap MUI Panceng dapat terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dalam melayani masyarakat.  

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, menekankan bahwa MUI harus berperan sebagai shodiqul hukumah (mitra sejati pemerintah) sekaligus khodimul umat (pelayan umat).  

“Kolaborasi antara ulama dan umara menjadi kunci dalam menjaga kemaslahatan umat,” tegas Kiai Rofiq.  

Ia menilai program pendampingan pekerja migran, madrasah lansia, dan pembinaan remaja merupakan bentuk nyata upaya penyelamatan umat. “Setelah pengukuhan ini, segera laksanakan rapat kerja agar ide-ide besar MUI Panceng bisa diterjemahkan dalam program konkret,” tambahnya.  

Kegiatan pengukuhan turut dihadiri para pengasuh pondok pesantren, pimpinan Ormas Islam NU dan Muhammadiyah Kecamatan Panceng, Kapolsek, Danramil, Ketua KUA, serta para kepala desa se-Kecamatan Panceng.(Didik Telisik Hati)

Bupati Gresik Gus Yani Tegaskan 4 Prioritas Pembangunan dalam Musrenbang RKPD 2027: Sinergi Nawakarsa untuk Swasembada Pangan


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Kecamatan Balongpanggang resmi memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027.  

Kegiatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Balongpanggang pada Kamis (5/2/2026) ini dihadiri langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani).  

Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa dengan arah kebijakan daerah maupun nasional. 

Dalam sambutannya, Gus Yani menegaskan bahwa setiap perencanaan harus selaras dengan visi Nawakarsa dan mendukung prioritas nasional, khususnya swasembada pangan, menurutnya ada Empat Prioritas Pembangunan 2027

1. Pengendalian Banjir dan Mitigasi Kekeringan, Fokus diarahkan pada penanganan luapan Kali Lamong serta manajemen sumber daya air di wilayah rawan kekeringan, seperti Desa Tenggor. Gus Yani menekankan pentingnya menjaga lahan produktif agar tidak beralih fungsi menjadi pemukiman.  

2. Revitalisasi Waduk Desa Bupati menyoroti pendangkalan waduk, termasuk Waduk Gogor seluas 35 hektar. Ia menegaskan komitmen untuk mengambil langkah mandiri jika perizinan dari provinsi tidak segera diterbitkan.  

3. Akselerasi Infrastruktur Jalan Perbaikan jalan poros desa menjadi prioritas karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi. Gus Yani juga meminta kepala desa memperhatikan kualitas jalan lingkungan demi pemerataan konektivitas.  

4. Kebutuhan Sosial dan Tertib Administrasi  Poin terakhir mencakup penataan aset desa serta penguatan administrasi kependudukan (KDMP) hingga tingkat bawah agar pelayanan publik semakin optimal.  

Sementara Dua anggota DPRD Gresik, Sudadi dan Ahmad Kusriyanto Pujiantoro, turut hadir dan memberikan apresiasi atas paparan Bupati.  

- Sudadi menekankan perlunya eksekusi nyata dari dinas terkait, terutama Dinas PUTR, agar perbaikan jalan poros desa dan fasilitas publik seperti rumah sakit serta tempat ibadah segera terealisasi.  

- Ahmad Kusriyanto Pujiantoro mengingatkan kepala desa untuk menyatukan visi dengan arah pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya menghindari ego sektoral dan menempatkan asas keadilan sesuai kebutuhan paling mendesak.  

Dengan paparan ini, Musrenbang RKPD 2027 diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.  

Kegiatan ini yang dihadiri sejumlah Dinas dan opd terkait, Forkopimcam Balongpanggang, Kades dan Sekdes sekecamatan Balongpanggang serta undangan lainya menjadi lebih bermakna dan terjadi interaksi yang demokratis saat sesi diskusi yang menjadi bagian akhir dari serangkaian agenda kegiatan.(WLO).

Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Kecamatan Benjeng menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Dinas terkait, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Kesehatan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Forkopimcam Benjeng, Kepala Desa, Sekretaris Desa se-Kecamatan Benjeng, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya turut hadir dalam forum penting tersebut.  

Camat Benjeng, Nurul Fuad, membuka acara dengan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchulul Alif yang berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi. 

Nurul Fuad menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi Kecamatan Benjeng untuk terus mendukung program pembangunan daerah.  

Lebih lanjut, Camat memaparkan usulan prioritas pembangunan wilayah Benjeng yang telah disepakati bersama dalam Pra-Musrenbang sebelumnya. Usulan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi arah pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga. 

Camat juga berharap semua usulan bisa direalisasikan, salahsatunya pembangunan pendopo kecamatan Benjeng yang setiap tahun diusulkan.

Dan hal tersebut diperkuat oleh salahsatu peserta yang menyatakan bahwa pembangunan pendopo Kecamatan Benjeng sudah diperjuangkan sejak tahun 2013.

Selain itu, tiga anggota DPRD Kabupaten Gresik, yakni H. Abdulloh Munir, Ainul Tirta Saputra, dan Sudadi, turut memberikan paparan dan pandangan umum. 

Ketiganya (anggota DPRD Gresik) menegaskan komitmen untuk mengawal usulan prioritas masyarakat Benjeng. Mereka juga memberikan penjelasan bahwa pola anggaran tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga peran DPRD lebih difokuskan pada pengawasan dan pengawalan aspirasi masyarakat agar tetap terwujud dalam pembangunan daerah.  

Pada acara yang dipandu oleh sekcam Benjeng Sudarmanto saat sesi diskusi diwarnai berbagai curhatan dari peserta baik yang berupa usulan, pandangan maupun harapan sehingga suasana semakin bermakna.

Musrenbang RKPD Kecamatan Benjeng Tahun 2027 ini menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh usulan yang telah dirumuskan dapat menjadi bagian dari pembangunan Kabupaten Gresik yang berkelanjutan dan berkeadilan.(WLO)


04 Februari 2026

Koramil 0621-14/Ciampea-Tenjolaya Gelar Kerja Bakti Massal dan Penanaman Pohon Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau


Bogor, GNN gerbangnusantaranews.com
Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, 2 Februari 2026, Kodim 0621/Kabupaten Bogor bersama seluruh jajarannya turun langsung ke lapangan. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat melaksanakan kerja bakti massal (korve) dan penanaman pohon di Desa Cinangneng, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Rabu (4/2/2026).  

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Kodim 0621/Kabupaten Bogor dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan alam demi terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, dan lestari. Kerja bakti dilakukan dengan membersihkan fasilitas umum, saluran air, serta area pemukiman warga. Sementara itu, penanaman pohon difokuskan pada lahan-lahan yang membutuhkan penghijauan. Upaya ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Bogor yang menargetkan setiap kecamatan memiliki Hutan Kota dengan luas minimal 1 hektar.  

Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono, SH, MH, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya merawat alam sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.  

Dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat terkait, tokoh masyarakat, hingga warga setempat, diharapkan kerja bakti massal dan penanaman pohon dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat. Kodim 0621/Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah melalui aksi nyata di lapangan, demi terwujudnya lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bogor.  

Danramil 0621-14/Ciampea-Tenjolaya, Kapten Arm Agus RZ, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan kerja sama pada pelaksanaan kerja bakti massal ini. Semoga kegiatan ini menjadi edukasi bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (roni)

EKBIS

POTRET DESA

TNI