Ratusan Warga Kedamean Antusias Ikuti Bekam Gratis, Kado Sehat Hari Santri 2026 - Gerbang Nusantara News

21 Oktober 2026

Ratusan Warga Kedamean Antusias Ikuti Bekam Gratis, Kado Sehat Hari Santri 2026


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Ratusan warga Kedamean memadati Madrasah Diniyah Darus Sa’adah, Desa Menunggal, Ahad (18/10), untuk mengikuti layanan bekam gratis dan terapi listrik. 

Kegiatan yang digelar MWCNU Kedamean melalui LKNU bersama NU Care-LAZISNU ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Layanan kesehatan tradisional Thibbun Nabawi ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Griya Sehat Kita, tim terapis asal Surabaya. Antusiasme warga menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan sosial yang menghadirkan manfaat langsung sekaligus mempererat hubungan NU dengan masyarakat.

Ketua LAZISNU MWCNU Kedamean, Achmad Ali, menegaskan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian. “Harapan kami, ke depan akan lahir terapis mandiri dari Kedamean agar pelayanan seperti ini bisa terus berkembang,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan perwakilan MWCNU Kedamean, Kiai Mujahidi, yang menilai layanan ini sebagai kado kesehatan bagi masyarakat dalam momentum Hari Santri. “Mari jadikan Hari Santri sebagai semangat perjuangan dan khidmat NU untuk menghadirkan manfaat bagi umat,” katanya.

Salah satu terapis, Catur Ketua, mengaku senang dapat berkolaborasi. “Semoga kegiatan ini menjadi awal kerja sama yang lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Kesan positif datang dari peserta yang bersyukur bisa menikmati layanan gratis. “Alhamdulillah, terima kasih kepada MWCNU Kedamean, LKNU, LAZISNU, dan tim Griya Sehat Kita. Semoga kegiatan seperti ini bisa kembali dilaksanakan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, NU Kedamean menerjemahkan semangat Hari Santri ke dalam aksi nyata: pengabdian yang tidak hanya berupa kegiatan keagamaan, tetapi juga pelayanan sosial yang berkelanjutan. 

Panitia berharap kolaborasi dengan mitra dapat terus berkembang, termasuk rencana menyiapkan tenaga terapis lokal.Dengan demikian, layanan bekam gratis ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal membangun ekosistem pelayanan kesehatan masyarakat yang berkesinambungan.(k-ra)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda