Sosialisasi Indeks Desa di Kecamatan Benjeng: Instrumen Penguatan Perencanaan dan Pemberdayaan Masyarakat - Gerbang Nusantara News

28 Oktober 2026

Sosialisasi Indeks Desa di Kecamatan Benjeng: Instrumen Penguatan Perencanaan dan Pemberdayaan Masyarakat


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Sosialisasi Indeks Desa sebagai instrumen penguatan perencanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Acara ini dihadiri oleh jajaran pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Komisi I dan II.

Dalam sambutan pembukaan, Sekcam Benjeng Sudarmanto, S.Sos., yang mewakili Camat Benjeng menekankan pentingnya pemahaman Indeks Desa sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Anggota Komisi I DPRD Gresik, Eril Desembrilian Prabowo, A.Md, Tra, ANT-III, SE, mengingatkan agar desa tidak hanya berpuas diri dengan status “Mandiri”, melainkan membuktikan dengan capaian nyata. 

Ia menekankan perlunya: Menggali potensi desa dan memahami beban desa untuk melahirkan perencanaan sesuai kebutuhan dan skala prioritas, Inovasi di tengah keterbatasan anggaran dengan efisiensi yang teruku, Keterlibatan semua pihak, termasuk oposisi bila ada, agar aspirasi masyarakat terakomodir, Optimalisasi ruang diskusi lintas sektoral sehingga program desa lebih mudah dieksekusi, baik di bidang infrastruktur maupun pemberdayaan, Memperkuat monitoring dan evaluasi untuk penyempurnaan program lanjutan.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Gresik, Sulton Sulaiman, menegaskan bahwa Indeks Desa menjadi instrumen penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. 

Ia menekankan perlunya mempertahankan Enam Dimensi Utama Indeks Desa, yakni: 

1. Layanan Dasar (pendidikan, kesehatan, dan ketersediaan layanan masyarakat), 2. Sosial ( partisipasi warga, aktivitas sosial, dan fasilitas pendukung kehidupan), 3. Ekonomi (potensi usaha lokal, produksi desa, dan fasilitas ekonomi), 4. Lingkungan (pengelolaan lingkungan hidup dan kesiapsiagaan bencana), 5. Aksesibilitas (kondisi jalan dan kemudahan akses layanan serta pusat kegiatan), 6. Tata Kelola Pemerintahan Desa (kualitas kelembagaan, pelayanan publik, dan pengelolaan keuangan desa).

Dengan sosialisasi ini, diharapkan perangkat desa semakin memahami pentingnya Indeks Desa sebagai alat ukur sekaligus panduan dalam menyusun perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. 

Sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan DPRD menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga.(WLO)



Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda