Jamiyah Muhibin Dzikrullah, Lestarikan Sejarah dan Tingkatkan Keimanan Dengan Ziarah Wali - Gerbang Nusantara News

26 Februari 2022

Jamiyah Muhibin Dzikrullah, Lestarikan Sejarah dan Tingkatkan Keimanan Dengan Ziarah Wali


Surabaya, GNN

Sudah sangat familiar kalimat yang berbunyi "Bangsa yang hebat adalah bangsa yang tidak perna melupakan sejarahnya", hal ini juga berlaku pada Generasi penerus (masyarakat) yang hebat yang selalu mengenang dan melestarikan sejarah melalui situs maupun peninggalan lainnya. 

Saat ini masih banyak peninggalan para penyebar ajaran agama, dalam situs bersejarah berupa petilasan, masjid, serta makam masih berdiri kokoh hingga kini dan menjadi tujuan wisata religi yang cukup ramai dikunjungi orang

Waliyullah adalah julukan yang diberikan kepada tokoh-tokoh Islam yang sangat dihormati, yang berperan sebagai penyampai ajaran Islam pertama di Indonesia, dengan memasukkan unsur budaya agar Islam dapat lebih cepat diterima.

Kali ini rombongan jamiyah Muhibin Dzikrullah pimpinan H. Achijat Koesnandar ziarah para wali yang ada di Jawa Timur, diawali di Padepokan Mayangkoro Dsn. Losari Ds. Pekukuhan - Mojosari Kabupaten Mojokerto, yang di bawahnya ada bangunan Musholla yang berada di ruangan bawah tanah dengan 7 pintu di dirikan oleh KH. Imam Malik, Makamnya Gus Miek, makam Hadratus Syeikh KH. Hasyim Ashari dan Gus Dur (H. Abdurrahman Wahid) komplek pemakaman PP. Tebuireng Jombang - Jawa Timur. (Sabtu, 26/02/2022).

Achijat menyampaikan bahwa, "Kegiatan ziarah para wali ini semata-mata sebagai salah cara mengingat mati,"

Achijat menambahkan, "Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.”(QS. An Nisa’: 78).

Di tengah-tengah kegiatan itu, diajari pula cara berzikir, oleh KH. Muzadi dari PP. Suryalaya - Surabaya

Noval salah satu peserta rombongan saat ini mahasiswa program profesi Fakultas Kedokteran Unair mengatakan, "Perjalanan ziarah para wali yang selama ini sudah berjalan, kali ini memang terasa beda seperti biasanya, terasa lebih kental nuansa religinya"

Selanjutnya rangkaian perjalanan dilanjutkan ke menuju kota Jombang.(k-rh)


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda