IKAPETE LAMONGAN : Usung Tema Perdamean dan Kemajemukan dalam Pelantikan dan Ngaji Rutin - Gerbang Nusantara News

28 November 2022

IKAPETE LAMONGAN : Usung Tema Perdamean dan Kemajemukan dalam Pelantikan dan Ngaji Rutin

Lamongan GNN

Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Keluarga Alumni Tebuireng (IKAPETE) Lamongan yang dilaksankan pada hari Minggu 27 November 2022 di Perum Kusuma Bangsa Regency, di hadiri oleh sekitar 210 orang alumni yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan di kabupaten Lamongan

Pelantikan berjalan dengan khidmat yang di pimpin langsung oleh Presidium IKAPETE Pusat KH. Rosul dan KH. KHotib Sholeh., M. Pd. I., serta dihadiri dan disaksikan Wakil Bupati Lamongan, PC. Ikpete Mojokerto Raya H. Ismail, PC. IKapete Kabupaten Tuban Miqdarur Ridho, Pengurus Ikapete Gresik dan Bojonegoro, serta undangan lainnya.

Kepada pengurus yang berasal dari berbagai profesi ini, KH. KHotib Sholeh yang juga salahsatu jajaran pengasuh ponpes Matholi'ul Anwar Simo Karanggeneng ini menegaskan bahwa pekantikan PC. Ikpete Lamongan periode 2022-20026 ini harus dapat menjalankan roda organisasi dengan penuh khidmat untuk menjaga almamater pesantren Tebuireng dan sekitarnya. 

Ia juga mengingatkan bahwa kita dalam berorganisasi menerapkan landasan berfikir dan bertindak harus tetap mencerminkan nilai santri yang santun dan selalu mengayomi seluruh umat yang  aqidahnya jelas, berlandasan ahlussunnah waljama'ah dan selalu setia menjaga NKRI. 

Setelah prosesi pelantikan di teruskan dengan kegiatan mengaji kitab kuning karangan dari Pendiri Pondok Pesantren Tebuireng yaitu Hadrotussyeikh KH. Hasyim Asy'ari, Adapun  Ngaji kitab kuning tersebut di sampaikan oleh Cucu KH. Hasyim Asy'ari yaitu KH. Fahmi Amrullah Hadziq atau yang akrab dengan panggilan Gus Fahmi.

Dalam paparannya Gus Fahmi juga menekankan bahwa PC. Ikapete Lamongan harus memiliki komitmen dalam membangun bangsa dan negara serta turut andil dalam menciptakan perdamaian dunia. Perang antar negara dalam memperebutkan sebuah wilayah dengan cara peperangan harus di hindari karena ini juga tentunya bisa berimbas ke negara kita, tuturnya. 

Ancaman resesi ekonomi dunia,  kemiskinan, pelanggaran ham, konflik antar kelompok suku, ras dan agama harus kita dorong agar seluruh elemen lapisan masyarakat tidak mudah terprofokasi dan terpecah belah. Kemajemukan harus kita jaga pungkasnya.(Raden/ Syafik hoo)




Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda