Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki sekaligus simbol penghormatan kepada bumi sebagai sumber kehidupan, warga Dusun Ngambar Desa Bambe, Driyorejo, Gresik, menggelar tradisi Sedekah Bumi selama dua hari berturut-turut, Jumat hingga Minggu (7–8 Februari 2026). Tradisi ini menjadi sarana memperkuat gotong royong, mempererat ikatan sosial, serta melestarikan budaya leluhur.
Acara yang berlangsung meriah ini dipimpin oleh Miftakhurroman, Ketua RW 04 sekaligus ketua panitia. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengajian umum bersama KH. Nur Hadi atau Mbah Bolong dari Jombang, didahului lantunan sholawat indah dari kelompok ibu-ibu Dusun Ngambar, di antaranya Al Jannatu Darussalam, Al Amin, As-Shofa, dan Atba’ul Mushofa. Pada hari berikutnya, warga melanjutkan dengan tradisi barikan dan pementasan wayang kulit yang menjadi daya tarik utama.
Hari pertama acara turut dihadiri oleh Kepala Desa Bambe H. Mudjiono, Ketua BPD HR. Hendry beserta anggota, Kepala Dusun Ngambar H. Moh. Tholib, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana kebersamaan.
Dalam sambutannya, H. Mudjiono menekankan bahwa Sedekah Bumi adalah bentuk uri-uri budaya jaman biyen (melestarikan tradisi leluhur), sekaligus pesan untuk menjaga kekompakan dan kerukunan antarwarga. Senada dengan itu, HR. Hendry menyampaikan bahwa tradisi ini merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya, serta doa agar warga senantiasa diberi keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan.
“Semoga warga Dusun Ngambar selalu mendapatkan keberkahan dari sedekah bumi ini. Gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kertoraharjo,” ungkap HR. Hendry yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Kabupaten Gresik. (WLO)
