Ramadhan Penuh Rahmat: Cho Youngho, Warga Korea Selatan, Resmi Jadi Mualaf di Kantor MUI Gresik - Gerbang Nusantara News

22 Februari 2026

Ramadhan Penuh Rahmat: Cho Youngho, Warga Korea Selatan, Resmi Jadi Mualaf di Kantor MUI Gresik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Hidayah Allah kembali menyapa seorang warga negara asing di Kabupaten Gresik. Cho Youngho, pria berusia 36 tahun asal Korea Selatan, dengan penuh keyakinan mengikrarkan dua kalimat syahadat di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik pada Sabtu (21/2/2026), bertepatan dengan 4 Ramadhan 1447 Hijriah.  

Momentum sakral ini terasa semakin istimewa karena berlangsung di bulan Ramadhan, bulan penuh rahmat dan ampunan. Dengan suara mantap dan hati tulus, Cho Youngho mengucapkan syahadat di hadapan para ulama, menandai awal perjalanannya sebagai seorang muslim.  

Prosesi dipandu langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib. Dalam nasihatnya, beliau menegaskan bahwa pengucapan syahadat menjadikan Cho Youngho sah sebagai seorang muslim.  

“Saudara telah dianggap sebagai muslim yang sah karena telah mengucapkan dua kalimat syahadat. Itu berarti saudara termasuk hamba yang dicintai Allah,” ujar Kiai Rofiq.  

Beliau menambahkan, iman adalah anugerah istimewa yang tidak diberikan kepada semua orang. “Allah menganugerahkan rezeki kepada seluruh manusia, namun tidak semuanya diberikan iman. Alhamdulillah, hari ini saudara diselamatkan oleh Allah dan diberi jalan yang lurus kepada agama-Nya,” tuturnya.  

Kiai Rofiq juga berpesan agar Cho Youngho mulai mempelajari ajaran Islam secara bertahap, terutama kewajiban shalat lima waktu. “Sedikit demi sedikit pelajari syariat Islam dan jalankan shalat lima waktu. Insyaallah, keberkahan hidup akan senantiasa menyertai,” tambahnya.  

Cho Youngho, yang sehari-hari bekerja di industri perakitan mobil, mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada Islam berawal dari rasa nyaman dan ketenangan saat mempelajari ajaran agama ini. Sebelum memeluk Islam, ia diketahui tidak menganut agama tertentu.  

“Saya tertarik mempelajari Islam karena merasa tenang dan nyaman ketika mendalami ajaran Islam,” ungkapnya.  

Ia pun mengaku terharu dan bahagia setelah resmi menjadi seorang muslim. “Setelah mengucapkan syahadat, saya merasa terharu dan bahagia. Saya berharap bisa terus belajar dan menjaga semangat dalam mempelajari Islam,” ujarnya.  

Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Gresik, KH Mashuri Abdurrahim, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik, Makmun, M.Ag, serta Sekretaris MUI Kabupaten Gresik, KH Muhsin Munhamir. (Didik Telisik Hati)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda