GRESIK, Gerbang Nusantara News - Menjadi pengurus OSIM bukan sekadar mendapatkan sebuah jabatan. Di balik amanah tersebut, terdapat tanggung jawab untuk menjadi teladan, mampu bekerja sama, serta menghadirkan program yang bermanfaat bagi seluruh warga madrasah.
Semangat itulah yang menjadi dasar pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi pengurus OSIM baru MTsN Gresik yang berlangsung di Puri Gendis Trawas, Mojokerto pada tanggal 4-5 September 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Pemimpin Muda Berintegritas, Kreatif, dan Kolaboratif.”
LDKS dirancang sebagai ruang pembekalan bagi pengurus OSIM agar memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kepemimpinan, organisasi, penyusunan program kerja, serta pembentukan karakter.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi. Materi pertama disampaikan oleh Abdul Aziz tentang Program Kerja dan Proposal Kegiatan. Peserta dibekali pemahaman mengenai cara menyusun program kerja yang terarah, realistis, dan sesuai kebutuhan organisasi. Mereka juga belajar bagaimana menuangkan gagasan kegiatan ke dalam proposal secara sistematis.
Selanjutnya, Fahimul Ilmi menyampaikan materi Leadership. Peserta diajak memahami bahwa seorang pemimpin tidak hanya bertugas memberikan arahan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan, mengambil keputusan, bertanggung jawab, serta membangun komunikasi yang baik dengan anggota.
Materi berikutnya disampaikan oleh Sutoyo mengenai Manajemen OSIS. Materi ini memberikan pemahaman tentang bagaimana mengelola organisasi secara efektif, mulai dari pembagian tugas, koordinasi, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi.
Tidak hanya membekali peserta dari sisi organisasi, LDKS juga memberikan penguatan karakter melalui materi ESQ yang disampaikan oleh Ahmad Mukhlasin. Materi ini mengajak peserta untuk membangun kesadaran spiritual, mengenali potensi diri, serta menjalankan amanah kepengurusan dengan landasan nilai dan tanggung jawab.
Rangkaian materi kemudian ditutup dengan kegiatan outbound. Aktivitas ini menjadi sarana bagi peserta untuk mempraktikkan nilai kepemimpinan dan kerja sama secara langsung. Berbagai permainan kelompok mendorong peserta untuk berkomunikasi, membangun kepercayaan, menyelesaikan persoalan bersama, dan menghargai peran setiap anggota.
Suasana kegiatan pun semakin dinamis. Peserta tidak hanya belajar melalui materi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung yang memperkuat kekompakan dan rasa kebersamaan antarpengurus.
"Melalui LDKS ini, pengurus OSIM baru MTsN Gresik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Mereka juga diharapkan mampu menghadirkan ide-ide kreatif dan membangun kolaborasi yang positif dalam setiap program kerja," tandas Kepala MTsN Gresik, Drs. H. Pamuji, M.Pd., Rabu (9/9/2026). (*)
