Rabu, 08 Juli 2020

Waspadai Serangan DBD dengan Jaga Kesehatan Diri dan Lingkungan

Bojonegoro, gerbangnusantaranews.com  Masyarakat Bojonegoro diimbau untuk waspada terhadap berbagai jenis penyakit menular yang salah satunya demam berdarah dengoe (DBD).

Data dari Dinas Kesehatan Bojonegoro, terdapat 67 kasus DBD  hingga Juni 2020 yang mana 1 orang  diantaranya meninggal dunia.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr Whenny Dyah Prajanti, kasus DBD tersebut tersebar  di 20 Kecamatan yanh  sebagian besar merupakan wilayah endemi.

" Karena itu, kami melalui Puskesmas dan kader desa terus mensosialisasikan gerakan 3 M untuk memberantas DBD. Yakni menutup, mengubur, dan menguras air di bak mandi secara teratur. Menutup semua barang yang berpotensi menimbulkan genangan, mengubur sampah non organik," tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, bahwa di Indonesia ini tidak hanya Covid-19 yang dihadapi, akan tetapi banyak penyakit menular lainya yang perlu perhatian dari seluruh masyarakat, salah satu DBD.

"Kabupaten Bojonegoro, sekarang ini masih termasuk kabupaten endemis DBD. Setiap tahun selalu ada kasus dan tidak pernah zero," jelas Wheny.

Ditegaskan pemberantasan sarang nyamuk harus dimulai dari kesadaran diri sendiri, mulai dari dalam rumah, lingkungan sekitar rumah. (Jurnalis dmw GNN )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar