Hot News

Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 03 November 2020

KABAR GEMBIRA KALI LAMONG : DPRD Gresik Serius Ingin Menuntaskan Banjir Kali Lamong

Gresik - gerbangnusantaranews.com

Tanda tanda musim penghujan datang yang menjadi perhatian khusus banyak kalangan sebab ada hal yang biasa beringan denganya yaitu musibah banjir yang merupakan musibah tahunan, sehingga Penanggulangan banjir akibat luapan kali  Lamong menjadi perhatian serius DPRD Gresik. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Gresik H. Much. Abdul Qodir kepada GNN setelah melakukan kunjungan kerja dalam rangka kordinasi dengan Balai Besar Wilayah Bengawan Solo (BBWS) selasa (3/11/2020).


"Saya sangat serius untuk menuntaskan urusan banjir kali Lamong ini, minimal di tahun ini dampak dari luapan kali Lamong bisa kita antisipasi agar kerugian masyarakat petani bisa kita minimalisir, syukur tidak ada lagi", Ungkap Kaji Qodir panggilan akrabnya.


Dalam Kunjungan kerja ke BBWS dipimpin oleh langsung oleh Ketua, H. Much. Abdul Qodir  dan Wakil ketua, H. Ahmad Nur Hamim serta diikuti oleh seluruh pimpinan dan anggota komisi I DPRD Gresik dan diterima langsung Rudiyanto Kabid Sungai BBWS. Kunjungan kerja kali ini terkait surat rekomendasi kewenangan pembebasan lahan, menyampaikan hasil studi Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP)  termasuk identifikasi lahan dan identifikasi titik-titik urgen yang harus segera dibangun oleh alokasi anggaran yang ada di BBWS.

Lebih lanjut Ketua DPRD Gresik dari PKB itu menambahkan bahwa di tahun 2021 APBD Gresik dialokasikan anggaran 50 M untuk pembebasan lahan. Sedangkan yang bersumber dari APBN/BBWS  juga dialokasikan anggaran sebesar 92 M. 


"Alhamdulillah di Gresik ada 2 KM yg akan dibangun, dan kita akan segera rapatkan dengan dinas pertanahan dan PU untuk menetapkan lokasi yg harus didahulukan, agar banjir yang tiap tahun terjadi bisa kita antisipasi minimal dikurangi dampaknya", Ujar suami dari Ufiq Zuroidah anggota FKB DPRD Jatim.


Lebih lanjut wakil ketua DPRD Gresik H. Ahmad Nur Hamim akrab dipanggil Anha menambahkan bahwa panjang keseluruhan kali Lamong yang melewati wilayah Gresik adalah sepanjang 50 KM. "Di tahun 2020 sudah dikerjakan sepanjang 200 M di desa Jono Kecamatan Cerme", Terang Anha.


Sedangkan lahan yang sudah dibebaskan untuk dikerjakan tahun 2021 meliputi desa tambak beras 7 ha, kedanyang 17 ha dan 25 ha desa iker--iker serta Banjar Agung.


"Saya kira semua sudah jelas bahwa masalah Banjir Kali Lamong DPRD bersama Pemkab sangat serius untuk menuntaskan masalah ini", pungkas Anha Penuh Optimis. (mad)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot