Bank Sampah Bumdesa Kedungrukem Mengubah Sampah Jadi Penghasilan - Gerbang Nusantara News

13 Februari 2022

Bank Sampah Bumdesa Kedungrukem Mengubah Sampah Jadi Penghasilan


Gresik, GNN 

Masa pandemi yang belum berakhir ini bukanlah sebuah halangan untuk terus berkarya, hal ini dilakukan oleh Bumdesa Kedungrukem untuk memberikan solusi alternatif pada kaum ibu ibu dalam masa sulit ini, yakni dengan membangkitkan kerangka berfikir bagaimana sampah diubah menjadi sebuah penghasilan.

Seperti yang terpantau oleh media GNN pada hari Minggu, 13/2/2022, salahsatu kelompok Bank Sampah yang sedang melakukan transaksi mingguan yakni pengumpulan sampah keluarga yang sudah dipilah oleh ibu ibu untuk dijadikan setoran (ditabung) di Bank sampah yang dikelola Bumdesa.

Wiwik Alfiah selaku  ketua Bank Sampah Gading Mekar Desa Kedungrukem kepada GNN Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah berlangsung sejak 2017 namun saat pandemi yang pertama sempat terhenti dan sekarang pada tanggal 29 Desember 2021 kami hidukan kembali dengan ada beberapa pembaharuan.

Dulu hanya dalam satu tempat penimbangan, namun sekarang sudah dipisah menjadi 5 titik penimbangan,  mengingat tempat yang terbatas dan kesadaran masyarakat untuk menjadikan sampah rumah tangga sebagai tambahan penghasilan semakin tinggi.

Lebih lanjut Wiwin juga menjelaskan tentang tujuan kegiatan Bank Sampah ini diantaranya :

1. Menangani permasalahan sampah

2. Mengedukasi masyarakat untuk bisa memilah sampah

3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

4. Membiasakan menabung

Adapun sistem penjualan (transaksi) ada dua yakni di tabung dan bisa di minta uang secara tunai, dengan ketentuan tabungan bisa di ambil jika sudah mendapat minimal Rp. 50.000, - dan harus di sisakan minimal 10.000, sedangkan untuk tabungan akan di bagikan menjelang lebaran, terang wanita yang berprofesi sebagai tenaga pendidikan (guru) ini.

Sementara Kepala Desa Kedungrukem Bayu Prahaja Hadinata saat dikonfirmasi melalui saluran Handphone nya Ia menyampaikan bahwa Bank Sampah yang dikelolah oleh Bumdesa memang sudah berjalan dan berkembang.

Selanjutnya Bayu berharap agar semua masyarakat mau lebih kompak lagi mendukung kegiatan bank sampah ini serta mengajak masyarakat untuk  lebih sadar  terhadap pengelolaan sampah di sekitar kita.

Sekali lagi saya berharap semoga masyarakat semakin antusias untuk menjadikan sampah rumah tngga sebagai pnghsilan tmbahan, selain itu yang paling penting bisa mnjaga kebershan lingkungan, harap Bayu.

Bank sampah merupakan salah satu unit bumdesa yang baru berjalan mudah mudahan sinergitas, komunikasi antara pngurus dan pemdes selalu terjaga dengan baik demi kepentingan bersama, sehingga kedepan mampu membangkitkan perekonomian desa dengan masyarakat yang sejahtera pungkasnya.(WLO)


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda