qdxqWFisudm6DGCugNCmxTscxWj4jhGgj3sh0iWz

Terpanggil Belum Pernah Ada Dewan Perempuan dari Gerindra Dapil 9, Lies Farhatin Nazidah Mantapkan Diri Maju Caleg Siap Menang

Gresik, GNN gerbanngnusantaranews.com

Terpanggil belum ada Dewan Perempuan di DPRD Gresik sejak Pemilu 2014, 2019 dari Gerindra Dapil 9, Lies Farhatin Nazidah Mantapkan Diri Maju Caleg Siap Menang dari Partai Gerindra dapil 9 meliputi Kecamatan Manyar dan Bungah pada 14 Februari mendatang. 

Berdasarkan info dari lapangan pendatang baru perempuan berjilbab alumni Ponpes Langitan, kelahiran Gresik 22 April 1976 ini diharapkan bisa memperjuangkan aspirasi warga Kecamatan Manyar dan Bungah terutama kaum perempuan, karena selama ini di Gerindra belum ada anggota DPRD Gresik dari perempuan di dapil 9 tersebut. 

Motivasi maju menjadi caleg dari partai Gerindra selain termotivasi untuk memperjuangkan aspirasi warga melalui jalur politik, juga semangat pengabdian untuk bisa memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, terkait dengan kebijakan yang menyangkut kepentingan publik terutama aspirasi kaum perempuan agar bisa diperjuangkan sebagaimana mestinya sesuai amanah perundangan berlaku. 

"Mohon doa restunya mari kita sebagai perempuan jangan takut berjuang bersama semoga membawa manfaat bagi warga Manyar dan Bungah khusunya kaum perempuan," ujar Ning Lies sapaan Lies Farhatin Nazidah, Sabtu (27/1/2024) di Markas Konsentrasi Tim Pemenangannya Manyar. 

Alumnus SMA NU 1 ini melanjutkan keterwakilan kaum perempuan dari Partai Gerindra di dapil 9 di badan legislatif sangatlah penting, karena Manyar banyak industri menuntut perempuan harus bisa menyiapkan diri dengan adanya kebijakan publik dari pemerintahan, karena itu kiprah perempuan di politik tidak hanya sekedar memenuhi pada capaian kuota 30%, tetapi perempuan harus punya power and decision agar bisa memperjuangkan di parlemen/legislatif.

"Untuk itu kawan-kawan caleg perempuan marilah kita jadi caleg kartini dan bukan caleg perempuan yang hanya sebagai alat bargaining atau pemenuhan quota," ujarnya Ning Lies yang pernah mengenyang Kampus UWKS ini. 

"Jadilah Kartini sejati yang punya jadi diri dan nilai lebih daripada caleg lain (laki-laki, red)" sambungnya kemudian, dengan penuh semangat kepada para pendukungnya dari emak emak ini. 

Sementara dengan Kecamatan Bungah yang cukup signifikan adalah perlunya diperjuangkan masalah pendidikan, karena di Bungah banyak pondok pesantren, lembaga pendidikan dan warganya banyak santrinya maka Ning Lies yang pernah nyantri di Ponpes Langitan ini akan memprioritaskan dunia pendidikan harus disejahterakan, terutama bantuan-bantuan untuk lembaga pendidikan harus diperjuangkan supaya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan serta kesejahteraan tenaga pengajar guru baik di pesantren dan madrasah serta guru yang belum diangkat PNS perlu diperjuangkan nasibnya. 

Memang tidak mudah memperjuangkan keterwakilan perempuan di parlemen, namun harus Niat tulus gigih berjuang dengan jiwa dan raga untuk mencapai tujuan mulia mengangkat harkat dan martabat perempuan di bidang politik, maka dalam strategi merekrut relawan Ning Lies cukup unik yaitu Tim Konsentrasi Pemenangannya dibuat Berlapis, tidak cukup satu orang kordinator di dua kecamatan tersebut dan tiap desa tapi sampai memasang 3 - 5 orang orang kordinator desa (kordes) dan Korcam (kordinator Kecamatan) yang satu sama lainnya tidak saling mengetahui/mengenal dengan tugas yang berbeda bertujuan sama yakni pemenangan Ning Lies, hal ini agar tidak terjadi relawan atau pendukung ganda serta menjaga kemungkinan-kemungkinan suara margin error dari target suara 20 ribu perolehan suara untuk bisa melenggang duduk di kursi DPRD Gresik. 

Selain itu dalam Tim Konsetransi Pemenangannya Ning Lies dipasang pula konsultan dan tim Think Thank yaitu team pemikir bertugas khusus membaca peta perkembangan politik menjelang coblosan di dua kecamatan tersebut, sekaligus Tim ini menjadi forum diskusi internalnya terkait pembahasan program-program prioritasnya yang menjadi aspirasi warga Manyar dan Bungah. 

"Mereka warga yaitu ibu ibu akan senang kalau ada keterwakilan anggota dewan perempuan dari Partai Gerindra, karena selama ini kurang diperjuangkan aspirasinya," pungkasnya.(ye)

Baca Juga

Related Posts