Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Pemuda masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses terhadap ruang strategis pembangunan hingga minimnya keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan. Menyadari hal tersebut, Karang Taruna Kabupaten Gresik meneguhkan komitmen nyata untuk memperkuat peran pemuda, terutama di tingkat desa sebagai basis gerakan.
Usai dilantik, jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Gresik langsung bergerak aktif. Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, Satya Pradika, bersama perwakilan pengurus melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Gresik pada Senin (12/01). Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun sinergi sekaligus menyampaikan gagasan strategis kepemudaan.
Dalam kesempatan tersebut, Satya Pradika menegaskan bahwa kepengurusan baru Karang Taruna berkomitmen mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) pemuda hingga basis desa serta menumbuhkan kemandirian pemuda.
“Prioritas kami menekankan pada penguatan SDM dan kemandirian pemuda, dengan basis gerakan dari desa,” ujar Satya Pradika.
Ia menambahkan, optimalisasi peran pemuda membutuhkan dukungan lintas pihak, khususnya dalam menggali dan mengembangkan potensi pemuda di desa-desa Kabupaten Gresik.
Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Syahrul Munir, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai keterlibatan pemuda dalam pembangunan desa masih belum maksimal, sehingga kehadiran Karang Taruna diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa.
“Kekuatan kepemudaan hari ini harus diarahkan untuk kebaikan di masa depan,” tegas Syahrul Munir.
Lebih lanjut, Syahrul Munir mendorong Karang Taruna Kabupaten Gresik untuk merumuskan arah gerak yang jelas, baik dalam membangun pola pikir (mindset) pemuda maupun dalam mendorong program pemberdayaan yang berpihak pada kepentingan pemuda. Ia juga menekankan pentingnya literasi data sebagai fondasi utama dalam perumusan kebijakan dan implementasi program pembangunan.
Dengan komitmen ini, Karang Taruna Kabupaten Gresik diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu memperkuat peran pemuda, memastikan keterlibatan mereka dalam forum strategis desa seperti Musrenbangdes dan Musyawarah Desa, serta menjadikan pemuda sebagai aktor utama pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.(k-iy)
