GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com Memasuki tahun keempat pelaksanaan di bulan suci Ramadhan, Karang Taruna (Kartar) Karya Mandiri Desa Cerme Lor, Kabupaten Gresik, kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Melalui program unggulan bertajuk “Dodolane Kartar”, para pemuda desa menyulap halaman Balai Desa Cerme Lor menjadi pusat ekonomi kreatif yang semarak sepanjang bulan puasa.
Program ini bukan sekadar pasar takjil musiman, melainkan wujud nyata kolaborasi strategis antara generasi muda dan pelaku UMKM desa. Beragam produk kuliner khas warga Cerme Lor dikemas menarik, dipasarkan secara kolektif, dan diposisikan sebagai ikon kebanggaan desa.
Dengan lokasi strategis di depan Balai Desa, Dodolane Kartar hadir sebagai solusi atas tantangan klasik UMKM: pemasaran. Kehadiran stan ini membantu meningkatkan visibilitas produk lokal, sehingga lebih mudah dijangkau masyarakat yang mencari menu berbuka puasa.
Tahun ini, Kartar Karya Mandiri melakukan terobosan dengan membentuk Tim Ekonomi Kreatif (Ekraf). Tim ini diproyeksikan menjadi motor penggerak yang berfokus pada:
- Pendampingan UMKM: Membantu standarisasi kualitas dan kemasan produk desa.
- Kewirausahaan Pemuda: Mendorong minat generasi muda untuk terjun ke dunia bisnis kreatif.
- Digitalisasi: Membuka peluang pemasaran produk desa melalui platform daring.
“Kami ingin pendampingan ini bersifat berkelanjutan. Melalui Tim Ekraf, kami berharap pemuda Cerme Lor tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor utama dalam perputaran ekonomi desa,” ujar Tri Juli Yansyah, S.Pd., Ketua Karang Taruna Karya Mandiri Desa Cerme Lor.
Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain memudahkan warga mendapatkan takjil higienis dan khas desa sendiri, program ini terbukti meningkatkan pendapatan UMKM selama Ramadhan.
Dengan semangat gotong royong, Kartar Karya Mandiri membuktikan bahwa sinergi antara pemuda dan pelaku usaha kecil adalah kunci utama menuju kemandirian ekonomi Desa Cerme Lor.(k-iy)
