Gerbang Nusantara News

Sosial Politik

PENDIDIKAN

WISATA

Foto

Video

23 Januari 2026

Sistem Rujukan BPJS Kesehatan: Fakta Penting yang Wajib Diketahui Peserta JKN


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Sistem rujukan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan menjadi pintu utama untuk memastikan layanan kesehatan tepat sasaran dan berjenjang. Sejumlah fakta penting berikut perlu diketahui oleh peserta JKN dan masyarakat luas.  

Pertama, sistem rujukan berjenjang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2024 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perseorangan. Ketentuan ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan beserta regulasi turunannya, yang membawa perubahan besar dalam mekanisme rujukan.  

“Skema rujukan berjenjang ini dirancang untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan. Dengan sistem ini, setiap peserta memperoleh penanganan yang tepat, efektif, dan sesuai kebutuhan medisnya,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, Jumat (23/01).  

Kedua, mekanisme rujukan memastikan peserta JKN dengan keluhan ringan tetap ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik pratama, atau dokter praktik perorangan. Hal ini mencegah penumpukan pasien di rumah sakit rujukan lanjutan.  

“Bayangkan jika rumah sakit dipenuhi pasien dengan keluhan batuk atau flu yang seharusnya bisa ditangani di FKTP. Itu akan menghambat akses bagi pasien yang benar-benar membutuhkan layanan lanjutan,” tambah Janoe.  

Ketiga, rujukan hanya diberikan berdasarkan indikasi medis, bukan Atas Permintaan Sendiri (APS). Namun, terdapat pengecualian untuk kondisi tertentu yang memungkinkan peserta dirujuk langsung ke rumah sakit, seperti perawatan rutin hemodialisis, kemoterapi, radioterapi, layanan kesehatan jiwa, serta penyakit kronis dan khusus seperti hemofilia, thalasemia, kusta, TB-MDR, dan HIV-ODHA.  

Peserta lanjut usia di atas 65 tahun atau pasien dengan rencana pengobatan jangka menengah hingga panjang juga dapat memperoleh rujukan langsung tanpa harus kembali ke FKTP.  

Keempat, dalam kondisi gawat darurat, peserta JKN tidak diwajibkan membawa surat rujukan. Mereka dapat langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, baik yang bekerja sama maupun tidak dengan BPJS Kesehatan. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 dan Permenkes Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kegawatdaruratan.  

“Kondisi gawat darurat mencakup keadaan yang mengancam nyawa, seperti gangguan jalan napas, pernapasan, sirkulasi, hingga penurunan kesadaran,” tegas Janoe.  

Penerapan sistem rujukan berjenjang ini juga mendapat dukungan dari FKTP. Kepala Puskesmas Karangandong, dr. Hilda Betsy Marlene R., menuturkan pihaknya konsisten menjalankan ketentuan rujukan sehingga rasio rujukan tetap rendah.  

“Kami selalu memberikan edukasi dan asesmen dengan komunikasi yang baik. Tidak semua penyakit harus dirujuk ke rumah sakit. Dengan sarana dan prasarana yang memadai, kepercayaan peserta terhadap FKTP akan meningkat,” tutup Hilda.(rn/qa)

Pemkab Gresik Deklarasikan Komitmen Lintas Sektor: Lindungi Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
 

Upaya melindungi perempuan dan anak pasca perceraian di Kabupaten Gresik memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pengadilan Agama serta dunia usaha mendeklarasikan komitmen bersama untuk memastikan pemenuhan hak-hak perempuan dan anak pasca perceraian.  

Deklarasi yang berlangsung di Hotel Front One Gresik, Kamis (22/01), menjadi langkah strategis yang berdampak langsung pada pencegahan anak putus sekolah, perlindungan jaminan kesehatan, hingga kepastian hak sosial dan ketenagakerjaan bagi keluarga terdampak perceraian.  

Kegiatan ini melibatkan Pengadilan Agama Gresik, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, APINDO, KADIN, HIPMI, serta 80 perwakilan perusahaan dari berbagai wilayah.  

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa Pemkab tengah menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai instrumen konkret perlindungan perempuan dan anak pasca cerai. “Persoalan pasca perceraian tidak bisa diselesaikan secara parsial. Ini menyentuh banyak sektor sekaligus, mulai dari ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan, hingga sosial. Semua akan diorkestrasi oleh Dinas KBPPPA,” jelasnya.  

Ia menambahkan, Perbup juga akan mencakup identitas pekerja migran asal Gresik, dengan dukungan bank data perceraian yang sedang disiapkan. “Fakta di lapangan menunjukkan keterkaitan antara perceraian dan angka putus sekolah. Ini yang ingin kita putus mata rantainya,” tegasnya.  

Kepada dunia usaha, Wabup Alif menekankan bahwa komitmen ini bukan beban, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial bersama. “Jika ketentuan ini masuk ke peraturan perusahaan, jangan merasa terbebani. Ini adalah hak-hak yang memang harus dipenuhi,” ujarnya.  

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. Muchlis, memberikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi ini. Ia berharap langkah Gresik dapat menjadi percontohan nasional. “Dengan niat baik seperti ini, akan tercatat sebagai tinta emas dalam sejarah kebersamaan antara Pengadilan Agama dan pemerintah daerah,” ungkapnya.  

Sementara itu, Ketua Muda Kamar Agama Mahkamah Agung RI, Dr. Yasardin, menyoroti besarnya jumlah anak korban perceraian di Indonesia. Ia menegaskan bahwa keterbatasan regulasi tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan perempuan dan anak terlantar. “Upaya yang dilakukan Pemkab Gresik bersama Pengadilan Agama adalah ikhtiar nyata. Saya bersyukur pemerintah daerah sangat responsif terhadap persoalan ini,” ujarnya.(nnd)

PWI–DPRD Gresik Gelar Dialog Publik: Smart Budgeting & Smart Revenue untuk Kemandirian Fiskal Daerah


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik bersama DPRD Gresik menggelar Dialog Publik bertajuk “Smart Budgeting & Smart Revenue: Arah Baru Peningkatan PAD untuk Kemandirian Daerah” di Hotel Horison GKB, Kamis (22 Januari 2026). Acara ini menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus HUT ke-80 PWI.  

Dialog publik menghadirkan sejumlah tokoh strategis, di antaranya Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, serta Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir. Turut hadir jajaran pimpinan DPRD Gresik, kepala OPD penghasil, perwakilan perusahaan, perguruan tinggi, hingga para kepala desa dari berbagai wilayah di Kota Pudak.  

Ketua PWI Gresik, Deni Ali Setiono, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi pada efektivitas penggunaannya. “Setiap rupiah harus tepat sasaran. Pers hadir bukan sekadar menulis berita, tetapi juga memberi solusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.  

Senada dengan itu, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim menekankan peran pers dalam mengawal kebijakan publik. Ia menyoroti potensi besar Gresik dengan hampir seribu perusahaan berskala besar, namun kontribusi PAD masih relatif kecil. “Gresik tidak boleh hanya jadi penonton. Potensi fiskal harus dikapitalisasi agar kemandirian daerah meningkat,” tandasnya.  

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan bahwa Pemkab tengah menggenjot sektor perizinan, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sebagai sumber pendapatan baru. Ia mengakui bahwa PAD masih didominasi pajak daerah, sehingga strategi perlu diperluas melalui digitalisasi, penguatan kelembagaan, dan efisiensi administrasi.  

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir menegaskan dukungan legislatif terhadap kebijakan anggaran yang efisien dan berorientasi hasil. Ia menyoroti pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp539 miliar yang berdampak pada pembangunan infrastruktur. “PAD harus dimaksimalkan agar kesejahteraan dan pelayanan publik tidak dikorbankan,” tegasnya.  

Forum ini juga melahirkan sejumlah gagasan dari kalangan perusahaan dan akademisi, seperti pembentukan badan riset industri, penguatan pendidikan vokasi, serta pengembangan BUMD sebagai motor pendapatan daerah.(red)

Wakil Bupati Gresik Serahkan Bantuan Z-Mart Baznas untuk 50 Pelaku Usaha Kelontong


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program Z-Mart, Baznas Gresik bersama Baznas RI menyalurkan bantuan kepada 50 pelaku usaha kelontong di Kabupaten Gresik.  

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Ruang Retno Suwari, Lantai II Kantor Bupati Gresik, Kamis (22/1/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gresik, didampingi Ketua Baznas Gresik, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, serta jajaran pimpinan Baznas Kabupaten Gresik.  

Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan senilai Rp8.000.000, dengan rincian Rp4.000.000 untuk branding toko dan Rp4.000.000 sebagai tambahan modal usaha.  

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik, dr. Alif, menyampaikan apresiasi atas sinergi Baznas Gresik dengan Baznas RI yang terus konsisten membantu pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan.  

“Kami tidak bisa sendiri dalam mengatasi problem kemiskinan di Gresik. Sinergi seperti yang dilakukan Baznas ini sangat luar biasa, terutama melalui program Z-Mart yang menyasar pelaku usaha toko kelontong. Semoga bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” ujarnya.  

Wabup juga berpesan agar para penerima bantuan tetap tangguh dan tidak mudah menyerah dalam menjalankan usaha.  “Ingat, sesuatu yang besar dimulai dari hal kecil. Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya agar usaha semakin berkembang,” tambahnya.  

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Gresik, H. Muhammad Mujib, menyampaikan terima kasih kepada Baznas RI atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa bantuan Z-Mart merupakan wujud nyata komitmen Baznas dalam mendukung pemerintah daerah mengatasi persoalan kemiskinan.  

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Gresik. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang terbantu. Kami juga mengajak penerima manfaat untuk mendoakan para muzakki agar Allah melipatgandakan rezeki mereka,” tuturnya.  

Dengan adanya program Z-Mart, diharapkan usaha kelontong masyarakat Gresik semakin berkembang, sekaligus menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan menumbuhkan semangat kemandirian.(k-hnf)

22 Januari 2026

Pra Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Benjeng: Camat Tekankan Lima Prioritas Usulan


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com

Aula Pertemuan Kantor Camat Benjeng menjadi saksi terselenggaranya kegiatan Pra Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 pada Rabu, 22 Januari 2026. Acara ini diikuti oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta operator desa se-Kecamatan Benjeng.  

Kegiatan dipandu oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Benjeng, Sudarmanto, dan dipimpin langsung oleh Camat Benjeng, Nurul Fuad. Dalam sambutannya, Sekcam Sudarmanto menyampaikan sejumlah informasi terkait kesiapan Musrenbang Kecamatan Benjeng yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Februari 2026 mendatang. Ia menekankan bahwa Pra Musrenbang merupakan bagian penting dari proses Musrenbang Kecamatan, sehingga perlu dimaksimalkan agar menghasilkan usulan yang realistis dan berbasis pada identifikasi masalah di lapangan.  

Ketua PKDI Kecamatan Benjeng, Nanang, turut memberikan pandangan. Ia menegaskan bahwa nasib pembangunan desa-desa di Kecamatan Benjeng sangat ditentukan oleh momen Musrenbang. Oleh karena itu, setiap usulan harus benar-benar dipertimbangkan berdasarkan skala prioritas agar seluruh kebutuhan desa dapat terakomodasi.  

Sementara itu, Camat Benjeng, Nurul Fuad, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak sekaligus memberikan arahan strategis. Ia menekankan lima prioritas utama yang harus menjadi fokus dalam usulan Musrenbang, yaitu:  

1. JPD (Jalan Poros Desa)  

2. Jalan lingkungan (betonisasi/rapat beton/cor)  

3. Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)  

4. Sarana Posyandu  

5. Irigasi di perkotaan  

Nurul Fuad mengingatkan agar desa-desa benar-benar memperhatikan agar usulan tidak tumpang tindih sehingga tidak sia-sia. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kecamatan Benjeng untuk memperjuangkan dan mengawal setiap usulan yang diajukan. “Mohon dipersiapkan secara matang agar Musrenbang Kecamatan Benjeng mendatang bisa berjalan maksimal,” tegasnya.  

Dengan adanya Pra Musrenbang ini, diharapkan seluruh desa di Kecamatan Benjeng dapat menyusun usulan program yang tepat sasaran, sehingga RKPD Tahun 2027 benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.(WLO)

20 Januari 2026

Pelantikan Perangkat Desa Pucung, Lengkapi Struktur Pemerintahan Desa


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Pemerintah Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, menggelar acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Perangkat Desa pada Selasa (20/1) di Balai Desa Pucung. Acara ini menjadi momen penting karena menandai kelengkapan struktur pemerintahan desa setelah terisinya jabatan yang sebelumnya kosong.  
Dua perangkat desa resmi dilantik dan diambil sumpah, yaitu:  Sifa’ul Janahtin sebagai Kepala Urusan Perencanaan dan Sherly Novitasa sebagai Kepala Seksi Pelayanan

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pucung Choirul Anam menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia (P3D) yang telah bekerja keras dalam melaksanakan. tugas kemanusiaan dari awal penjaringan dan penyaringan hingga terlaksana dengan baik dengan baik dan lancar termasuk tahapan pelantikan ini. 
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena dengan pelantikan ini, seluruh posisi perangkat desa kini telah lengkap.  

“Dengan terisinya jabatan yang kosong, kami berharap Desa Pucung semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera. Kepada perangkat yang baru dilantik, saya berpesan agar segera beradaptasi, berkolaborasi, dan bersinergi demi kemajuan bersama,” ujar Choirul Anam, sembari mengakhiri dengan ucapan selamat dan sukses kepada terlantik. 

Sementara itu, Plt Camat Balongpanggang Dedy Hartadi dalam kesempatan yang sama menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada perangkat desa yang baru dilantik. Ia juga memberikan apresiasi atas perjuangan dan kinerja Panitia P3D Desa Pucung yang telah bekerja keras menyukseskan setiap proses sesuai tahapan hingga pelantikan.  

Camat juga memberikan arahan terkait tupoksi perangkat desa dan sekilas kondisi Gresik khususnya wolayah Kecamatan Balongpanggang, dan Ia berharap untuk terus meningkatkan pelayanan.

Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Balongpanggang, Ketua dan anggota BPD, para Ketua RT/RW, lembaga desa, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah desa dalam memperkuat tata kelola dan pelayanan kepada warga.  

Dengan pelantikan ini, Desa Pucung menegaskan komitmennya untuk terus membangun pemerintahan yang transparan, solid, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.lainya (wlo)

17 Januari 2026

Karang Taruna Gresik Dampingi Komisi IV DPRD Tinjau Layanan Gresik Universal Science


GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com 

Karang Taruna Kabupaten Gresik mendampingi Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik dalam Kunjungan Kerja (Kunker) ke Gresik Universal Science (GUS) pada Jumat, 16 Januari 2026. Agenda ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap kualitas layanan pendidikan kreatif di Kabupaten Gresik.  

Rombongan Komisi IV hadir untuk memastikan bahwa fasilitas pendidikan non-formal seperti GUS mampu memberikan dampak nyata serta pemanfaatan optimal bagi siswa sekolah di seluruh wilayah Gresik.  

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, Satya Pradika, S.M., turut mendampingi secara langsung. Kehadirannya menegaskan adanya sinergi antara legislatif dan organisasi kepemudaan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kota Pudak.  

“Kami ingin memastikan bahwa Gresik Universal Science bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat edukasi yang mampu merangsang kreativitas siswa. Pemanfaatannya harus merata dan dapat dijangkau oleh sekolah-sekolah di Gresik,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik, Muchamad Zaifudin, S.Pd., di sela-sela peninjauan.  

Adapun beberapa poin utama yang menjadi fokus pengawasan kali ini meliputi:  

- Kualitas layanan: menilai sejauh mana standar edukasi diberikan kepada pengunjung.  

- Fasilitas edukasi: memastikan alat peraga dan sarana kreatif berfungsi dengan baik.  

- Aksesibilitas: mendorong agar pemanfaatan GUS dapat terintegrasi dengan program Dinas Pendidikan.  

Ketua Karang Taruna Gresik, Satya Pradika, menambahkan bahwa keterlibatan pemuda dalam mengawal fasilitas pendidikan kreatif sangat krusial. Menurutnya, inovasi pendidikan merupakan kunci untuk mencetak generasi unggul di masa depan.  

Kunjungan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan diskusi mengenai pengembangan konten edukasi di GUS agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kurikulum pendidikan, sekaligus memperkaya wawasan masyarakat tentang sejarah dan peradaban Kabupaten Gresik.(K-iy)

16 Januari 2026

Pemkab Gresik Fokus Perbaikan Jalan Poros Desa sebagai Prioritas Infrastruktur 2026


Gresik,  GNN gerbangnusantaranews.com
Pemerintah Kabupaten Gresik menetapkan perbaikan Jalan Poros Desa (JPD) sebagai salah satu fokus utama pembangunan infrastruktur tahun 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi capaian pembangunan jalan sepanjang 2025 sekaligus jawaban atas tingginya kebutuhan penanganan jalan desa di berbagai kecamatan,

Rekapitulasi menunjukkan kebutuhan anggaran perbaikan JPD di seluruh Kabupaten Gresik pada periode 2026–2029 mencapai Rp2,83 triliun, dengan alokasi rata-rata sekitar Rp250 miliar per tahun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk menangani ruas jalan di wilayah daratan maupun kepulauan.

Pada 2026, Pemkab Gresik memprioritaskan peningkatan dan pelebaran JPD pada ruas-ruas strategis yang berfungsi sebagai penghubung antar desa, jalur distribusi hasil pertanian dan industri, serta akses utama menuju layanan pendidikan dan kesehatan. Program yang direncanakan mencakup peningkatan kualitas jalan di sejumlah kecamatan, pelebaran ruas dengan tingkat kepadatan tinggi, serta pemeliharaan berkala untuk menjaga kemantapan jalan yang telah dibangun.

Sebagai capaian tahun sebelumnya, Dinas PUTR Kabupaten Gresik pada 2025 telah memperbaiki infrastruktur jalan sepanjang 22,257 kilometer di 37 titik dengan konstruksi beton, aspal, dan paving. Pekerjaan meliputi peningkatan dan pelebaran jalan, rekonstruksi ruas, pembangunan jembatan baru, serta perbaikan fasilitas pendukung di Pulau Bawean.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa keberhasilan perbaikan jalan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Ia mendorong Dinas PUTR memperkuat kolaborasi dengan perangkat daerah, khususnya para camat, agar perbaikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.  

“Upaya peningkatan kemantapan jalan dilakukan bertahap dan berkelanjutan. Camat memiliki pemahaman langsung terhadap kondisi wilayahnya. Insight dari mereka sangat dibutuhkan agar perbaikan jalan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam menentukan prioritas, Pemkab Gresik juga melibatkan partisipasi masyarakat. Aduan dan laporan yang masuk melalui media sosial, kanal Lapor Gus, hingga layanan darurat 112 dijadikan bahan pertimbangan dalam menetapkan ruas jalan yang akan ditangani.

15 Januari 2026

Karang Taruna Gresik Bersinergi dengan Wakil Bupati: Dorong Kemandirian dan Pemberdayaan Pemuda


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com

Sinergi ini ditandai dengan Karang Taruna Kabupaten Gresik lakukan audiensi dengan Wakil Bupati Gresik, dr. Alif, yang merupakan wujud upaya memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian pemuda. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (14/1) ini sekaligus menjadi langkah awal menuju pelaksanaan Rapat Kerja Pengurus Karang Taruna Kabupaten Gresik Periode 2025–2030.  

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Gresik dr. Alif menekankan pentingnya peran aktif Karang Taruna dalam membangun kemandirian ekonomi pemuda. Ia mendorong pemanfaatan potensi sektor lokal, seperti peternakan dan pangan daerah, sebagai ruang pengembangan usaha sekaligus sarana pemberdayaan generasi muda.  

Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, Satya Pradika, menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan memfokuskan arah kerja organisasi pada dua prioritas utama: penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kemandirian pemuda. Kedua fokus tersebut akan menjadi pijakan dalam penyusunan program kerja lima tahun ke depan.  

Menurut Satya, kemandirian ekonomi pemuda merupakan kunci untuk melahirkan generasi yang produktif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Dengan dukungan pemerintah daerah serta pengembangan program berbasis potensi lokal, Karang Taruna Kabupaten Gresik optimistis dapat menghadirkan inisiatif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan pemuda.(k-iy)

Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di MI Ma'arif NU Miftahul Huda Desa Klampok


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 

MI Ma'arif NU Miftahul Huda Desa Klampok Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik, pada Kamis, 15 Januari 2026, menggelar kegiatan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Acara ini mengusung tema “Jadikan Shalat sebagai Benteng Moral di Tengah Tantangan Zaman” yang bertujuan menanamkan nilai spiritual sekaligus memperkuat karakter siswa di tengah arus perkembangan zaman.  

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 bersama Dewan Guru. Suasana penuh semangat terlihat ketika para siswa mengikuti rangkaian acara yang disusun secara teratur dan penuh makna.  

Adapun rangkaian acara tersebut adslah: 

- Sambutan sekaligus tausiyah oleh Kepala Madrasah, Siti Muniroh, S.Pd.I, yang menekankan pentingnya shalat sebagai benteng moral.  

- Istighotsah bersama, dipimpin oleh guru-guru, untuk memohon keberkahan dan keteguhan iman.  

- Pawai drum band yang meriah, menambah semangat kebersamaan dan kreativitas siswa.  

- Makan bersama seluruh siswa dan guru, sebagai wujud kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi.  

Kegiayan ini bertujuan : Membantu anak-anak lebih mengenal agamanya melalui sejarah Isra' Mi'raj, Mendorong anak-anak untuk lebih meningkatkan ibadahnya, terutama shalat fardhu.  

Dalam tausiyahnya, Kepala Madrasah menyampaikan pesan mendalam:  “Perbaiki sholatmu maka Allah akan perbaiki hidupmu.”  

Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh siswa agar menjadikan shalat sebagai pondasi utama dalam kehidupan sehari-hari.  

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MI Ma'arif NU Miftahul Huda menegaskan komitmennya untuk terus membimbing siswa-siswinya agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan beriman kuat. (WLO)


14 Januari 2026

SIDAK GUS: Komisi IV DPRD Gresik Sampaikan Gus Itu Keren, Tapi Butuh Ditingkatkan

Gresik, gerbangnusantaranews.com

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gresik Universal Science (GUS) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Muchammad Zaifudin, bersama anggota lainnya yakni H. Abdulloh Munir, Hj. Komsatun, Sudadi, dan Imam Syaifuddin.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV meninjau berbagai fasilitas dan konsep eduwisata yang ditawarkan GUS. Ketua Komisi IV, Muchammad Zaifudin, menilai bahwa GUS memiliki potensi besar sebagai pusat edukasi dan wisata, namun masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut.  

GUS ini keren, bagus, tapi perlu ditingkatkan agar lebih keren lagi. Terutama pada aspek literasi digital dan pengelolaan aplikasi yang masih perlu ditambah,” ujar Zaifudin.  

Selain ketua komisi IV  Pandangan seputar GUS juga disampaikan Anggota Komisi IV lainya : 

Hj. Komsatun menegaskan bahwa GUS sudah baik, namun perlu penyempurnaan. “Gresik memiliki banyak hal yang bisa diedukasikan, mulai dari kebudayaan, kuliner, hingga sejarah. Menu digital di GUS harus diperbanyak agar masyarakat mendapatkan informasi yang lebih lengkap,” jelasnya.  

H. Abdulloh Munir berharap GUS benar-benar memberi manfaat dari sisi pendidikan. “Anak didik harus bisa mengenal sejarah Gresik melalui GUS. Itu yang paling penting,” katanya.  

Imam Syaifudin menilai GUS sebagai harapan baru bagi dunia pendidikan dan wisata di Gresik. “Masih banyak yang perlu diperbaiki, tapi ini bisa menjadi wisata unggulan Kabupaten Gresik. Intinya bagus dan harus dikembangkan,” ujarnya.  

Sudadi menambahkan bahwa GUS menjadi sarana edukasi masyarakat untuk mengenal lebih jauh tentang Gresik. “Mulai dari wisata, kuliner, hingga sejarah, semua ada di sini. Bahkan ruang damar kurung juga menarik untuk dikunjungi. Warga Gresik harus tahu apa itu Gresik,” tegasnya.  

VIDEO KEGIATAN 

Sidak tersebut juga melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gresik, di antaranya Disparenkrafbudpora, Dinsos, KBPPPA dan Dinas Pendidikan. Kehadiran OPD diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan GUS sebagai pusat eduwisata dan literasi digital di Gresik.  

Komisi IV DPRD Gresik sepakat bahwa GUS merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Namun, agar benar-benar menjadi destinasi unggulan, GUS perlu terus ditingkatkan baik dari sisi konten digital, pengelolaan, maupun fasilitas edukasi.(WLO)

Bupati Gresik Gus Yani Raih Penghargaan Terbaik II Pembina K3 Jawa Timur 2026


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meraih penghargaan sebagai Terbaik II Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam apel peringatan Bulan K3 Nasional 2026 yang digelar di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (14/1).  

Usai menerima penghargaan, Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya apel Bulan K3 Nasional di Kabupaten Gresik. Menurutnya, hal ini menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Gresik sebagai kota santri dan kota industri.  

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten Gresik dalam meningkatkan penerapan budaya K3 dan SMK3 di seluruh perusahaan. Semangat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan karyawan harus terus diperkuat demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan sehat,” ujar Gus Yani.  

Ia menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai kunci penerapan K3. Dengan komitmen bersama, diharapkan angka kecelakaan kerja dapat ditekan hingga mencapai zero accident, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas.  

Bupati Yani juga berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan dan tenaga kerja di Gresik untuk selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan dalam setiap aktivitas kerja. “Implementasi K3 harus mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang nyaman dan sehat,” tegasnya.  

Pada kesempatan yang sama, Pemprov Jatim turut memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan atas pencapaian zero accident, penerapan SMK3, program P2HIV/AIDS, serta penanggulangan tuberkulosis di tempat kerja. Apel Bulan K3 juga dimeriahkan dengan simulasi penanggulangan kebakaran oleh tim pemadam PT Petrokimia Gresik.  

Selain Pemkab Gresik, penghargaan kategori SMK3 diraih PT Petrokimia Gresik. Adapun penghargaan zero accident diberikan kepada PT Petrokimia Kayaku dan PTG Wilmar Nabati, sementara penghargaan program penanggulangan tuberkulosis diserahkan kepada PT Petrosida Gresik.  

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, bupati/wali kota se-Jawa Timur, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sigit Priyanto, serta perwakilan perusahaan se-Jawa Timur. (dvd)

EKBIS

POTRET DESA

TNI