Hot News

Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 26 Mei 2020

Bojonegoro Akan Lakukan Rapid Test Massal di Swalayan dan Pabrik Rokok

Bojonegoro, gerbangnusantaranews.com Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro rencanya akan kembali menggelar rapid test massal terhadap karyawan swalayan dan pabrik rokok di wilayahnya, Rabu (27/5/2020).

 Rapid test dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 secara cepat dan tepat. “Besok Rabu, rencananya kita akan melakukan tes cepat di swalayan” kata Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.


Rapid tes masssl terhadap karyawan swalayan dan pabrik rokok yang akan digelar tersebut untuk memastikan apakah mereka terpapar virus atau tidak. Sehingga dari hasil rapid tes itu nantinya dapat ditindak lanjuti dengan Swab.

 "Seperti rapid test masal yang sudah kita lakukan di sejumlah pasar tradisional Bojonegoro beberapa waktu lalu," tegas Bu Anna, panggilan akrab Bupati Bojonegoro.


Bu Anna mengaku sempat melakukan video call dengan IM, salah satu karyawan pabrik rokok asal Kecamatan Baurno yang tersuspec Covid-19. Dalam video call itu, IM menyatakan kegelisahannya kepada Bupati karena dikucilkan oleh lingkungan.

"IM meminta pemkab untuk mengedukasi kepada masyarakat agar tidak mengkucilkan pasien Covid-19. Ia membutuhkan support dari semua pihak," ungkapnya.

Dalam Video Call itu, Bupati berjanji akan memaksimalkan sosialiasi dan mengedukasi masyarakat. Bupati juga berpesan kepada IM, untuk meningkatkan imunitas tubuhnya agar dapat melawan paparan virus.

Caranya dengan mengkonsumsi air putih sebanyak 3 liter perhari dan Vitamin C. "Saya minta masyarakat untuk tidak mengkucilkan pasien positif Covid-19. Karena ini bukan aib, tapi musibah yang bisa datang kepada siapa saja," pesannya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ani Pudjiningrum menyampaikan, telah melakukan rapid tes terhadap 4.488 pedagang yang ada di Pasar Kota, Banjarjo, Kapas, dan Dander beberapa waktu lalu. Dari jumlah itu, sebanyak 218 orang menunjukkan reaktif.

 Sementara itu, lanjut dia, ada sekitar 230 masyarakat Bojonegoro yang sudah dilakukan tes swab di Pemprov Jatim dan masih menunggu hasilnya.

"Sekarang ini, RSUD Sosodoro Djatikusumo sudah bisa melakukan tes swab sendiri. Itupun, tes swab hanya bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta konfirmasi ulang, bukan Orang Tanpa Gejala (OTG)," ujar Ani Pudjiningrum. Jumat (22/5/2020) lalu. ( dmw GNN)

1 komentar:

Post Top Ad

Your Ad Spot