qdxqWFisudm6DGCugNCmxTscxWj4jhGgj3sh0iWz

Penjualan IHT Turun Pengaruhi Harga Tembakau Petani

Bojonegoro, gerbangnusantarnews.com - Petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro sudah memasuki masa panen.

Namun, harga tembakau terbilang masih rendah dibanding tahun lalu.

 Untuk harga tembakau rajangan kering kisaran Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu perkilogram.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro Helmi Elisabeth mengakui rendahnya harga tembakau  di tingkat petani saat ini.

 Salah satu penyab adalah turunnya penjualan produk Industri Hasil Tembakau (IHT) yakni rokok.

 Sehingga pabrikan mengurangi pembelian bahan baku.  “Rata-rata penurunan penyerapan bahan baku rokok sebesar 20 persen,” kata Helmi

Dinas Pertanian, lanjut dia sudah berkoordinasi dengan beberapa supplier tembakau untuk menyerap tembakau milik petani Bojonegoro.

Untuk tembakau virginia dengan kualitas bagus diperkirakan akan terserap semua. Sedang untuk tembakau Jawa agak terkendala karena pabrikan yang menyerap terbatas.

“Kedepan kita instruksikan petani untuk menjual tembakau jawa dalam bentuk asepan,”  terangnya.

Untuk tahun depan, petani diharapkan menanam tembakau dengan jenis yang dibutuhkan pabrikan. Pemkab rencananya menyiapkan varietas rejeb dengan harga daun basah lebih tinggi dibanding tembakau jawa.(dmw/abq )
Baca Juga

Berita Terkait