Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) resmi meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari program Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR).
Peluncuran ini berlangsung pada Kamis (12/2) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur, dengan dihadiri sekitar 650 peserta dari unsur pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan.
Rangkaian kegiatan mencakup peluncuran IKAN dan pemberian penghargaan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) kepada kepala daerah serta insan pendidikan yang dinilai berkontribusi aktif dalam upaya pencegahan narkoba.
Melalui IKAN, BNN RI menegaskan komitmennya memperkuat pencegahan narkoba lewat jalur pendidikan dengan cara mengintegrasikan materi anti narkoba ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler tanpa menambah mata pelajaran baru. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk karakter, pengetahuan, dan ketahanan diri peserta didik sejak usia dini.
BNN RI juga mendorong sinergi lintas sektor agar implementasi IKAN berjalan konsisten dan berkelanjutan. Langkah strategis ini diyakini dapat membangun kesadaran, sikap, serta ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.(k-iy)
