Bupati Gresik Dukung Program Pangan Aman Terpadu, Dorong BBPOM Buka Klinik Layanan UMKM untuk Percepatan Izin Edar Produk - Gerbang Nusantara News

10 April 2026

Bupati Gresik Dukung Program Pangan Aman Terpadu, Dorong BBPOM Buka Klinik Layanan UMKM untuk Percepatan Izin Edar Produk


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menerima audiensi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya terkait program prioritas nasional Keamanan Pangan Terpadu. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Graita Eka Praja, Kamis (9/4/2026), dihadiri Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi beserta jajaran, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam paparannya, Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi menjelaskan bahwa program pangan aman terpadu merupakan langkah strategis nasional untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pangan hingga ke tingkat masyarakat. Program ini mencakup tiga komponen utama:  

1. Desa Pangan Aman – pembinaan desa agar mampu memproduksi dan mengawasi pangan secara mandiri dengan melibatkan kader pangan aman.  

2. Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas – pengawasan pangan segar dan olahan di pasar tradisional, disertai edukasi bagi pedagang dan pengelola pasar.  

3. Sekolah dengan PJAS Aman – peningkatan kualitas jajanan anak melalui pembinaan kantin sekolah serta edukasi bagi siswa, guru, dan pedagang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gresik menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program di Kabupaten Gresik. Ia menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk aktif berperan dalam menyukseskan program pangan aman terpadu.  

“Pemkab Gresik berkomitmen mendukung sepenuhnya kegiatan pangan aman terpadu agar terwujud budaya pangan aman secara mandiri di masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Yani mendorong BBPOM membuka klinik pelayanan terpadu di Kabupaten Gresik untuk mempermudah pelaku UMKM, khususnya di sektor makanan dan minuman, dalam mengurus izin edar produk.  

“Selama ini UMKM terkendala jarak dan administrasi. Dengan adanya unit layanan di Gresik, proses perizinan akan lebih cepat dan mudah. Untuk sementara, layanan bisa dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP),” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas dukungan BBPOM Surabaya dalam intervensi program pangan aman terpadu. Menurutnya, langkah ini tidak hanya memperkuat pengawasan pangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi UMKM.  

“Pengurusan izin edar dari BBPOM merupakan bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi mengapresiasi langkah Pemkab Gresik dalam mendukung UMKM. Ia menegaskan komitmen BBPOM untuk melakukan pendampingan dan pengawasan izin edar produk.  

“Hasil penilaian pangan aman tahun 2025 menempatkan Kabupaten Gresik dengan skor 72,09 kategori baik. Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan melalui pengawasan dan edukasi berkelanjutan,” ujarnya.(dvd)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda