Gerbang Nusantara News : Peristiwa
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

11 Mei 2026

Aksi Massa SUKMA Geruduk Kantor Desa Pamijahan, Tuntut Keterbukaan Informasi Publik


Bogor, GNN gerbangnusantaranews.com 
Lembaga Suara Keadilan Masyarakat (SUKMA) kembali menegaskan komitmennya sebagai kontrol sosial dengan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Senin (11/5/2026). Aksi ini digelar untuk menuntut keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Aksi massa dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat SUKMA, Putra Jaya Sukma (PJS), yang juga bertindak sebagai koordinator lapangan. Dalam keterangannya, PJS menegaskan bahwa aksi ini lahir akibat diabaikannya surat permohonan informasi yang telah dua kali dilayangkan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa Pamijahan.

"Sudah dua kali kami bersurat terkait kebutuhan publik atas informasi dari pemerintah desa, namun hingga kini tidak ada tanggapan. Padahal PPID memiliki fungsi utama untuk mengelola dan menyampaikan dokumen publik secara cepat, tepat, dan sederhana,” ujar PJS.

SUKMA menilai Kepala Desa Pamijahan telah mengabaikan mekanisme resmi yang ditempuh. PJS menambahkan, jika pengabaian terus berlanjut, pihaknya akan melayangkan surat kepada Komisi Informasi Jawa Barat sebagai langkah lanjutan.

Selain menyoroti keterbukaan informasi, aksi tersebut juga menyinggung persoalan transparansi Dana Desa (DD). Ketua DPD Bogor Raya LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa), Nurdin, menekankan pentingnya keterbukaan dalam realisasi pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran desa.

"Dana Desa harus dikelola secara transparan dan terperinci sesuai amanat UU KIP. Masyarakat berhak mengetahui setiap penggunaan anggaran,” tegas Nurdin.

Dalam aksi yang sama, Rahman, perwakilan warga, mengungkapkan keresahan terkait program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sejak 2022 belum juga rampung. Warga meminta agar data yang telah dikumpulkan segera dikembalikan jika program tidak dapat diselesaikan.

Aksi SUKMA dan elemen masyarakat ini menjadi pengingat bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan hak dasar publik untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa.(roni)

08 April 2026

KJJT Tunjuk Noor Arief Prasetyo sebagai Plt Ketua Umum Pasca Wafatnya Slamet Maulana


SURABAYA, GNN gerbangnusantaranews.com
  

Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) resmi menunjuk Noor Arief Prasetyo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum dalam rapat pengurus yang dihadiri para Ketua Perwakilan Wilayah (Kaperwil), pendiri, dan anggota di Perum Kodam Surabaya. Penunjukan ini dilakukan menyusul wafatnya Ketua Umum KJJT, Slamet Maulana (Ade), pada Minggu lalu.

Agenda utama pertemuan sejatinya adalah tahlil dan doa bersama di rumah duka almarhum. Namun, sebelum acara ditutup, pengurus dan pendiri KJJT, Agusnal Fitralius Hakim, menyampaikan arahan terkait kelangsungan organisasi. Berdasarkan AD/ART dan Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), jika ketua umum berhalangan tetap, maka ditunjuk Plt hingga terbentuk kepanitiaan Musyawarah Nasional (Munas).

“Plt bertugas menjaga koordinasi, komunikasi, dan fungsi organisasi sampai Munas digelar. Ketua umum definitif akan dipilih sesuai mekanisme organisasi, direncanakan pada Agustus 2026 bertepatan dengan HUT ke-6 KJJT di Surabaya,” jelas Agusnal.

Sementara itu, Noor Arief Prasetyo, selaku Plt Ketua Umum, menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus komitmen untuk melanjutkan perjuangan almarhum. “Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Saya menerima amanah ini sebagai bagian dari tanggung jawab membesarkan KJJT sesuai ideasi almarhum Zamzami dan Slamet Maulana. Organisasi akan tetap berjalan normal, anggap ketua umum masih Ade hingga Munas nanti,” tegasnya.

Acara tahlil yang dipandu Isma Hakim R berlangsung khidmat. Sejumlah anggota dan pengurus menyampaikan testimoni penuh haru mengenang jasa almarhum. Tangis keluarga dan sahabat tak terbendung saat kisah perjuangan Ade membela wartawan tertindas diungkapkan. “Selamat jalan Ade, perjuanganmu akan terus kami lanjutkan,” ujar Bang Mail, wartawan Pamekasan.(red)

11 Februari 2026

URC Kabupaten Gresik Gerak Cepat, Masyarakat Senang


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Unit Reaksi Cepat (URC) menunjukkan keseriusannya mewujudkan jalan bebas lubang. Pada Selasa, 10 Februari 2026, tim URC melakukan perbaikan sekaligus peninggian jalan di ruas Duduksampeyan–Metatu, tepatnya di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng. Ruas ini sebelumnya rusak dan sering tergenang air saat hujan.

Kegiatan tersebut dikawal langsung oleh Koordinator URC PUTR Kabupaten Gresik, Samsul Bahri, yang akrab disapa Sukro. Ia menurunkan sejumlah alat berat untuk mempercepat proses perbaikan.  

VIDEO KEGIATAN 

Dalam laporannya, Samsul Bahri menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. “Hari ini kita naikkan tekstur jalan dengan urukan kurang lebih 15 cm, kemudian kita padatkan. Dua hari ke depan langsung kita aspal agar lebih kuat, mengingat aktivitas di sini sangat padat. Kami juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati melintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.  

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan visi dan komitmen Bupati serta Wakil Bupati Gresik melalui program Nawa Karsa untuk menjadikan Gresik bebas dari jalan berlubang. “Semoga perbaikan ini bermanfaat dan membawa Gresik ke arah yang lebih baik,” tutupnya.  

Masyarakat menyambut positif gerak cepat URC PUTR ini, karena kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman akan mendukung aktivitas harian warga serta meningkatkan kelancaran transportasi di wilayah Benjeng.(WLO)

03 November 2025

Tinjau Outlet Kolam Retensi Terboyo, Wapres Gibran dan BNPB Pastikan Langkah Cepat Atasi Banjir Semarang



SEMARANG, GNN gerbangnusantaranews.com 

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung outlet kolam retensi Terboyo, salah satu titik krusial dalam penanganan banjir di Kota Semarang. Peninjauan dilakukan di area pembangunan jalur tol laut Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (2/11).

Kunjungan selama sekitar 30 menit itu bertujuan memastikan pembenahan sektor hilir berjalan optimal sebagai bagian dari rangkaian penanganan banjir yang telah merendam wilayah Semarang selama hampir dua pekan.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang telah terjalin dalam penanganan bencana. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menemukan solusi yang berkelanjutan.

“Perlu sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, harapannya segera kita temukan solusi bersama,” ujar Wapres. “Terima kasih atas kerja keras selama seminggu ini,” tambahnya.

Gibran juga menyampaikan optimisme bahwa pembenahan outlet dan pembangunan tanggul tol laut akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Semarang. Tanggul tersebut diharapkan mampu menahan air laut agar tidak meluap ke daratan, sekaligus memperkuat sistem drainase kota.

Sementara itu, Deputi 3 BNPB Mayjen TNI Budi Irawan menjelaskan bahwa penanganan banjir menunjukkan progres signifikan. Penambahan unit pompa portabel dan pengawasan ketat telah dilakukan untuk memastikan efektivitas operasional.

BNPB juga mengerahkan dua pesawat dalam operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai langkah mitigasi bencana. Di sektor hilir, jalur pembuangan air dari kolam retensi Terboyo menuju laut terus diperlebar untuk mempercepat surutnya genangan.

“Alhamdulillah semua rencana yang kemarin kini telah terealisasi. Pompa ditambah, dijaga dan diawasi. Kita juga telah melakukan OMC,” ungkap Budi.

Ia menyebut genangan air telah berkurang hingga 65 sentimeter, dan wilayah Semarang bagian utara mulai surut. Jalan Raya Kaligawe pun sudah bisa dilalui kendaraan roda dua.

Mantan Kasdam IV Diponegoro itu optimis banjir Semarang akan teratasi dalam waktu kurang dari tujuh hari ke depan. Ia berharap kehidupan masyarakat segera kembali normal dan aktivitas ekonomi dapat pulih seperti sediakala.(nov)

16 September 2025

PENGUMUMAN KEHILANGAN


Telah hilang sebuah STNK kendaraan atas nama Alimin Syaifudin, diperkirakan hilang di antara wilayah Balongpanggang, Gresik hingga Surabaya.

Pengumuman ini disampaikan oleh Sutrisno, warga Jalan Raya Balongpanggang RT 01 RW 01, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Kehilangan tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Balongpanggang pada tanggal 25 Agustus 2025.

Bagi siapa pun yang menemukan atau mengetahui keberadaan STNK tersebut, sangat diharapkan untuk segera menghubungi nomor berikut:  0813-3633-9441

Atas perhatian dan bantuannya, kami ucapkan terima kasih.

27 Juni 2025

Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) marak di Bogor Barat

Bogor, GNN gerbangnusantaranews.com  Kegiatan penambangan emas tanpa izin( ilegal ) semakin marak terjadi di Kampung Citugu, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Fenomena ini terpantau langsung oleh awak media pada jumat (27/06/2025), yang menemukan adanya aktivitas tambang emas tanpa izin di kawasan tersebut. Saat di lokasi, terlihat puluhan sepeda motor milik para penambang terparkir di sekitar area tambang.

Menurut informasi yang dihimpun dari salah satu penambang yang enggan disebutkan namanya, kegiatan tambang tersebut diduga dikelola oleh seorang kepala dusun berinisial (JH).

Asep Ruhiyat selaku Kepala Desa Puraseda kecamatan Leuwiliang saat di konfirmasi, ia mengatakan bahwa saya sudah berikan himbauan ke pelaku penambang agar menghentikan kegiatan tersebut, hingga kamipun pihak pemerintahan desa bahkan sudah pasang baleho himbauan. Pungkasnya.

Perlu diketahui, aktivitas penambangan emas seharusnya mengacu pada ketentuan yang berlaku dan dikelola oleh pihak berwenang, seperti PT Aneka Tambang (Antam), karena menyangkut aset negara serta tata kelola yang sah dan berkelanjutan.

Ironisnya, aktivitas penambangan liar ini justru berada di wilayah yang diduga termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Hal ini jelas berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang signifikan, apalagi di tengah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Jika kegiatan ini terus dibiarkan tanpa penindakan, maka kerusakan ekosistem akan semakin meluas.Limbah tambang dan proses pengolahan emas yang tidak ramah lingkungan begitu mengganggu alam bumi tegar beriman.

Sudah sepatutnya aparat penegak hukum (APH) dan Kementrian Kehutanan, serta Dinas Lingkungan Hidup diminta turun tangan ke lapangan. Pengawasan dan penindakan tegas agar aktivitas tambang emas ilegal ini tidak terus berlanjut dan membawa dampak kerusakan alam lebih besar.

Penambangan emas tanpa izin (PETI) ini melanggar Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Para pelaku dapat dijerat dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal sebesar Rp100 miliar.(Roni)

05 April 2025

Gotong Royong Polisi Bersama TNI dan BPBD Tangani Longsor Pacet Mojokerto

MOJOKERTO, GNN gerbangnusantaranews.com 

Jalur alternatif wilayah pacet batu siang ini kamis (3/4) terputus akibat longsor. 

Selain longsor, jalur tersebut juga tertutup pohon tumbang yang terbawa aliran longsor. 

Mendapatkan informasi dari warga yang mengetahui adanya bencana longsor Anggota Polres Mojokerto Polda Jatim bersama relawan yang  stand by di Pos Pelayanan Operasi Ketupat langsung bergegas ke lokasi untuk mengecek kondisi lokasi longsor.  

Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto yang melakukan patroli wisata untuk memastikan  kenyamanan masyarakat yang merayakan liburan hari Raya Idul Fitri, langsung ke lokasi longsor didampingi Pejabat utama Polres Mojokerto. 

Anggota Polres Mojokerto Polda Jatim bersama relawan berjibaku dengan lumpur material longsor agar jalur yang tertutup bisa dilewati kembali. 

"Saat ini para anggota kami bersama TNI dan juga Relawan masih berjuang keras untuk membersihkan material longsor yang menutup jalan," ujar AKBP Ihram.

Diinformasikan, pada peristiwa tersebut ada 1 kendaraan Roda 4  jenis Pick Up yang ikut hanyut terjatuh dalam jurang sedalam 30 meter akibat longsor. 

"Untuk korban jiwa belum bisa dipastikan dan saat ini masih dalam proses evakuasi anggota kami yang dibantu relawan di lokasi longsor," ujar Kapolres Mojokerto. 

Akibat bencana longsor yang menutup akses jalur alternatif wilayah Pacet dan Batu.

Warga harus memutar mencari jalur yang lainnya. 

Saat ini tim evakuasi yang terdiri dari anggota Polri, TNI, BPBD dan Relawan masih berjuang keras untuk menemukan korban dan membuka jalur agar bisa dilewati kembali. (Hd)

02 Maret 2025

Pulang Retret, Bupati Gresik Gus Yani dan Wabup Alif Langsung Tinjau Banjir

GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani akrab disapa Gus Yani (memakai topi), bersama Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, meninjau dapur umum di Balai Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Gresik, Minggu (2/3/2025). Banjir akibat luapan Kali Lamong kembali merendam wilayah Gresik selatan.


Usai menghadiri Retret Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 selama delapan hari di Kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Gus Yani dan Alif langsung turun ke lokasi banjir untuk memantau situasi dan memastikan penanganan darurat berjalan optimal.


Sejak siang, keduanya telah menggelar rapat koordinasi di kantor BPBD Gresik. Setelah salat tarawih, mereka bergerak menuju Benjeng dan Balongpanggang, dua wilayah terdampak banjir akibat meluapnya Kali Lamong.


Di Benjeng, Gus Yani dan Alif meninjau kondisi banjir yang merendam permukiman warga, lalu mengunjungi Balai Desa Kedungrukem, tempat dapur umum Pemkab Gresik didirikan untuk menyediakan makanan sahur dan berbuka bagi warga terdampak.


"Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Wabup, Sekda, Dinas PUTR, Dinsos, BPBD, serta para camat di wilayah terdampak. Ada sejumlah langkah antisipasi yang kita bahas, terutama karena curah hujan tinggi dalam dua hari terakhir menyebabkan air Kali Lamong kembali meluap," ujar Gus Yani.


Ia menambahkan, karena bencana ini terjadi di bulan Ramadan, Pemkab Gresik memutuskan mendirikan dapur umum untuk membantu warga yang menjalankan ibadah puasa.


"Kami ingin memastikan warga terdampak tetap bisa sahur dan berbuka dengan baik. Semoga air cepat surut dan hujan tidak turun lagi malam ini, sehingga luapan air bisa terkendali," tambahnya.


Dalam diskusi bersama jajaran terkait, Pemkab Gresik merancang sejumlah langkah percepatan penanganan banjir, termasuk pembangunan kolam retarding basin atau kolam retensi sebagai penampung air sementara.


"Tahun ini sudah ada pembebasan lahan untuk kolam retarding basin kedua, seperti yang sudah dilakukan di Kecamatan Cerme. Kami berharap pembebasan lahan untuk percepatan pembangunan kolam retensi di sepanjang sungai Kali Lamong dapat segera dimulai," kata Gus Yani.


Ia optimistis, jika proyek ini terealisasi, risiko banjir di kawasan sekitar Kali Lamong bisa berkurang secara signifikan.


"Kolam retensi di Cerme memang sudah optimal, tapi kapasitas tampungannya terbatas. Oleh karena itu, tahun ini kami mulai membangun kolam retensi kedua di Balongpanggang. Kami juga berharap DPRD Gresik dapat mendukung optimalisasi anggaran untuk proyek ini," jelasnya.


*Dampak dan Kondisi Terkini*

Berdasarkan data terkini hingga Sabtu (1/3/2025) pukul 19.00 WIB, berikut adalah dampak banjir akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo di beberapa kecamatan:



*BANJIR LUAPAN KALI LAMONG :*

*A. KECAMATAN BALONGPANGGANG*

1. Desa Dapet :

- 5 Rumah warga tergenang 10 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 5 - 1 cm , sepanjang 100 M

- JPD tergenang : 100 M

- Fasum tergenang : Makam

- Sawah : 25 Ha


2. Desa Sekarputih :

- Rumah tergenang 261 rumah, tinggi genangan 10 – 40 cm

- Jalan lingkungan tergenang 30 – 60 cm 

- Sawah : 25   Ha


3. Desa Wotansari :

- Rumah tergenang : 232, tinggi genangan 10 – 30 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 30 – 60 cm, sepanjang 2000 M

- JPD tergenang : 800 M

- Sawah : 40 Ha

- Fasum Tergenang Makam, SDN 143 Gresik


4. Desa Banjaragung :

- Rumah tergenang 90, tinggi genangan 10 – 30 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 30 – 50 cm, sepanjang 1000 M

- Sawah : 50 Ha


5. Desa Karangsemanding :

- Rumah tergenang : 340, tinggi genangan 10 - 30

- Jalan Lingkungan tergenang 20 – 40 cm, sepanjang 900 m

- Sawah : 80 Ha


6. Desa Pucung 

- JPD Tergenang 10 - 50 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 10 - 20 cm

- Rumah Tergenang 150 dengan ketinggian 5 - 10 cm


*B. KECAMATAN BENJENG*

1. Desa Lundo :

- Jalan Lingkungan tergenang 20 – 60 cm sepanjang 1200 M

- Rumah tergenang : 190


2. Desa Sedapurklagen :

- Jalan Lingkungan tergenang 20 – 40 cm, sepanjang 2000 M

- JPD tergenang 30 – 70 cm sepanjang 3000 M

- Rumah tergenang 300, tinggi genangan 10 – 30 cm

- Fasum : SDN, TK, PAUD, Masjid, PUSTU

- Sawah 70 Ha


3. Desa Deliksumber

- Jalan Lingkungan tergenang 30 – 70 cm, sepanjang 1800 M

- JPD tergenang 30 – 90 cm sepanjang 1200 M

- Rumah tergenang 135

- Sawah 65 Ha 


4. Desa Kedung Rukem

- Jalan lingkungan tergenang 20 - 60 cm 

- JPD Tergenang 30 - 115 cm

- jalan Raya Tergenang  20 - 60 cm


5. Desa munggugiati

* Jalan lingkungan tergenang 30  -70 cm sepanjang 2.250 M

* JPD tergenang 30 - 80 cm sepanjang 1800 M


Jalan Raya Benjeng sudah tergenang  20 – 40 cm sepanjang 1000 M


*C. KECAMATAN MENGANTI*

1. Desa Boboh :

- Jalan Raya Boboh tergenang 5 – 10 cm, sepanjang 50 M


2. Desa Bringkang :

- JPD tergenang 10 – 40 cm

*Perumahan Oma Indah :*

- 1100 rumah di Perumahan Oma Indah Menganti tergenang 20 – 40 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 30 – 80 cm, sepanjang 6000 M

- Warga mengungsi di Balai RW 09 sebanyak ± 105 jiwa


*Perumahan Maharaja Residence :*

- Jln lingkungan perumahan Maharaja tergenang 30 - 50 cm 

- Rumah Tergenang 35 


3. Desa Pranti :

- JPD Tergenang 30 - 50 cm


*Perumahan Graha Menganti 2 :*

- Jln lingkungan tergenang 50 - 80 cm 

- Rumah Tergenang ± 85 Rumah


3. Desa Gadingwatu :

- 40 rumah tergenang 20 – 30 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 20 – 30 cm, sepanjang 400 M


*D. KECAMATAN CERME :*

1. Desa Morowudi :

- Jalan Raya Morowudi tergenang ± 10- 20 cm, sepanjang 400 M

- Jalan lingkungan Dusun Morowudi Wetan tergenang ± 5- 15 cm, sepanjang 200 M

- Jalan lingkungan Dusun Ngebret tergenang ± 10-20 cm, sepanjang 100 M

- Rumah tergenang 45 rumah, tinggi genangan 5 – 10 cm

- Sawah  ± 50 Ha 

- Tambak ± 50 Ha


2. Desa Pandu :

- Jalan Desa tergenang 10 – 35 cm sepanjang 70 M

- 25 Ha Tambak tergenang

- Makam Desa Pandu tergenang 120 cm


*BANJIR LUAPAN BENGAWAN SOLO :*

*A. KECAMATAN BUNGAH*

1. Desa Bungah :

> Dusun Nongkokerep 

- 20 rumah terendam

- Fasum : 1 masjid muhajirin & 1 Sekolahan MI

> Dusun Bungah 

- 30 rumah terendam

- Fasum : 1 pondok qomaruddin

- Jalan lingkungan tergenang 300 M

> Dusun Kaliwot 

- 20 rumah terendam

- Fasum : 1. Langgar/musholla

- Jalan lingkungan 300m

> Dusun Dukuh 

- 15 rumah terendam

- Jalan lingkungan 250m

- Fasum : 1 sekolahan PAUD

> Dusun Karangpoh 

- 35 rumah Terendam

- Fasum : 1 langgar/musholla

- Jalan lingkungan 500 M tinggi genangan 20-70 cm


2. Desa Sukowati :

- 5 Rumah tergenang 

- jalan lingkungan tergenang ketinggian 10-20 Cm


3. Desa Mojopuro Wetan :

- 11 rumah tergenang 10 – 20 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 5 – 10 cm

- Fasum tergenang : 1 Masjid


*B. KECAMATAN DUKUN :*

1. Desa Madumulyorejo

- 8 rumah tegenang 10 – 15 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 10 – 15 cm, sepanjang 100 M


2. Desa Jrebeng :

- 7 rumah tergenang 5 – 10 cm

- Jalan Lingkungan tergenang 10 – 20 cm, sepanjang 100 M


*C. KECAMATAN MANYAR :*

1. Desa Sembayat :

- 3 rumah di bantaran sungai tergenang 10 – 20 cm

- Jalan lingkungan tergenang 5 – 10 cm, warga membuat tanggul penahan air di jalan lingkungan.


*KEBUTUHAN MENDESAK :*

Kebutuhan mendesak saat ini meliputi perahu evakuasi untuk Desa Sedapurklagen dan Desa Kedungrukem.

UPAYA

- Koordinasi dengan BBWS Bengawan Solo, BPBD Jatim dan relawan desa

- Koordinasi dengan Muspika dan Pemdes terdampak banjir.

- Koordinasi dengan DPUTR Kab. Gresik

- Monitoring dan Pendataan Banjir

- Evakuasi warga menuju tempat yang aman.

- Pengerahan personel, peralatan dan logistik ke lokasi Banjir

- Pemasangan tenda di tempat pengungsian Desa Bringkang

25 Februari 2025

Wakil Bupati Asluchul Alif dan Kapolres Gresik Tinjau Lokasi Banjir, Temui Warga Terdampak dan Salurkan Bantuan

Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com  

Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, bersama Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, meninjau lokasi banjir dan menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak akibat luapan Kali Lamong, Selasa (25/2/2025).

Dalam kunjungannya, Wabup Gresik dan Kapolres memastikan kondisi warga terdampak dalam keadaan aman dan sehat. Banjir akibat luapan Kali Lamong merendam enam desa di Kecamatan Balongpanggang dan empat desa di Kecamatan Benjeng.

Wabup Asluchul Alif menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, bersama TNI, Polri, dan relawan, telah turun langsung untuk meninjau lokasi dan melakukan penanganan darurat.

"Kecamatan Balongpanggang memiliki delapan desa terdampak banjir, tetapi dua desa sudah surut, sehingga kini tersisa enam desa yang masih tergenang. Sementara itu, di Kecamatan Benjeng terdapat empat desa yang terdampak, dan di Kecamatan Driyorejo juga ada empat desa yang terendam akibat meningkatnya debit air dari Kali Surabaya," ujar Wabup Alif.

Selain menyalurkan bantuan, Wabup juga menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera mendata lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat banjir. Pendataan ini dilakukan agar Pemkab Gresik dapat memberikan bantuan kepada para petani yang mengalami kerugian.

"Dinas Pertanian harus segera mendata jumlah lahan pertanian yang gagal panen, sehingga dapat diberikan bantuan yang sesuai. Namun, perlu dipastikan juga bahwa tidak semua sawah yang terkena banjir mengalami gagal panen," jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup Alif menegaskan bahwa Pemkab Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial telah mendirikan dapur umum di Kecamatan Benjeng untuk mendistribusikan makanan ke wilayah terdampak.

"Di Kecamatan Balongpanggang juga ada dapur umum mandiri untuk mengantisipasi kekurangan pasokan makanan. Jika ada kebutuhan tambahan, Pemkab siap memberikan bantuan," tambahnya.

Wabup juga mengimbau warga agar tetap waspada dan melarang anak-anak bermain di area banjir demi menghindari risiko kecelakaan.

"Saya mengimbau kepada warga, terutama anak-anak, agar tidak bermain di air banjir guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita harus bersama-sama menjaga keselamatan," pesannya.

Usai meninjau lokasi banjir, Wabup dan Kapolres Gresik mengunjungi Satri (60), salah satu warga Dusun Karangmelati, Desa Jombang, yang sedang menjalani perawatan di RS Wali Songo, Kecamatan Balongpanggang.

Turut mendampingi kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balongpanggang, BPBD Gresik, Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial Kabupaten Gresik.(dvd)

02 Desember 2024

PT GOLDEN WISATA Tour & Travel, DPD ASMIPA Bali Bersama Bandara Gewayantana Larantuka NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Erupsi Gunung Lewotobi

NTT, GNN gerbangnusantaranews.com

Eripsi Erupsi Gunung Lewotobi beberapa waktu lalu menarik perhatian keprihatinan. banyak kalangan, salahsatunya dari PT GOLDEN WISATA Tour & Travel, DPD ASMIPA Cabang Bali yakni dengan memberi bantuan kepada korban terdampak. 

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan dukungsn moral dan bantuan tersebut merupakan donasi dari PT Golden Wisata dan juga ASMIPA DPD Bali, adapun penyaluranya diwakili oleh Tim Bandara Gewayantana Larantuka NTT yang berkunjung ke lokasi, lebih tepatnya bantuan tersebut disalurkan dan di serahkan di Kantor Sekretariat Posko Pengungsi Epotobi dengan Koordinator Lapangan (Korlap) Ardi dan Vira dari Tim BNPB serta BPBD Flotim..(2/22/2024).

Owner PT Golden Wisata yang juga ketua DPD ASMIPA Bali Ida Ayu menceritakan bahwa Selain menyalurkan bantuan yang berupa kebutuhan dasar hidup pengungsi, kegiatan ini juga bentuk dukungan moral kepada korban, terangnya. 

Selanjutnya Ida Ayu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Mitra kerja PT Golden Wisata dan ASMiPA bersama Bandara Gewayantana untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana dan ini juga sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi mereka.

Pada kesempatan tersebut Ketua Tim Perwakilan Puguh Lukito menyampaikan harapannya semoga segala bentuk bantuan tersebut bermanfaat meringankan beban korban erupsi dan semua pengungsi dalam keadaan sehat serta berharap agar dampak erupsi Gunung Lewotobi segera berakhir dan seluruh aspek kehidupan kembali normal.(red)

19 Oktober 2024

Kabar Duka, Medi Kalong Pencipta Lagu 'Air Mata Jagoan' Meninggal Dunia

JAKARTA, GNN gerbangnusantaranews.com  Innalilahi wa inna ilaihi rojiun, telah meninggal dunia dengan tenang Sang Legenda Kaliawi, Muhaedi Mahesa yang biasa di sapa kakang Medi Kalong pada Jumat (18/10/2024) di Jakarta. Kabar duka ini, diterima oleh awak media dari pesan berantai berbagai group Whatsap. 

Mendiang Medi Kalong dikenal pada  1980-1990 wilayah seputaran Tanjungkarang - Telukbetung Semarak dengan munculnya sosok jawara gagah dan tampan asal Kaliawi, namanya cukup diperhitungkan kala itu di lapangan, wilayah Pasar dan Hiburan malam, puncaknya adalah ketika perselisihan antara kelompok Arsyad dan Andi Abdi Motor. Namanya muncul sebagai tokoh sentral dalam kasus tersebut dan membuat namanya semakin naik.

Kendati demikian, takdir manusia tidak ada yang mengetahuinya, Medi Kalong meninggalkan dunia premannya lalu hijrah ke Ibukota. Dan pada waktu itu, Medi Kalong muncul sebagai artis dan pencipta lagu dangdut. Salah satu judul lagu yang viral air mata jagoan. Kemudian namanya tenggelam dalam hiruk pikuk metropolitan.

"Hari ini dapat lelayu bahwa beliau telah berpulang ke rahmatullah… iya Jumat yang mulia… kang Medi Kalong menghadap Allah SWT. Selamat jalan sang legenda Kaliawi semoga engkau menjemput ridho illahi robbi, allahumma firlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu, Aamiin" 

"Innalilahi wa innailaihi rojiun, telah meninggal dunia guru dan orang tua kita, Muhaedi Mahesa kang Medi Kalong pada hari jumat, 18 Oktober 2024 pada usia 75 tahun sekitar jam 11.30 wib. Jenazah akan dimakamkan di Serang Banten siang ini" 

"Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.(slt/nov)

24 September 2024

Mahasiswa dan Warga Desak Segera Dibentuk Kabupaten Bogor Barat

Bogor, GNN gerbangnusantaranews.com Masyarakat Bogor Barat dan mahasiswa berunjuk rasa di pintu 2 IPB Universty Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/9/2024). Mereka mendesak segera dicabut moratorium pemekaran dan dibentuk Kabupaten Bogor Barat.

Pantauan Gerbang Nusantara News, massa yang terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat, mahasiswa, dan lainnya membentangkan spanduk sambil long march di Jalan Raya Dramaga menuju pintu 2 IPB Universty Dramaga.

Dengan dipandu oleh mobil komando, perwakilan massa terus melakukan orasinya untuk memperjuangkan pemerkaran wilayah Bogor Barat.

Massa aksi menilai sudah saatnya wilayah Bogor Barat segera memisahkan diri dari Kabupaten Bogor. Hal itu untuk menunjang pembangunan infrastruktur dan lainnya di wilayah tersebut.

"Kenapa ingin dimekarkan karena masyarakat Bogor Barat ingin sejahtera dan makmur. Pemerkaran harus secepatnya," kata salah satu massa aksi dalan orasinya di mobil komando.

"Kabupaten Bogor ada 40 kecamatan, wilayah di ujung tidak tersentuh dikarenakan terlalu luas," ucap massa lainnya.

Siang ini, aksi unjuk rasa tersebut masih berlangsung. Aparat gabungan TNI-Polri juga turut mengawal dan mengamankan jalannya aksi tersebut.(Roni)

EKBIS

POTRET DESA

TNI