Sabtu, 18 Juli 2020

Universitas Narotama Akan Gelar Penyuluhan dan Baksos ke Warga Terdampak Covid-19 di Benjeng

Gresik - gerbangnusantaranews.com
Universitas Narotama mendukung langkah penanganan wabah pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Hal Ini terlihat dari hadirnya Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM bersama Dekan Fakultas Hukum (FH) Dr. Rusdianto Sesung, SH, MH dalam Rapat Koordinasi Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kantor Bupati Gresik, Kamis (16/7/2020).

Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim mengatakan Kabupaten Gresik butuh solusi terbaik sehingga perlu dilakukannya koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam hal penanganan wabah pandemi Covid-19 ini secara berkala. Antara lain dengan pihak Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, hingga persatuan mahasiswa.

"Karena meskipun Kabupaten Gresik sudah mengalokasikan 10 persen APBD nya untuk penanganan Covid-19, atau sebesar Rp 365 milyar, namun tetap tidak bisa menangani penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik," ujarnya.

Alokasi anggaran sebesar itu diarahkan Kabupaten Gresik tidak hanya untuk bidang kesehatan dalam penanganan Covid-19, namun juga untuk bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi ini.

"Sifat saling menguatkan juga dibutuhkan di masa pandemi ini, jangan saling menyalahkan apalagi saling mencari pembenaran untuk diri sendiri, sehingga rapat koordinasi ini penting dilakukan untuk memahami kebutuhan satu dengan yang lain," tegasnya.

Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM mengatakan sangat prihatin dengan kondisi bangsa ini selama masa pandemi khususnya di Jawa Timur termasuk Kabupaten Gresik. Universitas Narotama akan terus mensupport kegiatan yang dilakukan Kabupaten Gresik dalam bentuk apa pun, baik melalui universitas atau program studi. Karena ini juga selaras dengan program Pemprov Jatim yang disampaikan oleh Wakil Gubenur, Emil Elistianto Dardak, Senin (13/7/) lalu dengan 1 Kampung Tangguh 1 Mahasiswa.

“Yaitu dengan menyadarkan masyarakat dengan peran serta mahasiswa. Universitas Narotama bisa mengarahkan program ini dalam bentuk KKN sehingga KKN lebih tepat sasaran, dalam tujuan untuk membantu Kabupaten Gresik," kata Sri Wiwoho.

Rektor mengaku bangga atas kesiapan dan rasa tanggap Kabupaten Gresik terhadap perlindungan masyarakat dari bahaya Covid-19 dengan menyediakan dana sekitar 10% dari APBD, dan itupun belum cukup tanpa eleman masyarakat lainnya termasuk Universitas Narotama.

Dekan FH Universitas Narotama Dr. Rusdianto Sesung, SH, MH menambahkan bahwa FH telah sejak lama dipercaya sebagai Konsultan Hukum Pemerintah Kabupaten Gresik. Mulai 2013 hingga saat ini FH Universitas Narotama tetap dipercaya sebagai Konsultan Hukum Pemkab Gresik, sehingga apabila ada permintaan bantuan untuk menangani penyebaran Covid-19 ini maka tentu pihaknya dengan senang hati memberikan bantuan kepada Pemkab Gresik, baik bantuan sumber daya maupun bantuan lainnya.

“Sebelumnya, Fakultas Hukum telah membantu Pemkab Gresik dalam menyusun Peraturan Bupati tentang Insentif dan Santunan Kematian Bagi Tenaga Kesehatan Dalam Penanganan Covid-19 serta penyusunan berbagai dokumen hukum lainnya yang diperlukan untuk menangani Covid-19,” jelas Rusdianto.
Untuk langkah awal bantuan kemanusiaan, maka pada tanggal 26 Juli 2020 mendatang, Prodi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Angkatan 18 akan mengadakan kegiatan bakti sosial dan penyuluhan terkait protokol kesehatan untuk menghentikan penularan Covid-19 di desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng.

"Selain bentuk kerja sama antara Universitas Narotama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, kegiatan ini wujud pengabdian kami sebagai mahasiswa kepada masyarakat", ujar Ahmad Nurul Huda akrab dipanggil Mas Huda penasehat panitia baksos Universitas Narotama Surabaya kepada GNN Sabtu (18/7/2020) saat melakukan survey ke desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik terkait persiapan baksos yang akan digelar.

Dalam kegiatan yang akan dihadiri Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Moh. Qosim itu selain diadakan  penyuluhan hukum dan kesehatan juga nantinya akan dilakukan pembagian paket bantuan bahan pokok sebanyak 150 paket bantuan kepada masyarakat terdampak. "Semoga sedikit bantuan nanti bisa membatu warga terdampak dalam melewati masa pandemi Covid-19", harap Mas Huda yang juga ketua Lembaga Wakaf NU Gresik.

Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat bisa memperoleh pengetahuan yang cukup mengenai standar hidup sehat sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh WHO dan memprakteknya dalam kehidupan sehari-hari untuk menyongsong tatanan hidup baru atau lebih dikenal New Normal. (Mad GNN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kepincut Setigi, Kick Andy Undang Kades Abdul Halim

Kades Sekapuk Abdul Halim Bersama Kick Andy Di Studio MetroTV Jakarta.  GRESIK - gerbangnusantaranews.com Kades Sekapuk Abdul Halim lagi-la...