Hot News

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 11 Juli 2020

Wacana Konfercab GP Ansor Gresik Jadi Treabding Topik Secara Kopdar Maupun Virtual

Gresik, gerbangnusantaranews.com
Perbincangan Konferensi Gerakan pemuda(GP)Ansor Kabupaten Gresik dikalangan Kader Ansor baik melalui WhatsApp Group maupun Diskusi dan Perbincangan secara langsung dalam setiap kegiatan GP. Ansor atau Cangkruan diwarung Kopi. Begitu Asyik dan menarik.

Hal ini tidak kalah serunya dengan situasi Pilkada Gresik yang semakin menghangat saat ini.
Sekalipun pelaksanaan Konfercab belum ada kepastian tapi nama nama calon ketua sudah mulia banyak diperbincangkan. Hal ini menjadi sesuatu hal Yang lumrah sebagai bagian dari Demokrasi di internal Gerakan Pemuda Ansor.

Sahabat H. Rifai  ketua PAC GP. Ansor Kecamatan Dukun, menyampaikan pendapatnya, bahwa siapa saja boleh mencalonkan atau dicalonkan sebagai ketua pengurus Cabang.

" Konfercab itu adalah awal untuk menentukan masa depan GP. Ansor Kedepan nantinya, sehingga menentukan siapa ketua Cabang Ansor Gresik nantinya itu perlu berhati hati tentunya perlu banyak Pertimbangan dan pilihan.

Tidak bisa hanya dilihat dari masa Pengabdiannya saja, Atau  karena ada deal, Janji janji atau komitmen sebelumnya. tapi juga perlu dilihat dari kemampuan serta visi dan misi untuk memajukan Ansor Gresik kedepan nantinya.

Banyak Kader Potensial yang sudah cukup syarat untuk mencalonkan atau dicalonkan maju sebagai calon ketua cabang. Dan ini terbuka untuk siapa saja, dan kita yakin semuanya punya niat yang sama, tidak lain hanya untuk  mengabdikan diri dan sama sama berjuang dibawah Kibaran Bendera Gp. Ansor dan tidak ada lagi kepentingan yang lainnya, Apalagi kepentingan politik ". Ucap Bang Pai panggilan akrabnya.
"Saya kira tidak perlu dari kalangan kita sesama Kader Ansor untuk saling memberikan stetment yang negatif atau isu isu politis. Kita semua yakin semua Kader yang cukup syarat mencalonkan ketua cabang hanya niat untuk mengabdikan Diri dan ikut berkhidmah digerakan Pemuda Ansor. Kesimpulan saya sesama Kader Ansor itu mbok ya jangan suudzon..". Imbuh Bang Pai(11/7/2020)

Didalam PDPRT Organisasi gerakan pemuda Ansor sudah jelas diatur tentang mekanisme pencalonan ketua cabang sehingga tidak perlu lagi untuk diperdebatkan karena Didalam PDPRT( Peraturan dasar peraturan Rumah tangga) semuanya sudah diatur secara jelas, salah satunya adalah secara usia tidak lebih dari 40 tahun serta sudah lulus PKL(Pelatihan kepemimpinan lanjutan)dan saat ini sudah banyak Kader yang sudah PKL Seperti sahabat Abdul Rokhim, Sahabat  falahil amin, Sahabat Erik, Sahabat Toni, dan masih banyak yang lain. Tentunya mereka juga punya kesempatan yang sama untuk mencalonkan atau dicalonkan sebagai ketua Cabang Gerakan Pemuda Ansor Gresik. Semakin banyak pilihan menurut saya semakin bagus, karena nantinya tinggal memilih siapa yang dianggap paling berkompetensi.

Saat ini pimpinan Anak Cabang Se kab.Gresik Tinggal menunggu kepastian pelaksanaan Konfercab nya, yang mana masa Jabatan Ketua Umum GP. Ansor Gresik sahabat Agus Junaidi juga sudah selesai, dan beberapa Kader Ansor berharap untuk pelaksanaan Konfercab bisa dilaksanakan secepat mungkin. Agar Roda Organisasi ini bisa berjalan secara Normal dan Optimal.

pandangan dan pengamatan dari beberapa Sesepuh Gp. Ansor Gresik bahwa pengurus Cabang di akhir periode saat ini banyak yang lalai dan terkesan mengabaikan tugas dan tanggung jawab nya.

"Sahabat Agus Junaidi Hamzah ketua Umum PC GP.Ansor Gresik. Apakah ini dibiarkan atau ada langkah langkah kongkrit agar supaya roda Organisasi ini bisa terus berputar"Pungkasnya.(Syafik Hoo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot