Hot News

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 12 Agustus 2020

Strategi Kecamatan Purwosari Raih Rangking I Dalam Percepatan Pelunasan PBB-P2

Bojonegoro, gerbangnusantaranews.com
Realisasi pembayaran pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan hampir memenuhi target 100%. Hingga Senin dan s elasa (10 - 11 /8/2020) kemarin, realisasinya sudah mencapai 99,41%.

"Alhamdulillah pajak Purwosari sedikit lagi lunas," ujar Sekretaris Kecamatan Purwosari, Dyah Enggar Rinimukti, (12/8/2020).

Dijelaskan, PBB-P2 di Kecamatan Purwosari sesuai pagu sebesar Rp 849 juta, dan sudah terealisasi sebesar Rp 844 juta atau 99,41 persen. Ada 12 desa di wilayah tersebut.

 "InsyaAllah minggu kedua ini lunas," ucap wanita yang pernah menjadi Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan Pariwisata dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro itu.

Ada beberapa strategi yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Purwosari dalam mengejar target pelunasan pembayaran PBB-P2 di wilayahnya.

Yakni membentuk tim kecamatan untuk memonitor setelah surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) terbagi, dan kemudian dilakukan evaluasi secara intens.

"Sehingga sedini mungkin kita ketahui permasalahan yang dialami oleh petugas rayon desa untuk kemudian mengambil langkah menentukan solusi," tutur Enggar, panggilan akrab Dyah Enggar Rinimukti.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Purwosari nemberikan apresiasi kepada desa yang lebih dulu melunasi pajaknya.

"Bagi desa yang lunas duluan kita beri penghargaan untuk memotivasi desa-desa lainnya," tegas Enggar. Saat ini sudah ada tiga desa yang ditetapkan sebagai desa tercepat pelunasan PBB-P2.

Yakni juara I Desa Tinumpuk, Juara II Ngrejeng,

dan Desa Pelem juara III. Menurut Enggar, dengan realisasi pembayaran PBB-P2 ini Kecamatan Purwosari mendapat rangking 1 percepetan pelunasan PBB-P2 tingkat Kabupaten Bojonegoro.

 "Ini merupakan keberhasilan bersama Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa dan masyarakat di Kecamatan Purwosari," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Bojonegoro, Ibnoe Soeyoeti menyampaikan realisasi PBB-2B hingga Juli 2020 lalu, masih jauh di bawah target.

Dari target sebesar Rp41,4 miliar, baru terealisasi Rp12,7 miliar. Ia mengakui telah memberikan kelonggaran target pembayaran PBB-P2 akibat pandemi virus corona. Pembayaran yang biasanya dilaksanakan Agustus, diundur sampai Desember 2020.


"Namun begitu kami terus mendorong kecamatan-kecamatan agar desa-desa di wilayahnya memaksimalkan penagihan," pungkas mantan Camat Gondang itu. ( Dmw )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot