Hot News

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 07 November 2020

Begini Jawaban HM. Qosim Saat Dicurhati Masalah Banjir Kali Lamong

Gresik - gerbangnusantaranews.com 

Luar biasa pada hari Sabtu (7/11/2020) merupakan hari yang padat bagi calon bupati H. Moh. Qosim. Ada 12 titik kampanye di kecamatan Cerme yang harus didatangi oleh Pak Qosim, panggilan akrabnya, untuk menyapa dan bersambung rasa dengan pendukung setia yang telah menunggunya. Dimulai pukul 06.00 WIB dan berakhir pukul 17.15 WIB Pak Qosim mendatangi titik-titik yang telah ditentukan dengan dibonceng pakai sepeda motor oleh ketua PAC Cerme H. Mustajab dengan diikuti beberapa relawan yang beriringan di belakangnya yang juga memakai sepeda motor.


"Semoga Pak Qosim sehat selalu, fisik beliau luar biasa, hari ini 12 tempat di kecamatan cerme", terang Mustajab.


Hal ini disebabkan karena memang animo masyarakat sangat tinggi untuk bertemu dan bersambung rasa dengan calon bupati yang diusung oleh PKB dan Partai Gerindra. "Sering kali jadwal menjadi molor dikarenakan warga minta foto Selfi dengan Pak Qosim dan Beliau pasti melayaninya", tambah Mustajab.


Tapi, Mustajab merasa lega, acara hari ini yang dipusatkan di kecamatan cerme bisa diselesaikan dan antusias masyarakat sungguh luar biasa.

Ketika bertemu dan bersambung rasa dengan warga masyarakat kecamatan cerme, Pak Qosim dicurhati oleh warga terkait masalah-masalah yang berkembang di masyarakat. Salah satunya adalah mengenai masalah banjir yang disebabkan luapan kali Lamong. 


Mendapat keluhan itu, Pak Qosim menjelaskan bahwa kali Lamong merupakan wewenang dari Balai Besar Wilayah Bengawan Solo (BBWS). "Kali Lamong merupakan kewenangan dari BBWS di pemerintahan pusat", ujar Pak Qosim.


Akan tetapi kabar gembiranya adalah dengan selesainya studi Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) oleh pemerintah kabupaten Gresik maka pengerjaan penanggulangan banjir akibat Lamongan telah mulai dikerjakan. "di tahun 2020 telah dimulai pembangunan tanggul di desa Jono Kecamatan Cerme sepanjang 200 meter", terang Pak Qosim.


Lebih lanjut, ketua DPC PKB Gresik itu menambahkan bahwa untuk tahun 2021 BBWS telah menganggarkan kurang lebih 100 milyard untuk pengerjaan proses selanjutnya. "BBWS telah  menganggarkan kurang lebih 100 milyard di tahun 2021 untuk pengerjaan tanggul sepanjang 2 KM", tambah Pak Qosim.


Sedangkan untuk pemerintah kabupaten Gresik di tahun 2021 telah menganggarkan sebesar 159 milyard untuk pembebasan lahan di sekitar kali Lamong. "Pemkab telah menganggarkan 159 milyard tahun depan, tapi yang bisa digunakan baru 50 milyard", jelas Pak Qosim.


Dengan upaya ini, diharapkan bisa menanggulangi banjir yang rutin tiap tahun terjadi atau minimal bisa mengurangi dampaknya. 


Sementara itu, terkait dengan rusaknya jalan dampak dari banjir, Pak Qosim menegaskan bahwa warga masyarakat tidak perlu khawatir karena salah satu program utama Pasangan Qosim-Alif (QA) adalah betonisasi seluruh jalan kabupaten. "Tidak usah khawatir, Jalan Kabupaten semuanya akan dicor/beton sehingga bisa bertahan 10 tahun lebih", Pungkas Pak Qosim optimis. (mad)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot