qdxqWFisudm6DGCugNCmxTscxWj4jhGgj3sh0iWz

PGS Minta Stop Hoax dan Ujaran Kebencian Untuk Pilkada Damai Gresik 2020.

Gresik - gerbangnusantaranews.com

Persatuan Guru Swasta (PGS) Kabupaten Gresik mengadakan silaturahmi para guru dan tokoh masyarakat bersama Paslon Qosim-Alif (QA) senin (23/11/2020) malam di posko Pemenangan QA desa Golokan kecamatan Sidayu. Hadir dalam acara tersebut Pembina PGS Ahmad Jazuli dan paslon Qosim-Alif. 


"Acara malam ini dilaksanakan dalam rangka konsolidasi dan pemantapan dukungan kepada Pak Qosim dan Mas Alif", Terang Ahmad Jazuli. 


Selain itu, PGS minta kepada seluruh masyarakat agar menghentikan penyebaran hoax dan ujaran kebencian demi terciptanya suasana damai jelang hari coblosan 9 Desember 2020. "Mari hentikan penyebaran hoax dan ujaran kebencian demi terciptanya pilkada damai 2020", harap Ahmad Jazuli.


Salah satu hoax yang dimaksud adalah informasi terkait tunjangan guru swasta yang katanya ditiadakan oleh pemkab Gresik. Kepala sekolah MI Nurul Huda desa wadeng Fathul Khoir (45) menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar. "Tiap bulan, kami para guru swasta mendapat tunjangan sebesar Rp. 600.000,- yang dilewatkan melalui BOSDA", terang Fathul Khoir.


Oleh karena itu, dirinya berharap, khususnya bagi para guru, agar tidak ada lagi yang menyebarkan informasi yang salah yang bisa menimbulkan hal-hal negatif yang tidak diinginkan jelang hari coblosan. "Mari kita ciptakan suasana damai, dengan tidak menyebar hoax dan ujaran kebencian", tambah Fathul Khoir.


Perihal tunjangan untuk para guru swasta tersebut dibenarkan oleh anggota DPRD Gresik dari Fraksi Kebangkitan Bangsa Bustomi Hasyim, SE. Menurutnya tunjangan itu dinamakan peningkatan kapasitas guru yang dilewatkan melalui BOSDA. "Tunjangan untuk guru swasta tetap ada dan dilewatkan melalui BOSDA", terang Bustomi  anggota DPRD dari Bawean kepada *Sabdanews*.


Calon Bupati H. Moh. Qosim dalam pemaparan visi misinya di hadapan para guru menyampaikan posisi penting guru kelak jika Qosim-Alif memimpin Gresik. "Ketika QA memimpin Gresik maka guru-guru adalah the best Friend", ujar Pak Qosim yang disambut tepuk tangan para guru.


Lebih lanjut, Pak Qosim menambahkan bahwa QA telah menyiapkan program untuk meningkatkan kesejahteraan para guru. "Kita telah siapkan kartu guru swasta bangkit", ungkap Pak Qosim.


Selain itu untuk guru-guru yang purna tugas di usia tua kita juga akan siapkan tunjangan pensiun. "Ke depan kita siapkan tunjangan pengabdian/pensiun untuk guru-guru swasta", tambah Pak Qosim.


Hal ini dikarenakan posisi guru yang sangat mulia di mata agama dan kita diperintahkan untuk memuliakan guru. "Posisi guru sangat mulia, duduk bersama guru seperti duduk bersama Rosulullah,  siapa yang duduk bersama Rosulullah maka dijamin masuk surga", pungkas Pak Qosim. (Mad)

Baca Juga

Berita Terkait