Hot News

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 05 Desember 2020

MWC NU Cerme Perkuat Ukhuwah Dengan Gelar Lailatul Ijtima’

GRESIK  - gerbangnusantaranews.com

Sebagai upaya untuk semakin memperkuat silaturrohmi jamaah dan ukhuwah Islamiyah warga NU, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, Jawa Timur secara rutin menggelar lailatul ijtima’. 


Lailatul ijtima ini digelar di Aula KH. Ghufron Thohir YPI Darussalam Cerme satu bulan sekali.dan di bimbing oleh Drs. KH.Arsyad Jauhari (Mustasyar MWC NU Cerme)


 “Tradisi lailatul ijtima’ atau malam pertemuan warga NU ini memang sudah mengakar di kalangan Nahdliyin, khususnya yang berada di Kecamatan Cerme. Oleh karena itu, kami akan terus melestarikan tradisi ini sebagai amaliyah ulama NU,” ungkap Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Cerme Ustadz Masidi, Sabtu (4/12/2020)


Menurut beliau kegiatan yang dilakukan dalam lailatul ijtima’ tersebut meliputi istighosah, pembacaan sholawat, dan amaliyah NU lainnya. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus Syuriah dan Tanfidziyah mulai dari tingkat MWC hingga ranting. ”Selain itu juga dari lembaga, lajnah dan badan otonom, termasuk juga para kiai-kiai se MWC NU Kecamatan Cerme” jelasnya. 


Lebih lanjut Gus Muhlisin Sekretaris MWC NU menjelaskan lailatul ijtima’ ini dimaksudkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah atau tali persaudaraan yang bernafaskan Islam. Apalagi lailatul ijtima’ yang sudah mengakar kuat di kalangan NU merupakan warisan para ulama yang harus dilestarikan. 


 ”Lailatul ijtima’ ini sangat penting sekali untuk dilakukan mengingat sudah banyak gerakan yang dapat memperlemah ukhuwah Islamiyah. Harapannya agar warga NU bisa menguatkan diri dengan memperkokoh paham Aswaja dan ukhuwah Islamiyah,” terangnya. 


Dalam tiap lailatul ijtima’ dikatakan Gus lisin dilakukan pula pemantapan pemahaman Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) dan diskusi dengan mengaitkannya pada isu-isu terkini. ”Biasanya dalam diskusi itulah nantinya kita semakin dimantapkan pada pembelajaran untuk menghargai perbedaan. Perbedaan pandangan dalam Islam, selagi bisa dipertanggungjawabkan haruslah dipertahankan,” tegas Gus Lisin. 


Ditambahkan Gus lisin dalam giat Lailatul ijtima' Semua menerapkan protokol kesehatan memakai masker dan berjarak." hal ini menjadi protap prosedur tetap dalam kegiatan yang mengundang massa banyak." Pungkasnya. (Hoo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot