Hot News

Post Top Ad

Your Ad Spot

Senin, 11 Januari 2021

KKN UNTAG SURABAYA : PEMULIHAN EKONOMI KELOMPOK PETERNAK BEBEK DI MOJOKERTO PADA MASA PANDEMI COVID-19.

PEMULIHAN EKONOMI PARA KELOMPOK PETERNAK BEBEK PODO MAKMUR RT 09 RW 02 DESA PERNING, KEC. JETIS, KAB. MOJOKERTO PADA MASA PANDEMI COVID-19.


Oleh : Bagas Aditya 
Mahasiswa Ilmu Komunikasi 
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya


Bagas Aditya, salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Perning RT 09 RW 02 Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Dengan didampingi oleh Amalia Nurul Muthmainnah, S. I. Kom., MA selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bagas melakukan program kerja Pemulihan Ekonomi para Kelompok Peternak Bebek Podo Makmur RT 09 RW 02 Desa Perning pada Masa Pandemi Covid-19.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Universitas. KKN ini merupakan kegiatan yang dilakukan mahasiswa untuk pengabdian kepada masyarakat, biasanya kegiatan ini dilaksanakan di desa dengan cara berkelompok, namun di masa pandemi covid-19 seperti ini membuat kegiatan KKN tidak bisa dilaksanakan seperti pada umumnya, tetapi Universitas 17 Agustus 1945 tidak menghapuskan program ini dan mahasiswa tetap wajib melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini di tempat tinggal masing-masing.


Dalam kegiatan KKN ini ada program kerjanya Yang telah dilaksanakan Bagas yakni :

“Pemulihan Ekonomi Para Kelompok Peternak Bebek Podo Makmur Rt 09 Rw 02 Desa Perning, Kec. Jetis, Kab. Mojokerto Pada Masa Pandemi Covid-19”


Desa Perning khususnya RT 09 RW 02 sudah menjadi desa yang memiliki banyak peternak bebek yang dinilai cukup ahli dalam mengelola peternakannya. Hal ini menjadi kabar yang baik bagi masyarakat Desa Perning untuk membantu memulihkan dan meningkatkan perekonomian warga desa Perning pada masa pandemi. Namun pada masa pandemi seperti ini banyak sekali perubahan drastis yang memberikan dampak negatif untuk para kelompok peternak bebek, terutama pada hal kurangnya pemasok bibit/sulitnya mencari bibit yang harganya sesuai, serta naiknya harga pakan bebek dan murahnya harga jual bebek di pasaran pada masa seperti ini. 


Adanya pandemi ini yang mengakibatkan banyaknya persoalan dan permasalahan yang muncul, satu persatu yang akhirnya membuat para kelompok peternak bebek menjadi down dan merasa takut untuk rugi akibat jatuhnya harga jual bebek di pasaran dan meningkatnya harga bibit seta pakan bebek sehingga menjadikan proses produksi menjadi sangat terhambat dan tidak berjalan seperti biasanya.


Dengan adanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini, Bagas membantu para Kelompok Peternak Bebek Podo Makmur untuk dapat menemukan pemasok/supplier bibit dan pakan yang harganya sesuai dengan yang mereka inginkan. Bagas juga ikut serta melakukan pemantauan pada peternakan mereka untuk memastikan bahwa bibit dan pakan yang diberikan dapat membantu pemuliah perekonomian para kelompok peternak bebek podo makmur.


#KitaUntagSurabaya 

#UntukIndonesia 

#UntagSurabayaKeren 

#EcoCampus

#KampusKompeter


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot