qdxqWFisudm6DGCugNCmxTscxWj4jhGgj3sh0iWz

LEMBAGA TIM-KOMITE PENGAWASAN KORUPSI PROVINSI JAWA TIMUR SEMPURNAKAN KEPENGURUSAN, BANGUN KOMITMEN

GRESiK, gerbangnusantaranews.com

Sebagai bentuk pembenahan dan bangun komitmen anggota yang berpusat di Pendopo Ki Ageng jalan raya Jogodalu Sabtu malam (6/3/2021) telah diadakan pembetukan pengurus harian tim komite pengawasan korupsi provinsi Jawa timur (T-KPk Jatim) Kabupaten Gresik.


Secara resmi ccara tersebut diawali dengan  menyanyikan lagu indonesia raya kemudian dilanjutkan lagu padamu negeri dengan suasana hidmat dan penuh heroik.


Ketua Umum Tim Komite Pengawasan Korupsi Provinsi Jawa Timur Nurr Hudi Didin Arianto S.Pd. dalam sambutannya memberikan penjelasan sejarah berdirinya T-KPK Jatim. "awal berdirinya tim komite pengawasan korupsi provinsi Jawa timur (T-KPK JATIM) pada tahun 2018 dan sudah berbadan hukum dan disahkan kemenkumham dengan nomer AHU 0097207.AH.01.07.TAHUN 2018", terang Mbah Hudi panggilan akrabnya.


Sedangkan tujuan awal dibentuknya T-KPK Jatim adalah sebagai bentuk rasa keprihatinan dan kepedulian terhadap bangsa Indonesia yang selama ini banyaknya oknum-oknum yang korupsi.


"T-KPK Jatim siap mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi di Indonesia serta siap berkerja sama dengan intansi terkait seperti kepolisian republik Indonesia , kejaksaan,KPK ,saber pungli dan lain sebagainya dalam program pemberantasan korupsi", tambah Mbah Hudi penuh optimis.


Kemudian acara di teruskan pembacaan sambutan kemudian dilanjutkan pembacaan struktur kepengurusan T-KPK Provinsi Jawa Timur oleh Rohman Abdul hafid yang baru saja dilantik menjadi ketua harian


Rohman Abdul hafid memberikan himbuan kepada seluruh anggotanya agar saling bersinergi agar menjadi lebih kuat. "untuk saling sinergi dan saling komunikasi dan saling menamkan rasa persaudaraan serta saling menguatkan satu sama lain", harap Rohman.


Acara diteruskan oleh dewan pembina musa yang memberikan himbauan agar semua anggota T-KPK Jatim bergerak secara profesional. "jika ada penemuan dilapangan harus ada bukti akurat dan jelas jangan sampai katanya katanya", himbau Musa. 


Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gresik menambahkan bahwa dalam berjalan harus  sesuai bukti fakta yang autentik agar temuan di lapangan bisa dilaporkan dan dipertanggungjawabkan sesuai bukti fakta


Sebelum acara ditutup, acara diisi oleh tim penasehat hukum T-KPK Provinsi Jawa Timur al us'hudi S.H juga memberikan arah arahan kepada anggota T-KPk provinsi Jawa timur, sembari mengingatkan bahwa tantangan erja digital sangat mempengaruhi tingkat capaian tujuan sehingga lembaga ini diharapkan lebih mempersiapkan diri terutama dalam peningkatan SDM dan Kekompakan anggota, agar terarah dan tersistem. Pungkasnya. (red)

Berita Terkait