Konsep GILA dalam Memimpin Desa Dipersembahan Kades Miliarder


Gresik, gerbangnusantaranews.com

Kades Sekapuk Ujungpangkah Gresik Abdul Halim dalam memajukan desanya semakin diperhitungkan, sebab tidak sedikit Pemdes yang datang dari berbagai daerah bahkan luar Jawa untuk menggali pengetahuan dan konsep yang bisa diterapkan didaerahnya masing masing, selain datang ke Sekapuk banyak juga yang mengundang Abdul Halim sebagai Nara Sumber.


Perhatianun datang dari kalangan akademisi untuk bersama sama dalam berbagi pengalaman, salahsatunya PPM School of Management yang merupakan pelopor dan salah satu institusi lembaga pendidikan yang unggul di bidang studi Manajemen di Indonesia, mengundang Kades Sekapuk Abdul Halim (Ki Begawan Setigi) untuk menjadi Narasumber Seminar Kepemimpinan Program MM-Eksekutif pada tanggal 18 Desember 2021.


Seminar Kepemimpinan ini di mulai pukul 09.00 -15.59 Wib. dengan Narasumber sebagai berikut :


Terkait seminar (Webinar) yang bertema 

“LEADERSHIP TRANSFORMATION IN TECHNOLOGY, MILLENNIAL AND PANDEMIC DISRUPTION”.


Kepada GNN 13/12/2021 Pria yang akrab disapa Cak Halim (AHA) ini menyampaikan terima kasih pada penyelenggara atas undangan dan kepercayaan pada dirinya untuk menjadi narasumber.


Ia berharap dengan mengikuti kegiatan seminar ini peserta diharapkan dapat :

- Mampu menguasai konsep teoritis dan aplikasi praktek manajemen dan pengembangan bisnis serta mampu berpikir sistematis dalam menganalisis dan menetapkan keputusan.

- Mampu menerapkan pemikiran logis, sistematif dan inovatif dalam implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta penerapan nilai humaniora, serta mampu mengembangkan solusi permasalahan di bidang manajemen. 

- Serta bisa memahami peran pemimpin dalam suatu organisasi dengan berbagai pendekatan teori dalam kepemimpinan.


AHA (Abdul Halim) juga mengingatkan agar desa bisa melakukan pembangunan dengan melihat aspek hukum terutama dalam pengelolaan anggaran desa seperti yang perna disampaikan beberapa waktu lalu dari kemendagri terkait pendekatan hukum dalam penanganan masalah keuangan desa yang berimplikasi pada indikasi tindak pidana korupsi, pungkas AHA kades yang sukses wujudkan Wisata Alam Setigi dan sekarang merambah pada Wisata barunya Kebun Pak Inggi (KPI).(WLO)