Hot News

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 19 Desember 2020

Pandemi Belum Usai, Warga Desa Morowudi Resah, Banjir Menyapa Kembali


Gambar Desa Morowudi Saat Banjir.

Gresik - gerbangnusantaranews.com

Ibarat peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah nasib warga desa Morowudi kecamatan Cerme Kabupaten Gresik yang  menjadi langganan banjir dalam setiap tahun. 


14 Desember 2020 pukul 12.00 WIB air kembali menggenang di desa Morowudi setinggi ±37cm hingga ±75cm, yang disebabkan oleh luapan kali lamong sekaligus tanggul jebol dusun Ngering yang tidak cukup kuat menerima derasnya air hujan. Hampir seluruh toko di desa Morowudi terpaksa di tutup dikarenakan air yang terus naik dan dikhawatirkan merusak barang dagangan.

Keadaan Salah Satu Toko Yang Tutup 
Di Desa Morowudi

Para pengusaha makanan ringan desa Morowudi merasakan krisis moneter dalam tahun 2020, bagaimana tak demikian sejak di tetapkan peraturan protokol kesehatan oleh pemerintah dalam upaya meminimalisir penyebaran covid-19, membuat masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah dan memilih untuk dirumah saja, hal tersebut membuat salah satu pemilik toko makanan ringan desa Morowudi merasakan keresahan dalam memutar keuangan di masa pandemi, dengan harapan segera ditemukan vaksin covid-19 dan masyarakat dapat beraktivitas normal kembali.


Tetapi kenyataan yang tak sesuai harapan membuat wanita asal dusun Morowudi wetan ini kembali dibuat resah, bagaimana tak demikian beliau terpaksa harus menutup toko yang menjadi salah satu sumber ekonomi keluarga demi menyelamatkan barang dagangan dari bencana banjir.


Pemilik toko UD.JAYA MAKMUR 
Yang Menjadi Korban Banjir

“pendapatan omset sehari saya biasanya berkisar 150 juta langsu hilang mbak, cobaan 2020 ini memang besar, kemarin di lockdown penghasilan toko saya berkurang berkisar 100juta an, saya mengalami kesusahan dalam membayar sales, terus sekarang banjir ini pengiriman barang dagangan seng numpuk terus tertunda, ini banyak rencana hari ini mau pengiriman ke Bangyuwangi, Madura, Jember, tuban, jadi harus di tunda, nggak tau sampek kapan ini surutnya. 


Terus banyak pelanggan yang teriak teriak dan komplain, saya pusing jeritan para pelanggan dalam pengiriman dan pembelanjaan para langganan ke toko. Saya harap segera direalisasikan vaksin covid ini, supaya pasar dapat berjalan normal kembali, harap Fitri anggraeni (27) pemilik toko UD.JAYA MAKMUR desa Morowudi.


Kini masyarakat desa morowudi berharap segera direalisasikan vaksin covid-19 seperti yang diketahui masyarakat media sosial atau sumber berira lainnya, agar kegiatan pasar dapat beraktivitas normal kembali, dan mengharapkan tindakan pemerintah dalam tindakan tegas untuk menanggulangi banjir agar wilayah Gresik selatan tidak berlanjut menjadi langganan bencana Banjir dalam setiap tahun.(ila)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot